Syarat & Ketentuan Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan

Sebelum melakukan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan, pastikan Anda sudah membaca syarat dan ketentuan berikut ini:

  1. Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan hanya berlaku untuk status keanggotaan “Bukan Penerima Upah”.
  2. Setiap transaksi akan dikenai biaya administrasi Rp 3.500 dan biaya layanan dengan jumlah nominal beragam, tergantung dari metode pembayaran yang dipilih.
  3. Bagi peserta baru BPJS Ketenagakerjaan yang melunasi tagihannya setelah pendaftaran, dapat mengambil kartu peserta di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan dengan membawa struk pembayaran.
  4. Agar dapat melakukan pembayaran di Tokopedia, peserta BPJS Ketenagakerjaan harus terlebih dahulu memilih program (JKK, JHT, dan JKM) di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  5. Besar iuran setiap program adalah sebagai berikut:
    1. JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja): 1% (berdasarkan nominal tertentu sesuai kemampuan penghasilan)
    2. JHT (Jaminan Hari Tua): 2% (berdasarkan nominal tertentu sesuai kemampuan penghasilan)
    3. JKM (Jaminan Kematian): Rp 6.800

     

  6. Pembayaran dapat dilakukan per bulan (pilih periode pembayaran 1 bulan) atau 3,6, hingga 12 bulan berikutnya sekaligus (pilih periode pembayaran 3, 6 atau 12 bulan).
  7. Untuk perubahan data, penambahan atau pengurangan program yang diikuti, harap mendatangi langsung ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  8. Pembayaran dilakukan selambat-lambatnya pada tanggal 15 di setiap bulannya.
  9. Tidak ada denda keterlambatan pembayaran bagi peserta BPU.
  10. Struk pembayaran dari Tokopedia adalah bukti pembayaran yang sah dan diakui oleh BPJS Ketenagakerjaan.
  11. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait status kepesertaan, perubahan data, ketidaksesuaian jumlah tagihan, dan masalah lainnya terkait dengan BPJS Ketenagakerjaan, Anda dapat menghubungi Call Center BPJS Ketenagakerjaan: 1500910.  

     

×