Program Tokopedia

Fitur QR code

QR code scanner merupakan fitur aplikasi Tokopedia untuk memudahkan pembeli untuk membuka halaman tertentu dengan scan QR Code yang ada di media offline Tokopedia (TV atau stand offline)

FAQ Seputar QR Code

Dimana saya dapat menemukan fitur QR Code ?

Tool baru di sebelah Search di Home, Camera scanner untuk mengscan QR code tokopedia

Bagaimana cara untuk menggunakan fitur QR Code

1.Buka Aplikasi Tokopedia (pastikan aplikasi Tokopedia anda adalah di versi terbaru / iOS 1.111 Android 2.19)

2.Ke beranda Tokopedia

3.Tekan icon QR Code di ujung kanan, sebelah search bar

User-added image
4.Arahkan QR Scanner ke QR Code Tokopedia

User-added image
 

Apakah saya bisa melakukan pembelian produk tertentu menggunakan fitur QR ?

Saat ini, fitur QR hanya bisa membuka sebuah halaman, fitur QR belum bisa digunakan untuk pembayaran

Apakah fitur QR code sudah tersedia untuk semua versi ? (Android, mobile, iOs, Dekstop)

App user tokopedia iOS 1.111 Android 2.19

Mengapa saya tidak bisa meng-scan semua QR code dengan app tokopedia

Saat ini, QR scanner hanya bisa meng-scan QR yang di buat dan disebar dari pihak Tokopedia.

Saya tidak bisa scan QR tokopedia dari App lain?

Saat ini QR tokopedia hanya bisa di scan oleh app tokopedia.

Fitur Shake Shake

FAQ Fitur Shake Shake

Fitur Shake Shake merupakan fitur aplikasi Tokopedia untuk memudahkan pembeli ketika membuka halaman/mendapat promo tertentu dengan cara menggoyangkan perangkat genggam (Handphone/Tablet), apabila ketika Anda melakukan shake shake sedang ada promo, maka Anda akan dibawa ke halaman promo yang bersangkutan.
 

Untuk apa saya Shake Shake?

Anda secara mudah dapat berinteraksi dengan beragam program televisi/offline atau program promo menarik lainnya dari Tokopedia.

Kapan saya bisa Shake Shake?

Anda bisa melakukan Shake Shake di halaman apa saja pada aplikasi Tokopedia atau pada saat Anda melihat program TV.

Apakah saya bisa Shake Shake di semua perangkat?

Saat ini, Shake Shake hanya dapat digunakan di apilkasi terbaru Tokopedia dengan versi aplikasi mulai dari aplikasi Tokopedia iOS 1.114 dan aplikasi Tokopedia Android 2.21.

Bagaimana cara menonaktifkan Shake Shake?

Anda dapat ikuti langkah berikut untuk menonaktifkan notifikasi Shake Shake:

  1. Klik ikon User-added image di pojok kanan bawah.
  2. Lalu klik setting User-added imagedi kanan atas.
  3. Klik toggle Shake Shake untuk menonaktifkan.                                               User-added image
  4. Shake Shake telah berhasil dinonaktifkan.                                                               User-added image

Tokopedia By Me

FAQ Seputar Tokopedia By Me

Apa itu Tokopedia by Me?

Tokopedia By Me adalah program yang memberikan kesempatan kepada pengguna Tokopedia untuk memilih produk pilihan, membagikannya ke teman atau calon pembeli dan mendapatkan komisi dari setiap produk yang terjual.

Apa keunggulan produk ini?

Anda akan memiliki profil By Me untuk menampilkan produk pilihan. Manfaatkan profil ini untuk meraih komisi.


Pendaftaran

Apa itu Influencer?

Influencer adalah semua pengguna Tokopedia yang bergabung dalam fitur Tokopedia By Me.

Siapa saja yang boleh bergabung menjadi Influencer?

Semua orang bisa bergabung! Anda hanya perlu memiliki akun Tokopedia untuk mendaftar.

Apa saja yang saya butuhkan untuk menjadi Influencer?

Cukup unduh aplikasi Tokopedia, masuk ke akun, dan gabung ke Tokopedia By Me.

Apakah dikenakan biaya untuk mengikuti program ini?

Tidak. Program ini gratis. Biaya hanya dikenakan untuk komisi hasil penjualan saja.

Apakah saya tetap bisa menjadi Influencer jika berdomisili di luar Indonesia?

Ya. Anda tetap bisa menjadi Influencer kapan pun dan di mana pun.


Cara Kerja Influencer

Bagaimana cara kerjanya?

Mudah! Anda hanya perlu mengikuti 3 langkah ini.

  1. Tambahkan produk pilihan ke halaman profil By Me.
  2. Bagikan profil By Me Anda ke teman atau lewat media sosial.
  3. Setiap kali produk pilihanmu terjual dengan status Transaksi Selesai, maka Anda akan mendapat komisi penjualan yang masuk ke Saldo Tokopedia.

Di mana saya dapat menemukan produk-produk untuk direkomendasikan?

Anda dapat menemukan produk-produk untuk direkomendasikan di profil By Me atau lewat menu By Me di beranda Tokopedia.

Ke mana saya bisa membagikan profil By Me?

Anda bisa membagikan link profil By Me milikmu di Facebook, Twitter, Instagram, Forum, website, blog, Youtube, dan media lainnya yang Anda miliki.

Bagaimana cara Tokopedia mendeteksi transaksi yang berhasil?

Setiap produk di profil By Me memiliki link unik. Jika link tersebut di-klik oleh calon pembeli dan terjadi transaksi dalam periode tertentu, Anda berpotensi untuk mendapat komisi. Setelah transaksi selesai, komisi akan diteruskan ke Saldo Tokopedia Anda.


Profile Page

Apa itu profil By Me dan keunggulannya?

Profil By Me adalah halaman unik yang bisa dilengkapi dengan produk-produk pilihanmu. Setiap kali ada produk yang terjual, Anda akan mendapat komisi.

Apakah halaman profil dapat saya atur sendiri?

Anda bisa menambahkan maksimal 15 produk ke profil By Me dalam satu waktu. Jumlahnya akan bertambah kembali saat ada komisi produk yang dihentikan atau postingan produk yang dihapus dari profil Anda.


Seputar Komisi

Berapa komisi yang akan saya dapatkan?

Komisi yang dapat diberikan untuk Influencer bisa berbeda-beda. Anda bisa melihat besarnya komisi lewat menu By Me pada beranda Tokopedia atau menu "Tambah" di profil Anda.

Apa yang dimaksud dengan "Transaksi Selesai"?

"Transaksi Selesai" adalah status transaksi yang terjadi saat pembeli telah melakukan konfirmasi penerimaan barang sehingga status transaksi dinyatakan selesai pada situs/aplikasi Tokopedia.

Berapa lama komisi berlangsung untuk produk pilihan saya?

Komisi berlangsung sampai sistem dihentikan manual oleh Penjual. Komisi juga akan berhenti jika Anda menghapus rekomendasi produk dari halaman profil.

Bagaimana cara melihat komisi yang sudah saya terima?

Anda bisa melihat laporan hasil By Me pada menu profil atau lewat email laporan per bulan. Detail komisi Anda juga bisa dilihat di Saldo Tokopedia.

Apakah komisi yang saya terima dapat ditarik ke rekening pribadi?

Komisi penjualan yang Anda terima akan langsung masuk ke Saldo Tokopedia. Penarikan dana ke rekening BCA, Mandiri, BRI, BNI, dan CIMB Niaga maksimum 1x24 jam di hari kerja. Sedangkan penarikan dana selain ke rekening tujuan yang disebutkan sebelumnya, memakan waktu maksimum 2x24 jam di hari kerja. Masing-masing bank dikenakan biaya admin yang berbeda. Untuk informasi lengkapnya, silakan kunjungi Penarikan Dana Saldo Tokopedia di halaman Pusat Bantuan.

Apakah komisi yang saya terima dikenakan pajak?

Ya. Pajak Pertambahan Nilai sehubungan dengan penjualan barang atau komisi akan dibayarkan, dilaporkan dan diurus sendiri oleh masing-masing penjual dan Influencer sesuai dengan ketentuan perpajakan berdasarkan Peraturan Perundang-undangan Perpajakan yang berlaku di Republik Indonesia. Pengenaan pajak ini sepenuhnya di luar tanggung jawab Tokopedia.


Customer Service

Apa yang harus saya lakukan jika perlu bantuan mengenai Influencer?

Anda bisa menghubungi Customer Care kami untuk informasi lebih lanjut.

Kenapa saya tidak mendapat Komisi?

Ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi pendapatan Komisi:

  1. Produk sudah dihentikan komisinya oleh penjual.
  2. Terjadi kendala transaksi, misalnya transaksi tidak berhasil atau ada pengembalian dana (refund).
  3. Transaksi belum selesai, misalnya pembeli belum menginformasi bahwa pesanan sudah diterima atau ada masalah dengan pesanannya.
  4. Pembeli melakukan pembayaran lebih dari 7 hari, terhitung dari saat membuka link Anda.
  5. Anda sudah menghapus rekomendasi produk di profil By Me.

Syarat dan Ketentuan Tokopedia By Me

Syarat dan Ketentuan Tokopedia By Me merupakan bagian dari Syarat dan Ketentuan Situs/Aplikasi Tokopedia. Penggunaan layanan Tokopedia By Me tunduk pada Syarat dan Ketentuan Situs/Aplikasi, Kebijakan Privasi, serta Syarat dan Ketentuan yang tertulis di bawah ini. Pengguna disarankan membaca dengan seksama karena dapat berdampak kepada hak dan kewajiban pengguna secara hukum. Dengan mendaftar dan/atau menggunakan situs www.tokopedia.com, maka pengguna dianggap telah membaca, mengerti, memahami dan menyetujui semua isi dalam Syarat dan Ketentuan. Syarat dan Ketentuan ini merupakan bentuk kesepakatan yang dituangkan dalam sebuah perjanjian yang sah antara Pengguna dengan PT Tokopedia. Jika pengguna tidak menyetujui salah satu, sebagian, atau seluruh isi Syarat dan Ketentuan, maka Pengguna tidak diperkenankan menggunakan layanan di www.tokopedia.com.

A. Definisi

  1. Tokopedia adalah PT Tokopedia dan seluruh afiliasi atau anak perusahaannya, suatu perseroan terbatas yang menjalankan kegiatan usaha jasa web portal www.tokopedia.com, yakni situs pencarian toko dan produk yang dijual oleh Penjual.
  2. Situs/Aplikasi adalah situs www.tokopedia.com milik Tokopedia yang dapat diakses melalui desktop site dan/atau aplikasi yang berbasis Android atau iOS.
  3. Pengguna adalah pihak yang menggunakan layanan Tokopedia, termasuk namun tidak terbatas pada Pembeli, Penjual maupun pihak lain yang sekedar berkunjung ke Situs/Aplikasi.
  4. Pembeli adalah Pengguna terdaftar yang melakukan pembelian atas barang yang dijual oleh Penjual di Situs/Aplikasi.
  5. Penjual adalah Pengguna terdaftar yang melakukan tindakan buka toko serta melakukan penawaran dan/atau penjualan atas suatu barang kepada para Pengguna melalui Situs/Aplikasi.
  6. Barang adalah benda berwujud/memiliki fisik yang dapat diantar/memenuhi kriteria pengiriman oleh perusahaan jasa pengiriman Barang.
  7. Tokopedia By Me adalah fitur yang dibuat oleh Tokopedia untuk mempertemukan Affiliate dengan Penjual sehingga Affiliate dapat mengiklankan Barang milik Penjual yang ditawarkan melalui Situs/Aplikasi maupun platform lain di luar Situs/Aplikasi.
  8. Affiliate adalah Pengguna yang menggunakan fitur Tokopedia By Me, di mana melaksanakan kegiatan jasa Iklan Barang milik Penjual yang ditawarkan melalui Situs/Aplikasi maupun platform lain di luar Situs/Aplikasi.
  9. Iklan adalah segala bentuk promosi atau penawaran yang dilakukan oleh Affiliate yang akan ditampilkan pada Situs/Aplikasi maupun platform lain di luar Situs/Aplikasi, di mana bentuk promosi atau penawaran ditentukan sendiri oleh Affiliate dengan tetap tunduk pada Ketentuan Situs/Aplikasi dan segala peraturan perundang-undangan terkait yang berlaku.
  10. Affiliate Link adalah pranala atau tautan unik yang disediakan oleh Tokopedia untuk digunakan Affiliate dalam mengunggah Iklan pada Situs/Aplikasi dan/atau platform lain di luar Situs/Aplikasi.
  11. Transaksi Selesai adalah pada saat Pembeli sudah melakukan konfirmasi penerimaan Barang sehingga status transaksi dinyatakan selesai oleh Situs/Aplikasi.
  12. Komisi Affiliate adalah sejumlah nominal atau persentase tertentu yang telah ditentukan oleh Penjual dan dibayarkan oleh Penjual kepada Affiliate atas aktivitas jasa iklan terkait dengan Transaksi Selesai dalam Situs/Aplikasi yang menggunakan Affiliate Link.
  13. Service Fee adalah imbalan jasa yang berhak diterima Tokopedia dari Affiliate atas penyediaan layanan Tokopedia By Me dalam Situs/Aplikasi sehubungan dengan Transaksi Selesai menggunakan Affiliate Link, yang sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% (sepuluh persen).
  14. Rekening Resmi Tokopedia adalah rekening bersama yang disepakati oleh Tokopedia dan Pengguna untuk proses transaksi jual beli di Situs/Aplikasi. Rekening resmi Tokopedia dapat ditemukan di halaman  https://www.tokopedia.com/bantuan/nomor-rekening-tokopedia/.
  15. Ketentuan Situs adalah Syarat dan Ketentuan Situs/Aplikasi, Kebijakan Privasi, Syarat dan Ketentuan ini dan setiap Syarat dan Ketentuan lain yang dapat berlaku untuk atau sehubungan dengan penggunaan Situs/Aplikasi dan seluruh fitur yang terdapat di dalamnya.
  16. Syarat dan Ketentuan adalah Syarat dan Ketentuan untuk menggunakan fitur Tokopedia By Me.

B. Umum

  1. Pengguna dapat mengakses halaman Tokopedia By Me yang tersedia pada Situs/Aplikasi untuk melakukan pendaftaran sebagai Affiliate dan menggunakan Tokopedia By Me.
  2. Dengan mendaftarkan diri sebagai Affiliate dan menggunakan Tokopedia By Me, maka Affiliate dianggap telah menyetujui dan mematuhi Syarat dan Ketentuan ini serta Ketentuan Situs.
  3. Affiliate tidak dapat mengalihkan program yang melekat pada akunnya kepada akun lain.
  4. Tokopedia berwenang untuk melakukan (i) penurunan konten penawaran produk; (ii) permintaan penurunan konten atau materi Iklan; (iii) penahanan dana Saldo Tokopedia; (iv) pembatalan transaksi; (v) penutupan akun Affiliate; (vii) pembatalan Komisi Affiliate; serta (viii) pemblokiran Affiliate Link, tanpa pemberitahuan sebelumnya, untuk sementara atau untuk selamanya, dalam hal diduga dan/atau terdapat kegiatan Affiliate yang melanggar ketentuan hukum dan/atau Ketentuan Situs.
  5. Affiliate memahami dan menyetujui bahwa setiap kerugian yang timbul akibat dari tindakan tersebut di atas, termasuk namun tidak terbatas pada kehilangan keuntungan, peluang bisnis, atau somasi, gugatan, tuntutan dan/atau upaya lainnya yang diajukan oleh pihak ketiga, bukan merupakan tanggung jawab Tokopedia.
  6. Tokopedia berwenang untuk melakukan perubahan pada seluruh atau sebagian daripada Syarat dan Ketentuan ini.

C. Affiliate

  1. Konten atau materi yang akan ditampilkan atau ditayangkan pada Iklan akan tunduk pada Ketentuan Situs, Panduan Iklan Tokopedia, peraturan hukum, serta etika pariwara yang berlaku.
  2. Affiliate bertanggung jawab terhadap seluruh konten atau materi Iklan yang ditampilkan pada Situs/Aplikasi dan/atau di luar Situs/Aplikasi.
  3. Tokopedia dilepaskan dari setiap somasi, gugatan, tuntutan atau upaya lainnya dari pihak manapun sehubungan dengan konten atau materi Iklan yang ditampilkan pada Situs/Aplikasi dan/atau di luar Situs/Aplikasi.
  4. Affiliate dihimbau untuk membaca, memahami, dan mematuhi Panduan Iklan Tokopedia.

D. Penggunaan Data

  1. Dengan terus menggunakan Tokopedia By Me, Affiliate memberi wewenang kepada Tokopedia untuk menyimpan informasi miliknya dan/atau data terkait penggunaan Tokopedia By Me dalam sistem Tokopedia.
  2. Tokopedia memiliki kewenangan untuk menolak atau menghapus secara sebagian maupun keseluruhan dari profil Affiliate dan data yang relevan yang dianggap melanggar Ketentuan Situs, peraturan hukum yang berlaku, serta etika pariwara yang berlaku.
  3. Penggunaan data Affiliate sehubungan dengan Tokopedia By Me akan tunduk pada Kebijakan Privasi Tokopedia.

E. Transaksi

  1. Affiliate wajib bertransaksi melalui prosedur transaksi yang telah ditetapkan oleh Tokopedia.
  2. Tokopedia akan meneruskan dana penjualan Barang kepada Penjual dan Komisi Affiliate kepada Affiliate melalui Saldo Tokopedia apabila tahapan transaksi jual beli, yang bersumber dari Affiliate Link, pada sistem Tokopedia merupakan Transaksi Selesai.
  3. Affiliate berhak mendapatkan Komisi Affiliate yang besarnya ditentukan oleh Penjual.
  4. Apabila terdapat program promo yang dilaksanakan oleh Penjual berupa potongan harga atas Barang, Komisi Affiliate yang didapat oleh Affiliate akan dihitung berdasarkan harga atas Barang yang ditampilkan pada program promo.
  5. Komisi Affiliate yang berhak didapatkan Affiliate akan didasarkan pada Transaksi Selesai melalui Affiliate Link dan melalui Aplikasi versi terbaru.
  6. Kendala transaksi terhadap Barang yang belum terselesaikan di Pusat Resolusi dapat mempengaruhi pembayaran Komisi Affiliate yang dibayarkan oleh Penjual kepada Affiliate. Komisi Affiliate hanya dapat dibayarkan apabila kendala di Pusat Resolusi telah terselesaikan.
  7. Affiliate tidak akan menerima Komisi Affiliate apabila transaksi menggunakan Affiliate Link bukan merupakan Transaksi Selesai.
  8. Affiliate tidak akan menerima Komisi Affiliate apabila penyelesaian kendala transaksi pada Pusat Resolusi mengakibatkan berubahnya jumlah pembayaran oleh Pembeli.
  9. Affiliate tidak akan menerima Komisi Affiliate apabila terdapat kendala transaksi pada salah satu Barang yang dibeli oleh Pembeli dari Penjual yang sama, meskipun Barang tersebut bukanlah berasal dari Affiliate Link.
  10. Tokopedia berhak mendapatkan Service Fee Tokopedia dari Affiliate.
  11. Apabila Penjual tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran Komisi Affiliate kepada Affiliate, maka Tokopedia tidak dianggap bertanggung jawab terhadap pemenuhan kewajiban tersebut.
  12. Penjual memahami sepenuhnya dan menyetujui bahwa segala transaksi yang dilakukan antara Penjual dan Affiliate selain melalui Rekening Resmi Tokopedia dan/atau tanpa sepengetahuan Tokopedia (termasuk namun tidak terbatas pada fasilitas/jaringan pribadi, pengiriman pesan, atau pengaturan transaksi khusus di luar Situs/Aplikasi) adalah merupakan tanggung jawab pribadi dari Penjual dan Affiliate.
  13. Penjual dan Affiliate memahami dan menyetujui bahwa masalah keterlambatan proses penarikan dana dan biaya tambahan yang disebabkan oleh perbedaan bank yang Penjual dan Affiliate pergunakan dengan bank Rekening Resmi Tokopedia adalah tanggung jawab Penjual dan Affiliate secara pribadi.
  14. Affiliate memahami sepenuhnya dan menyetujui bahwa invoice Komisi Affiliate yang diterbitkan adalah atas nama Affiliate.
  15. Tokopedia menerbitkan invoice Service Fee Tokopedia kepada Affiliate.
  16. Penjual dan Affiliate memahami dan menyetujui bahwa Pajak Penghasilan dan/atau Pajak Pertambahan Nilai sehubungan dengan penjualan Barang dan/atau pembayaran Service Fee Affiliate akan dibayarkan, dilaporkan dan diurus sendiri oleh masing-masing Penjual dan Affiliate sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku di Republik Indonesia. Tokopedia dibebaskan dari kewajiban serta tidak bertanggung jawab atas segala pemotongan/pemungutan, pembayaran dan pelaporan segala kewajiban perpajakan Penjual dan Affiliate yang timbul dari Tokopedia By Me, kecuali jika dipersyaratkan oleh peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Panduan Iklan Tokopedia

A. Konten Iklan

      1. Hak Kekayaan Intelektual
Penggunaan, penyebaran, penggandaan, penyiaran atau pemanfaatan lain materi atau bagian dari materi periklanan yang bukan milik sendiri, harus atas izin tertulis dari pemilik atau pemegang hak kekayaan intelektual yang sah.
 
      2. Bahasa
  1. Iklan harus disajikan dalam bahasa yang bisa dipahami oleh khalayak sasarannya, dan tidak menggunakan persandian (enkripsi) yang dapat menimbulkan penafsiran selain dari yang dimaksudkan oleh perancang pesan iklan tersebut.
  2. Iklan tidak boleh menggunakan kata-kata superlatif seperti “paling”, “nomor satu”, ”top”, atau kata-kata berawalan “ter“, dan atau yang bermakna sama, tanpa secara khas menjelaskan keunggulan tersebut yang harus dapat dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari otoritas terkait atau sumber yang otentik.
  3. Penggunaan kata-kata tertentu harus memenuhi ketentuan berikut:
    • Penggunaan kata ”100%”, ”murni”, ”asli” untuk menyatakan sesuatu kandungan, kadar, bobot, tingkat mutu, dan sebagainya, harus dapat dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari otoritas terkait atau sumber yang otentik.
    • Penggunaan kata ”halal” dalam iklan hanya dapat dilakukan oleh produk-produk yang sudah memperoleh sertifikat resmi dari Majelis Ulama Indonesia, atau lembaga yang berwenang.
    • Pada prinsipnya kata halal tidak untuk diiklankan. Penggunaan kata “halal” dalam iklan pangan hanya dapat ditampilkan berupa label pangan yang mencantumkan logo halal untuk produk-produk yang sudah memperoleh sertifikat resmi dari Majelis Ulama Indonesia atau lembaga yang berwenang.
    • Kata-kata ”presiden”, ”raja”, ”ratu” dan sejenisnya tidak boleh digunakan dalam kaitan atau konotasi yang negatif.
      3. Tanda Asteris (*)
  1. Tanda asteris pada iklan tidak boleh digunakan untuk menyembunyikan, menyesatkan, membingungkan atau membohongi khalayak tentang kualitas, kinerja, atau harga sebenarnya dari produk yang diiklankan, ataupun tentang ketidaktersediaan suatu produk.
  2. Tanda asteris pada iklan hanya boleh digunakan untuk memberi penjelasan lebih rinci atau sumber dari sesuatu pernyataan yang bertanda tersebut.
      4. Penggunaan Kata ”Satu-satunya”
Iklan tidak boleh menggunakan kata-kata “satu-satunya” atau yang bermakna sama, tanpa secara khas menyebutkan dalam hal apa produk tersebut menjadi yang satu-satunya dan hal tersebut harus dapat dibuktikan dan dipertanggungjawabkan.
     
      5. Pemakaian Kata “Gratis”
Kata “gratis” atau kata lain yang bermakna sama tidak boleh dicantumkan dalam iklan, bila ternyata Pembeli harus membayar biaya lain. Biaya pengiriman yang dikenakan kepada Pembeli juga harus dicantumkan dengan jelas.

      6. Pencantum Harga
Jika harga suatu produk dicantumkan dalam iklan, maka ia harus ditampakkan dengan jelas, sehingga Pembeli mengetahui apa yang akan diperolehnya dengan harga tersebut.

      7. Garansi
Jika suatu iklan mencantumkan garansi atau jaminan atas mutu suatu produk, maka dasar-dasar jaminannya harus dapat dipertanggungjawabkan.

      8. Janji Pengembalian Uang (Warranty)
Jika suatu iklan menjanjikan pengembalian uang ganti rugi atas pembelian suatu produk yang ternyata mengecewakan Pembeli, maka:
  1. Syarat-syarat pengembalian uang tersebut harus dinyatakan secara jelas dan lengkap, antara lain jenis kerusakan atau kekurangan yang dijamin, dan jangka waktu berlakunya pengembalian uang.
  2. Penjual wajib mengembalikan uang Pembeli sesuai janji yang telah diiklankannya.
      9. Rasa Takut dan Takhayul
Iklan tidak boleh menimbulkan atau mempermainkan rasa takut, maupun memanfaatkan kepercayaan orang terhadap takhayul, kecuali untuk tujuan positif.

     10. Kekerasan
Iklan tidak boleh - langsung maupun tidak langsung - menampilkan adegan kekerasan yang merangsang atau memberi kesan membenarkan terjadinya tindakan kekerasan.

     11. Keselamatan
Iklan tidak boleh menampilkan adegan yang mengabaikan unsuri keselamatan, utamanya jika ia tidak berkaitan dengan produk yang di iklankan.

     12. Perlindungan Hak-hak Pribadi
Iklan tidak boleh menampilkan atau melibatkan seseorang tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari yang bersangkutan, kecuali dalam penampilan yang bersifat massal, atau sekadar sebagai latar, sepanjang penampilan tersebut tidak merugikan yang bersangkutan.

     13. Hiperbolisasi
Boleh dilakukan sepanjang ia semata-mata dimaksudkan sebagai penarik perhatian atau humor yang secara sangat jelas berlebihan atau tidak masuk akal, sehingga tidak menimbulkan salah persepsi dari khalayak yang disasarnya.

     14. Waktu Tenggang (elapsed time)
Iklan yang menampilkan adegan hasil atau efek dari penggunaan produk dalam jangka waktu tertentu, harus jelas mengungkapkan memadainya rentang waktu tersebut.

     15. Penampilan Pangan
Iklan tidak boleh menampilkan penyia-nyiaan, pemborosan, atau perlakuan yang tidak pantas lain terhadap makanan atau minuman.

     16. Penampilan Uang
  1. Penampilan dan perlakuan terhadap uang dalam iklan haruslah sesuai dengan norma-norma kepatutan, dalam pengertian tidak mengesankan pemujaan ataupun pelecehan yang berlebihan.
  2. Iklan tidak boleh menampilkan uang sedemikian rupa sehingga merangsang orang untuk memperolehnya dengan cara-cara yang tidak sah.
  3. Iklan tidak boleh menampilkan uang dalam format frontal dan skala 1:1, berwarna ataupun hitam-putih.
  4. Penampilan uang harus disertai dengan tanda “specimen” yang dapat terlihat jelas.
     17. Kesaksian Konsumen (Testimony)
  1. Pemberian kesaksian hanya dapat dilakukan atas nama perorangan, bukan mewakili lembaga, kelompok, golongan, atau masyarakat luas.
  2. Kesaksian Konsumen harus merupakan kejadian yang benar-benar dialami, tanpa maksud untuk melebih-lebihkannya.
  3. Untuk produk-produk yang hanya dapat memberi manfaat atau bukti kepada Pembelinya dengan penggunaan yang teratur dan atau dalam jangka waktu tertentu, maka pengalaman sebagaimana dimaksud dalam butir 17.2 di atas juga harus telah memenuhi syarat-syarat keteraturan dan jangka waktu tersebut.
  4. Kesaksian Pembeli harus dapat dibuktikan dengan pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh Pembeli tersebut.
  5. Identitas dan alamat pemberi kesaksian jika diminta oleh lembaga penegak etika, harus dapat diberikan secara lengkap. Pemberi kesaksian pun harus dapat dihubungi pada hari dan jam kantor biasa.

     18. Anjuran (Endorsement)
Pernyataan, klaim atau janji yang diberikan harus terkait dengan kompetensi yang dimiliki oleh penganjur.Pemberian anjuran hanya dapat dilakukan oleh individu, tidak diperbolehkan mewakili lembaga, kelompok, golongan, atau masyarakat luas.

     19. Perbandingan
Perbandingan langsung dapat dilakukan, namun hanya terhadap aspek-aspek teknis produk, dan dengan kriteria yang tepat sama.Jika perbandingan langsung menampilkan data riset, maka metodologi, sumber dan waktu penelitiannya harus diungkapkan secara jelas. Penggunaan data riset tersebut harus sudah memperoleh persetujuan atau verifikasi dari organisasi penyelenggara riset tersebut.Perbandingan tak langsung harus didasarkan pada kriteria yang tidak menyesatkan khalayak.

     20. Perbandingan Harga
Perbandingan harga hanya dapat dilakukan terhadap efisiensi dan kemanfaatan penggunaan produk, dan harus disertai dengan penjelasan atau penalaran yang memadai.

     21. Merendahkan
Iklan tidak boleh merendahkan produk pesaing secara langsung maupun tidak langsung.

     22. Peniruan
  1. Iklan tidak boleh dengan sengaja meniru iklan produk pesaing sedemikian rupa sehingga dapat merendahkan produk pesaing, ataupun menyesatkan atau membingungkan khalayak. Peniruan tersebut meliputi baik ide dasar, konsep atau alur cerita, setting, komposisi musik maupun eksekusi. Dalam pengertian eksekusi termasuk model, kemasan, bentuk merek, logo, judul atau subjudul, slogan, komposisi huruf dan gambar, komposisi musik baik melodi maupun lirik, ikon atau atribut khas lain, dan properti.
  2. Iklan tidak boleh meniru ikon atau atribut khas yang telah lebih dulu digunakan oleh sesuatu iklan produk pesaing dan masih digunakan hingga kurun dua tahun terakhir.

     23. Istilah Ilmiah dan Statistik
Iklan tidak boleh menyalahgunakan istilah-istilah ilmiah dan statistik untuk menyesatkan khalayak, atau menciptakan kesan yang berlebihan.

     24. Ketiadaan Produk
Iklan hanya boleh dimediakan jika telah ada kepastian tentang tersedianya produk yang diiklankan tersebut.

     25. Ketidaktersediaan Hadiah
Iklan tidak boleh menyatakan “selama persediaan masih ada” atau kata-kata lain yang bermakna sama.

     26. Pornografi dan Pornoaksi
Iklan tidak boleh mengeksploitasi erotisme atau seksualitas dengan cara apa pun, dan untuk tujuan atau alasan apa pun.

     27. Khalayak Anak-anak
Iklan yang ditujukan kepada khalayak anak-anak tidak boleh menampilkan hal-hal yang dapat mengganggu atau merusak jasmani dan rohani mereka, memanfaatkan kemudah percayaan, kekurang pengalaman, atau kepolosan mereka.

     28. Diskriminasi Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dan Ujaran Kebencian
Iklan tidak boleh menampilkan adegan yang secara langsung maupun tidak langsung menunjukkan atau memprovokasi kebencian atau rasa benci serta merendahkan orang karena perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan.
 

B. Produk

      1. Obat-obatan
  1. Iklan tidak boleh secara langsung maupun tersamar menganjurkan penggunaan obat yang tidak sesuai dengan izin indikasinya.
  2. Iklan tidak boleh menganjurkan pemakaian suatu obat secara berlebihan.
  3. Iklan tidak boleh menggunakan kata, ungkapan, penggambaran atau pencitraan yang menjanjikan penyembuhan, melainkan hanya untuk membantu menghilangkan gejala dari sesuatu penyakit.
  4. Iklan tidak boleh menggambarkan atau menimbulkan kesan pemberian anjuran, rekomendasi, atau keterangan tentang penggunaan obat tertentu oleh profesi kesehatan seperti dokter, perawat, farmasis, laboratoris, dan pihak-pihak yang mewakili profesi kesehatan, beserta segala atribut, maupun yang berkonotasi profesi kesehatan.
  5. Iklan tidak boleh menganjurkan bahwa suatu obat merupakan syarat mutlak untuk mempertahankan kesehatan tubuh.
  6. Iklan tidak boleh memanipulasi atau mengeksploitasi rasa takut orang terhadap sesuatu penyakit karena tidak menggunakan obat yang diiklankan.
  7. Iklan tidak boleh menggunakan kata-kata yang berlebihan seperti “aman”, “tidak berbahaya”, “bebas efek samping”, “bebas risiko” dan ungkapan lain yang bermakna sama, tanpa disertai keterangan yang memadai.
  8. Iklan tidak boleh menawarkan diagnosa pengobatan atau perawatan melalui surat-menyurat.
  9. Iklan tidak boleh menawarkan jaminan pengembalian uang (warranty).
  10. Iklan tidak boleh menyebutkan adanya kemampuan untuk menyembuhkan penyakit dalam kapasitas yang melampaui batas atau tidak terbatas.
      2. Produk Pangan
  1. Iklan tidak boleh menampilkan pemeran balita untuk produk yang bukan diperuntukkan bagi balita.
  2. Iklan dilarang memuat pangan olahan yang mengandung bahan yang berkadar tinggi sehingga dapat membahayakan dan atau mengganggu pertumbuhan dan atau perkembangan anak-anak.
  3. Iklan tentang pangan yang diperuntukkan bagi bayi, dilarang dimuat kecuali sudah mendapat persetujuan Menteri Kesehatan, atau lembaga lain yang mempunyai kewenangan serta mencantumkan keterangan bahwa ia bukan pengganti ASI.
      3. Vitamin, Mineral dan Suplemen
  1. Iklan harus sesuai dengan indikasi jenis produk yang disetujui oleh Departemen Kesehatan RI atau badan yang berwenang untuk itu.
  2. Iklan tidak boleh menyatakan atau memberi kesan bahwa vitamin, mineral atau suplemen selalu dibutuhkan untuk melengkapi makanan yang sudah sempurna nilai gizinya.
  3. Iklan tidak boleh menyatakan atau memberi kesan bahwa penggunaan vitamin, mineral dan suplemen adalah syarat mutlak bagi semua orang, dan memberi kesan sebagai obat.
  4. Iklan tidak boleh menyatakan bahwa kesehatan, kegairahan dan kecantikan akan dapat diperoleh hanya dari penggunaan vitamin, mineral atau suplemen.
  5. Iklan tidak boleh mengandung pernyataan tentang peningkatan kemampuan secara langsung atau tidak langsung.
      4. Kosmetika
  1. Iklan harus sesuai dengan indikasi jenis produk yang disetujui oleh Departemen Kesehatan RI, atau badan yang berwenang untuk itu.
  2. Iklan tidak boleh menjanjikan hasil mutlak seketika, jika ternyata penggunaannya harus dilakukan secara teratur dan terus menerus.
  3. Iklan tidak boleh menawarkan hasil yang sebenarnya berada di luar kemampuan produk kosmetika.
      5. Alat Kesehatan
  1. Iklan harus sesuai dengan jenis produk yang disetujui Departemen Kesehatan RI, atau badan yang berwenang untuk itu.
  2. Iklan kondom, pembalut wanita, pewangi atau deodoran khusus dan produk-produk yang bersifat intim lainnya harus ditampilkan dengan selera yang pantas, dan pada waktu penyiaran yang khusus untuk orang dewasa.
      6. Alat dan Fasilitas Kebugaran atau Perampingan
Iklan yang menawarkan alat atau fasilitas kebugaran atau perampingan, tidak boleh memberikan janji yang tidak dapat dibuktikan ataupun mengabaikan efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan alat atau fasilitas tersebut.

      7. Dana Sosial dan Dana Amal
  1. Iklan yang menyatakan sebagai sumbangan untuk dana amal harus mencantumkan tujuan untuk menyerahkan sekurang-kurangnya 2/3 bagian dari hasil bersih yang dihimpunnya kepada badan sosial atau pihak yang akan menerima sumbangan.
  2. Iklan dana sosial atau dana amal harus mencantumkan badan sosial/amal, atau pihak yang akan menerima dana tersebut.
  3. Setelah penyelenggaraan iklan dana sosial atau dana amal, harus diikuti dengan iklan laporan kepada publik yang merinci perolehan dan peruntukan dari dana sosial atau dana amal tersebut, serta tempat dan waktu dilakukannya penyerahan.

 

C. Pemeran

      1. Anak-anak
  1. Anak-anak tidak boleh digunakan untuk mengiklankan produk yang tidak layak dikonsumsi oleh anak-anak, tanpa didampingi orang dewasa.
  2. Iklan tidak boleh memperlihatkan anak-anak dalam adegan-adegan yang berbahaya, menyesatkan atau tidak pantas dilakukan oleh anak-anak.
  3. Iklan tidak boleh menampilkan anak-anak sebagai penganjur bagi penggunaan suatu produk yang bukan untuk anak-anak.
  4. Iklan tidak boleh menampilkan adegan yang mengeksploitasi daya rengek (pester power) anak-anak dengan maksud memaksa para orang tua untuk mengabulkan permintaan anak-anak mereka akan produk terkait.
      2. Perempuan
Iklan tidak boleh melecehkan, mengeksploitasi, mengobyekkan, atau mengornamenkan perempuan sehingga memberi kesan yang merendahkan kodrat, harkat, dan martabat mereka.
 
      3. Gender
Iklan tidak boleh mempertentangkan atau membiaskan kesetaraan hak gender dalam segala aspek kehidupan sehari-hari. Hal ini mencakup:
  1. Kewenangan; bahwa pria dan wanita memiliki kewenangan yang setara.
  2. Pengambilan keputusan; bahwa pria dan wanita memiliki kemampuan yang setara dalam mengambil keputusan.
  3. Seksualitas; bahwa baik pria maupun wanita tidak boleh dieksploitasi secara seksual.
  4. Kekerasan dan pengendalian; bahwa tidak boleh terdapat penggambaran kekerasan dan atau pengendalian oleh pria terhadap wanita ataupun sebaliknya, oleh wanita terhadap pria.
  5. Perbedaan; bahwa pria dan wanita di segala tingkat usia memiliki kesempatan yang sama dalam berperan atau berprestasi.
  6. Bahasa bias gender; bahwa tidak boleh terdapat kesan penggunaan istilah atau ungkapan yang dapat disalahartikan atau yang dapat menyinggung perasaan sesuatu gender, maupun yang mengecualikan pria atau wanita.
      4. Penyandang Cacat
Iklan tidak boleh memberi kesan yang merendahkan atau mengejek penyandang cacat.

      5. Tenaga Profesional
  1. Iklan produk obat-obatan (baik obat-obatan bebas maupun tradisional), alat-alat kesehatan, kosmetika, perbekalan kesehatan rumah-tangga serta makanan dan minuman tidak boleh menggunakan tenaga profesional, identitas, atau segala atribut profesi, baik secara jelas maupun tersamar.
  2. Iklan yang mengandung atau berkaitan dengan profesi tertentu harus mematuhi kode etik profesi tersebut.
      6. Hewan
Iklan tidak boleh menampilkan perlakuan yang tidak pantas terhadap hewan, utamanya dari spesies yang dilindungi dan hewan peliharaan.
 
      7. Tokoh Animasi
  1. Penggunaan tokoh animasi sebagai peniruan seorang tokoh atau sesuatu karakter yang populer, harus atas izin dari yang bersangkutan atau pemilik hak atas karakter tersebut.
  2. Suatu tokoh animasi tidak boleh ditampilkan secara menakutkan atau menjijikkan secara berlebihan.
  3. Penokohan sosok animasi harus tetap sesuai dengan nilai-nilai sosial dan budaya bangsa.
 

D. Promosi

  1. Semua produk yang tidak boleh diiklankan, juga tidak boleh dipromosikan dengan metode ini.
  2. Iklan mengenai undian, sayembara, maupun hadiah langsung yang mengundang kesertaan Pembeli, harus secara jelas dan lengkap menyebut syarat-syarat kesertaan, masa berlaku, dan tanggal penarikan undian, serta jenis dan jumlah hadiah yang ditawarkan, maupun cara-cara penyerahannya.
  3. Iklan undian dan sayembara wajib mencantumkan izin yang berlaku.
  4. Jika iklan promosi penjualan mencantumkan penawaran rabat, potongan, atau diskon harga, maka ia harus benar-benar lebih rendah dari harga sebelumnya, bukan karena telah didahului dengan menaikkan harga.
  5. Iklan hadiah langsung tidak boleh mensyaratkan “selama persediaan masih ada” atau ungkapan lain yang bermakna sama.
  6. Iklan tentang hadiah/bonus tidak boleh menyatakan "...dan masih banyak lagi " atau ungkapan yang bermakna sama, kecuali secara jelas menyebutkan jumlah yang di maksud.
  7. Nilai Rupiah atas sesuatu hadiah barang jika dicantumkan, haruslah benar-benar sesuai dengan harga pasar yang berlaku.
  8. Uang, produk, ataupun fasilitas yang dijadikan sebagai hadiah haruslah yang sudah dimiliki secara sah oleh Penjual yang berpromosi.
  9. Rentang waktu antara pemuatan iklan pertama promosi dengan pengumuman pemenangnya, paling lama adalah enam bulan almanak.
  10. Iklan pengumuman pemenang harus dimuat di media-media yang tepat sama dengan iklan ajakan mengikuti promosi penjualan tersebut. Kecuali jika pada iklan ajakan sudah dicantumkan juga nama media dan jadwal siar iklan pengumuman tersebut.

 

×