• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Cara Menstimulasi Panca Indra Anak Sejak Dalam Kandungan

Share

Cara Menstimulasi Panca Indra Anak Sejak Dalam Kandungan

Sejak masih dalam kandungan, rupanya Anda sudah bisa menstimulasi panca indra si kecil. Berikut adalah panduannya.


Meski di dalam kandungan, ternyata janin sudah bisa mendapat stimulasi untuk menyempurnakan proses pembentukan panca indranya. Dan ini bukan mitos karena sudah banyak penelitian yang menyebutkan kalau janin bisa mendengar serta merasakan apa yang terjadi di luar kandungan.

Salah satu studi yang dilakukan oleh Dr. Patricia Kuhl, PhD., menyimpulkan kalau janin sudah bisa mengerti bahasa sejak usia kehamilan 30 minggu. Bahkan sesaat setelah dilahirkan, bayi sudah dapat memahami mana bahasa asli dan mana bahasa asing. “Ini artinya, janin sudah bisa mendengar, memahami, dan mengingat di minggu-minggu akhir menjelang persalinan,” papar Kuhl yang adalah profesor di bidang ilmu kemampuan bicara dan mendengar di University of Washington.

Mengetahui hasil studi tersebut, mungkin Anda tidak sabar untuk segera menstimulasi janin yang ada di dalam kandungan. Agar berjalan optimal, Anda perlu memahami bagaimana tahapan pembentukan pancaindra ketika anak masih di dalam kandungan sehingga stimulasi yang dilakukan tepat dan efektif.

BACA JUGA: Cara Bedong Bayi yang Benar Agar Bayi Nyaman dan Tidak Kesakitan

Stimulasi Indra Perasa

Ternyata sejak usia kehamilan 3 bulan, taste bud atau reseptor rasa pada lidah sudah terbentuk. Semenjak itulah janin belajar tentang rasa dari cairan kandungan yang dihisap serta ditelannya secara teratur. Baru ketika usia kehamilan 4 bulan, janin mulai memahami mana rasa manis, asam, asin, dan pahit.

Para peneliti menyarankan ibu untuk mengonsumsi beragam rasa makanan sebagai cara untuk menstimulasi indra ini. Bahkan menurut mereka, semakin variatif rasa makanan yang dikonsumsi ibu akan membuat anak menjadi suka makan ketika mulai dikenalkan pada makanan padat.

Stimulasi Indra Peraba

Ketika janin pertama kali menendang dari dalam perut, ibu pasti langsung merasa bahagia karena menyadari janinnya tumbuh aktif. Kabar baik lainnya, ini juga jadi pertanda kalau janin sedang mengembangkan indra perabanya secara natural.

Biasanya pada usia kehamilan 19 minggu, janin akan mulai menendang dan inilah momen yang tepat untuk menstimulasi indra perabanya. Caranya, dengan mengusap-usap perut ibu. Atau ketika janin menendang, balas dengan ketukan menggunakan jari-jari tangan ibu tepat di bagian dia menendang.

Stimulasi Indra Penglihatan

Indra penglihatan janin terbentuk saat usia kehamilan 16 minggu yang artinya ia sudah bisa mendeteksi cahaya dari luar. Meski begitu bukan berarti janin lantas bisa melihat secara langsung warna-warni pelangi dari dalam perut ibu. Tapi ia dapat melihat cahaya terang yang menyusup masuk ke dalam kulit.

Agar penglihatannya terbentuk sempurna, ibu harus mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A dan menghindari asap rokok, karena asap rokok bisa mencederai sel-sel matanya. Untuk mengoptimalkan pembentukannya bisa dengan rajin berjemur di pagi hari. Ini tidak hanya membuat penglihatan janin terbiasa dengan paparan cahaya tapi juga memberi bonus berupa vitamin dari matahari yang menyehatkan janin. 

BACA JUGA: 11 Manfaat Pijat Bayi untuk Tumbuh Kembang yang Optimal

Stimulasi Indra Pendengaran

Sebenarnya, cairan kandungan membuat janin tidak dapat mendengar suara dari luar dengan begitu jelas. Tapi ia belajar mendengar justru ketika suara ibu teresonansi hingga ke telinganya. Karena itu menurut Kuhl, suara ibu adalah stimulator terbaik untuk proses mendengar serta belajar bahasa janin. “Ketika di dalam rahim, janin belajar pola bicara serta ritme. Jadi, aktif mengajak janin berbicara adalah stimulasi indra pendengaran yang paling mudah.”

Pada usia berapa indra pendengaran janin mulai terbentuk? Pada usia kehamilan 16 minggu. “Dan pada usia 30 minggu, janin sudah mengerti tentang bahasa,” tambah Kuhl. Lalu bagaimana dengan musik klasik? Pada prinsipnya suara dengan frekuensi rendah bisa dihantarkan sempurna menembus cairan kandungan. Jadi jenis musik apapun baik, selama frekuensinya tidak terlalu tinggi. Ini juga menjadi kabar baik untuk para ayah, karena artinya “suara berat” ayah bisa menstimulasi indra pendengaran janin.

Stimulasi Indra Penciuman

Indra perasa dan penciuman berkembang dengan saling melengkapi. Artinya, janin belajar mencium dari aroma makanan serta tubuh ibu melalui cairan ketuban. Dan indra penciuman ini akan semakin terlatih saat bayi mencari puting ibu ketika inisiasi menyusui dini.

Tapi ketika usia kandungan 20 minggu, Anda bisa mengoptimalisasi stimulasi indra penciuman janin dengan menyesap aroma susu atau vanila. Aroma ini mirip dengan aroma kolostrum atau ASI pertama yang diproduksi tubuh ibu sesaat setelah melahirkan.

BACA JUGA: Tanya Pakar: Mengapa Anak Lebih Sering Diberikan Parasetamol untuk Atasi Demam?


Itulah berbagai cara menstimulasi panca indra anak sejak dalam kandungan, Toppers. Hal yang harus diingat oleh calon orang tua adalah beragam stimulasi yang dilakukan sejak bayi dalam kandungan adalah modal awal membentuk kecerdasan anak. Ini artinya prosesnya harus terus berlanjut setelah bayi dilahirkan.

Share

TokopediaTokopedia

Related Articles

Obat Batuk untuk Ibu Hamil di Apotik, Efektif Bantu Redakan Batuk
Kids and Parenting
Obat Batuk untuk Ibu Hamil di Apotik, Efektif Bantu Redakan Batuk
© 2009-2024, PT Tokopedia