• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Jadi Infeksi Baru, Ini Gejala Virus Hendra yang Harus Kamu Waspadai!

17 April 2024

Share

Jadi Infeksi Baru, Ini Gejala Virus Hendra yang Harus Kamu Waspadai!

Bukan hanya pada manusia saja, gejala virus hendra perlu diwaspadai pada hewan penyebab penyakit ini, yaitu kuda. Yuk, ketahui ciri-ciri virus hendra pada ulasan berikut ini.


Ditinjau oleh: dr. M. Ade Wijaya

Virus Hendra termasuk dalam jenis penyakit zoonosis atau penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Hewan yang menularkan virus ini adalah kuda. 

Setelah terinfeksi, gejala virus Hendra menyerupai gejala flu. Tanpa perawatan yang tepat, gejala virus Hendra bisa bertambah parah hingga berisiko mengancam jiwa.

Bagi Toppers yang belum mengetahui tentang virus Hendra, simak penjelasan lengkapnya berikut ini yuk!

tokopedia farma
Baca juga: Bisa Dicegah, Ini Dia Pencegahan Rabies!

Apa Itu Virus Hendra?

apa itu virus hendra

Sumber gambar: Canva

Virus Hendra pertama kali ditemukan saat wabah kuda dan manusia di Hendra, pinggiran kota Brisbane, Australia pada tahun 1994. Pada wabah tersebut, 21 kuda pacu dan dua orang meninggal karena terinfeksi virus Hendra.

Melansir dari Kementerian Kesehatan RI, kasus virus Hendra belum ditemukan di Indonesia, baik pada hewan maupun manusia. Namun berdasarkan sebuah studi, beberapa spesies kelelawar di Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara ditemukan memiliki antibodi terhadap virus Hendra.

Virus Hendra ini dipercaya terjadi karena kuda terpapar virus dalam urine kelelawar buah. Setelah kuda terinfeksi, virus dapat menyebar ke dalam dalam cairan tubuh kuda, termasuk, urine, liur, dan cairan hidungnya. Nah, apabila Anda melakukan kontak langsung dengan cairan, jaringan tubuh, atau kotoran kuda yang terinfeksi, maka Anda berisiko mengalami penyakit ini.

Sejauh ini, virus Hendra diketahui hanya bisa menularkan dari kuda ke manusia. Artinya, kemungkinan untuk terjadinya penularan virus Hendra antar manusia sangat kecil.

Gejala Virus Hendra

gejala virus hendra

Sumber gambar: Canva

Oleh sebab kuda bukanlah hewan yang umum dipelihara, hanya beberapa orang yang lebih berisiko terkena virus Hendra, seperti pengelola kandang kuda dan penunggangnya. Orang-orang yang berisiko tersebut perlu waspada apabila kuda memiliki beberapa ciri-ciri virus Hendra, seperti:

  • Lendir hidung berbusa,
  • Suhu tubuh tinggi,
  • Kesulitan bernapas,
  • Berkeringat,
  • Kejang otot, dan
  • Keseimbangan terganggu, seperti sulit berjalan dan memiringkan kepala.

Sementara itu, gejala virus Hendra pada manusia mulai muncul setelah 9–16 hari virus masuk ke dalam tubuh. Beberapa gejala virus Hendra yang bisa terjadi, seperti:

  • Demam,
  • Sakit kepala,
  • Batuk kering,
  • Sakit tenggorokan,
  • Kesulitan bernapas,
  • Pusing,
  • Kantuk yang tidak biasa, dan
  • Kebingungan.

Berdasarkan gejala virus Hendra yang ditimbulkan, dapat diketahui bahwa virus ini menyerang sistem pernapasan (paru-paru) atau sistem saraf (otak). Bila virus Hendra dibiarkan tanpa perawatan, maka besar resiko untuk terjadi komplikasi, seperti:

  • Pneumonia septik, yaitu infeksi paru-paru berat dengan nanah, pembengkakkan, dan kerusakan jaringan paru.
  • Ensefalitis, yaitu peradangan otak berat dan pembengkakkan yang dapat menyebabkan kejang atau koma.

Hingga saat ini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan virus Hendra. Perawatan yang dilakukan sebatas untuk meredakan gejala dan mengurangi risiko komplikasi. Oleh sebab itu, pencegahan adalah tameng utama untuk terhindar dari penyakit ini.

Adapun beberapa pencegahan yang bisa Anda menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih, seperti cuci tangan dengan air dan sabun setelah kontak dengan kuda, hindari kontak dengan kuda yang sakit, dan tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor.

Baca juga: Ini 8 Gejala Lupus yang Harus Kamu Waspadai!
dkonsul

Itulah penjelasan mengenai apa itu virus hendra dan juga gejalanya yang harus kamu waspadai. Tetap jaga kesehatan dengan lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan penuhi kebutuhan obatmu dengan Dkonsul. Konsultasi mudah, cepat, dan praktis!

Penulis: Fatin Nur Jauhara

Referensi:

© 2009-2024, PT Tokopedia