• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Lebaran di Tengah Pandemi Ala Nakama Tokopedia

Share

Lebaran di Tengah Pandemi Ala Nakama Tokopedia

Pandemi COVID-19 yang saat ini terjadi mau tidak mau mengubah tradisi perayaan lebaran yang biasa kita lakukan. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, lebaran tahun ini kita habiskan dengan duduk manis di depan layar gadget, menunggu giliran silaturahmi virtual dengan keluarga dan kerabat. 

Perubahan itu juga dirasakan oleh Nakama Tokopedia. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di Jabodetabek ternyata membawa warna tersendiri dalam perayaan lebaran Nakama Tokopedia tahun ini. Lantas, seperti apa pengalaman Nakama merayakan Lebaran di tengah pandemi?

Venia Fevira, Employer Branding

Lebaran kali ini dirayakan oleh Venia Fevira, tim Employer Branding Tokopedia bersama keluarganya di rumah, mulai dari Sholat Ied berjamaah hingga menyantap masakan khas lebaran. Perbedaan yang ia rasakan di tahun ini memang cukup signifikan, seperti tidak membeli baju baru dan tidak bisa mudik ke kampung halamannya. Namun terlepas dari itu, Venia tetap mengambil sisi positif dari merayakan lebaran di rumah, yaitu bisa lebih mendekatkan diri dengan keluarga di rumah serta menghemat pengeluaran untuk mudik. 

“Biasanya setiap tahun, saya dan keluarga mudik ke kampung Ayah di Ngawi, Jawa Timur. Namun kali ini, mau tidak mau, kami bersilaturahmi dengan semua saudara jauh menggunakan video call. Namun, saya percaya semua ini ada sisi positifnya, contohnya lebih dekat dengan keluarga inti di rumah,” jelasnya. 

Menurut Venia, hal yang paling menarik dan berbeda di bulan Ramadan di tahun ini adalah saling mengirim hampers lebaran, mulai dari sebelum sampai sesudah Hari Raya Idul Fitri. Tahun ini, Venia banyak mendapatkan kiriman hampers dari kerabat-kerabat terdekat sebagai pengganti silaturahmi yang biasanya dilakukan secara langsung, 

“Aku dapat banyak hampers unik, seperti kue kering, makanan, minuman kopi kemasan 1 liter, bahkan paket kebersihan yang berisi hand sanitizer, masker dan sabun. Menjalani bulan Ramadan di rumah jadi terasa menyenangkan!” ungkap Venia.

Bianca Adriennawati, Corporate Communication

PSBB yang diberlakukan oleh Pemrintah Jabodetabek ternyata mengubah rencana perayaan lebaran Bianca Adriennawati, Nakama Tokopedia dari divisi Corporate Communication. Larangan untuk mudik serta penutupan bandara dan moda transportasi lainnya membuat ia tidak dapat pulang ke Lombok untuk merayakan lebaran bersama keluarga.

“Tahun ini aku memutuskan untuk tidak pulang dan merayakan lebaran di kos bersama teman-teman. Selain karena PSBB, aku juga takut tertular virus di tengah perjalanan dan justru membawa penyakit ke rumah,” jelasnya.

Walau tidak dapat berkumpul bersama keluarga, perayaan Lebaran di kos membawa pengalaman tersendiri bagi Bianca. Ia jadi berkesempatan menjadi Imam Sholat Ied untuk pertama kalinya dan dapat mengenal teman-teman kosnya lebih dekat.

Ia juga beruntung karena memiliki Ibu Kos yang baik dan perhatian kepada semua penghuni kos. “Aku dan teman-teman kos dikirimi ketupat dan opor lengkap dengan lauk lainnya sehingga kita bisa makan bersama dan tetap merasakan nuansa Lebaran di perantauan,” cerita Bianca.

Menurut Bianca, era modern seperti saat ini sangat membantu kita untuk tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat walaupun berjauhan. Lebaran kemarin misalnya, ia bisa tetap bersilaturahmi secara virtual melalui video call. 

Dicki Dahrurrazak, UX Designer 

Cerita berbeda dialami Dicki, UX Designer Tokopedia. Ketika fase pertama Work From Home diumumkan, Dicki kebetulan tengah berada di kampung halamannya di Tasikmalaya. Ketika hendak kembali ke Jakarta, Dicki justru terhalang PSBB yang diterapkan oleh Pemerintah Jakarta.

Alhasil, Dicky menghabiskan masa Ramadan dan Lebaran secara penuh di rumah bersama orangtua dan kedua adiknya. “Ini pengalaman yang luar biasa sih buat aku. Terakhir kali jalani Ramadan dan lebaran full di rumah bareng keluarga itu pas SMA, 7 tahun yang lalu, jadi sangat bersyukur,” jelas Dicki.

Pada masa pandemi seperti ini, kesempatan berkumpul di rumah adalah pengalaman tidak terlupakan bagi Dicki. Setiap malam ia dan keluarga selalu berkumpul di ruang keluarga,  “Setelah makan dan sholat berjemaah, aku dan keluarga akan kumpul dan menonton film bersama. Setiap hari kita memilih film yang sesuai idengan preferensi masing-masing anggota keluarga, kadang action, drama, dan lain sebagainya,” cerita Dicki.

Lebaran kemarin, keluarga Dicki melakukan Sholat Ied berjemaah di rumah. Dicki sendiri bertugas sebagai Khatib yang membacakan khotbah Idul Fitri yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan makan-makan. Tidak lupa, Dicki dan keluarga juga bersilaturahmi secara virtual lewat aplikasi pesan. Uniknya, di lebaran tahun ini Dicki kehadiran satu anggota keluarga baru yaitu seekor kucing liar yang resmi menjadi penghuni baru sejak awal Ramadan.

Bagi teman-teman yang harus merayakan Lebaran atau menjalani hari-hari jauh dari keluarga, Dicki berpesan untuk tetap sabar dan selalu menjaga kesehatan. “Tetap sabar, kalian semua hebat dan kuat! Nanti akan ada saatnya untuk berkumpul bersama keluarga kembali, yang penting saat ini tetap jaga kesehatan dan selalu ikuti himbauan Pemerintah,” pesannya.

Share

TokopediaTokopedia

Related Articles

Mengenal Sosok Kartini Masa Kini: NakaBunda Tim Tokopedia Care
Behind The Scene
Mengenal Sosok Kartini Masa Kini: NakaBunda Tim Tokopedia Care
© 2009-2024, PT Tokopedia