Dukungan Emosional dari Karyawan Tokopedia bagi Tenaga Medis COVID-19

0
242

Di masa pandemi COVID-19 ini, hampir setiap anggota masyarakat turut mengalami dampak dari segi sosial maupun psikologis. Petugas kesehatan dan orang-orang yang bekerja di garda terdepan adalah salah satu pihak yang paling terpapar dengan potensi dampak, sehingga mereka sangat membutuhkan dukungan baik secara fisik maupun mental. Sudah hampir 8 bulan para tenaga kesehatan Indonesia melaluinya dengan sangat tangguh, berpisah jauh dari keluarga dan tidak bersosialisasi dengan orang sekitar. Tentunya, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang rentan mengalami burnout.

“The majority of respondents (82 percent) reported moderate levels of burnout according to the Maslach Burnout Inventory, which assesses emotional exhaustion, responses toward service, care and instruction, and feelings of competence and successful achievement at work. Meanwhile, only 17 percent reported mild burnout and 1 percent experienced severe burnout. The survey also revealed that the risk of suffering from burnout increased by 1.39 to 1.66 times among general physicians and healthcare workers who handle COVID-19 patients.”

(Alya Nurbaiti, The Jakarta Post, 2020)*

Bertepatan dengan Hari Dokter Nasional pada tanggal 24 Oktober 2020 lalu, tim CSR & Social Impact Tokopedia kembali memfasilitasi karyawan Tokopedia dalam kegiatan kerelawanan Nakamate dengan tema ‘Sapa Nakes’. Program ini ditujukan untuk mengapresiasi kinerja dari para tenaga medis yang telah berjuang di garda terdepan, serta membangkitkan keceriaan para pahlawan kesehatan kita.

Karyawan Tokopedia atau yang sering disebut sebagai Nakama, memberikan semangat dan juga apresiasi secara virtual kepada para tenaga medis yang telah berkontribusi dalam penanggulangan COVID-19. Meski dilaksanakan dalam waktu yang sangat singkat, Nakama memberikan apresiasi dan pesan semangat agar para tenaga medis tetap bisa menjaga kesehatan dan semangat agar tetap tangguh dalam berjuang melawan pandemi. Nakama yang berpartisipasi dalam program ini pun akhirnya menjadi teman ataupun rekan yang mendengarkan cerita dan keluh kesah para tenaga medis selama bekerja. 

It’s a heartwarming feeling ngobrol sama para Nakess ini. Haru dan hangat rasanya bisa ngobrol sama Nakes dari sisi lain kehidupan mereka sebagai manusia biasa yang butuh saling support, saling ngerti, dan butuh refreshing juga. Di akhir sesi, kita tutup sama doa bareng, dipimpin sama Pak Medi, Nakesnya sendiri. Dalam doa, kita berharap agar pandeminya segera berakhir, agar para Nakes dijaga kesehatan dan spiritnya untuk tetap kuat berjuang selama pandemi ini,” sebut Gading, salah satu Nakama yang turut berpartisipasi dalam program Nakamate Sapa Nakes kali ini.

Selain itu, tim CSR & Social Impact Tokopedia turut mengirimkan bingkisan berisi personal care, makanan dan minuman, dan juga merchandise untuk para tenaga medis.

Program Tokopedia memberikan semangat baru dan optimisme bagi kami, tenaga medis di RSUP Persahabatan. Kiranya tuhan yang maha kuasa memberkati bangsa Indonesia, dan kita semua dapat bebas dari Virus COVID-19. Terima kasih Tokopedia” ujar Medi, Kepala Seksi Rawat Jalan, Bidang Pelayanan Keperawatan Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan.

Dengan terselenggaranya program Nakamate virtual ini, Tokopedia berharap dapat  terus mendampingi masyarakat Indonesia, terutama bagi para masyarakat yang terdampak di masa pandemi COVID-19. Kedepannya, tidak menutup kemungkinan penyebaran pesan semangat dan dukungan dalam bentuk emosional ini juga ditujukan kepada kelompok masyarakat lainnya yang juga tengah berjuang menghadapi pandemi COVID-19. 

Kami juga berterima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan dan Nakama yang telah berpartisipasi dalam program Nakamate: Sapa Nakes. Sampai jumpa di kegiatan Nakamate selanjutnya!

*Article source: The Jakarta Post. 5 September 2020. www.thejakartapost.com/news/2020/09/05/covid-19-concerns-mount-as-medical-workers-suffer-pandemic-burnout-.