• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Niat Puasa Ramadhan yang Benar serta Arti & Waktu Membacanya

13 March 2024

Share

Niat Puasa Ramadhan yang Benar serta Arti & Waktu Membacanya

Baca niat puasa Ramadhan sebelum memulai puasa di bulan suci Ramadhan. Ketahui juga arti dan kapan waktu membaca niat puasa Ramadhan agar puasa sah.


Bulan Ramadan kini di depan mata, sudahkah kamu mempersiapkan diri? Di bulan suci ini, umat Muslim memiliki kesempatan untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya dan mencari keberkahan dari yang maha kuasa.

Tentunya, ibadah utama saat bulan Ramadan adalah puasa yang hukumnya wajib bagi umat Muslim yang berakal, sehat, dan sudah baligh. Selain harus menahan nafsu, amarah, serta menghindari larangan berpuasa, puasa dimulai dengan bacaan niat yang benar.

Siapkan dirimu, bacakan niat puasa yang benar di bawah ini sebelum memulai ibadah puasa!

Baca Juga: Niat, Doa dan Panduan Cara Shalat Tarawih di Rumah

Bacaan Niat Puasa Ramadhan yang Benar Bahasa Arab

Niat Puasa Ramadhan

Berikut niat yang harus kamu baca sebelum memulai puasa di bulan Ramadhan dalam bahasa Arab dan latin:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta'âla.

Artinya: "Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta'ala."

Kapan Membaca Niat Puasa Ramadhan?

Niat puasa Ramadan sebaiknya dibaca setiap sebelum memulai berpuasa, yaitu pada malam sebelumnya atau pada waktu sahur sebelum adzan subuh.

Dilansir dari NU Online, melafalkan niat puasa Ramadhan di luar waktu di atas dapat membuat puasa dianggap tidak sah. Berikut Sabda Rasulullah ﷺ mengenai waktu membaca niat puasa Ramadhan yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah:

“Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya,"

Dengan demikian, konsekuensi melewatkan tahap niat ketika puasa Ramadhan adalah harus mengganti puasa tersebut di bulan selain Ramadhan sebelum Ramadhan selanjutnya tiba.

Dalam niat tersebut, seseorang harus berniat dengan hati yang tulus untuk berpuasa Ramadan di hadapan Allah SWT. Niat puasa Ramadan bisa dilakukan dengan ucapan lisan atau dalam hati.

Baca Juga: Ketahui Hal-Hal yang Membatalkan Puasa Ramadan agar Puasa Full

Anjuran Berpuasa Agar Bugar dan Penuh Berkah

pasangan suami istri masak sahur

Sumber Gambar: Freepik

Setelah membaca niat, baiknya puasa Ramadhan dijalani dengan hati yang ikhlas agar badan tetap sehat dan jiwa tetap hangat. Berikut anjuran saat berpuasa agar kondisi jasmani dan rohani tetap terjaga:

1. Sahur

Makan sahur adalah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Ini membantu menjaga energi dan kesehatan tubuh selama berpuasa.

2. Makan dengan porsi yang seimbang

Saat berbuka puasa, hindari makan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Pilih makanan yang seimbang, dengan asupan karbohidrat, protein, dan vitamin yang cukup.

3. Menghindari makanan yang tidak sehat

Hindari makanan yang tinggi gula, garam, atau lemak yang jahat. Ini akan membantu menjaga kesehatan selama bulan Ramadan.

4. Beribadah dengan konsisten

Selain berpuasa, bulan Ramadan juga adalah waktu untuk meningkatkan ibadah lainnya, seperti sholat tarawih dan membaca Al-Quran. Berusahalah untuk meluangkan waktu dan mengatur jadwal agar bisa beribadah dengan konsisten.

5. Menghindari hal-hal yang merusak puasa

Hindari perilaku atau kegiatan yang bisa merusak puasa, seperti merokok, minum alkohol, atau berhubungan intim saat siang hari.

6. Menjaga sikap dan perilaku

Selama berpuasa, penting untuk menjaga sikap dan perilaku yang baik dan menghindari hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: Hal-Hal yang Makruh dalam Puasa Umat Islam

Apa Hukum Membaca Niat Puasa Ramadan?

Niat dalam ibadah puasa adalah wajib hukumnya. Meski demikian, ada yang berpendapat bahwa niat puasa ini tidak selalu harus diucapkan secara lantang, dalam hati saja cukup. Bahkan, ada pendapat yang menyatakan bahwa terbesit tekad untuk melakukan puasa saja sudah bisa diklasifikasikan sebagai niat. Sebagaimana dinyatakan dalam buku Al-Fiqh Al-Islami:

"Makan sahur tidak dengan sendirinya dapat menggantikan kedudukan niat, kecuali apabila terbersit (khathara) dalam hatinya maksud untuk berpuasa." (al-Fiqh al-Islami, III, 1670-1678).

Baca Juga: Istilah Bulan Puasa - Arti Ramadan Kareem, Ramadan Mubarak, dan Lainnya

Itu dia bacaan niat puasa Ramadhan yang benar serta waktu membacanya dan tips puasa Ramadhan agar sehat jiwa dan raga.

Meskipun tanggal Ramadhan belum ditentukan, pastikan kamu sudah menyiapkan diri sebaik mungkin, Toppers!

Penulis: Amanda Rafiqah Putri

© 2009-2024, PT Tokopedia