Penderita Diabetes di Indonesia Lebih dari 10 Juta Orang, Tapi Tak Semua Sadar

228
penderita diabetes di indonesia, pengidap diabetes, sadar diabetes

Diabetes merupakan penyakit paling mematikan ketiga di Indonesia. Lebih dari 10 juta orang menderita penyakit gula ini, tapi tidak semuanya tahu.


Penderita Diabetes – Diabetes merupakan salah satu penyakit paling berbahaya di Indonesia. Bahkan, di Tanah Air, penyakit ini berada di urutan ketiga paling mematikan setelah stroke dan jantung. Lebih dari 10 juta orang mengidap diabetes, mirisnya tak semua sadar akan hal itu.

Diabetes adalah penyakit yang membutuhkan kedisiplinan tinggi, terutama dalam mengendalikan kadar gula darah agar selalu berada di nilai normal. Jika kamu penderita diabetes tetapi rutin minum obat, melakukan diet seimbang, dan rajin olahraga, kamu dapat hidup normal.

Penderita diabetes atau orang yang berisiko diabetes harus tahu dulu apa itu diabetes. Dengan memahami penyakitnya, diharapkan mereka akan melakukan semua hal yang penting untuk mencegah penyakitnya memburuk.

Tap Tap Mantap April | Pecahkan Telurnya

Baca Juga: 10 Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 dan Tipe 2 yang Harus Diwaspadai!

Penderita Diabetes di Indonesia

penderita diabetes di indonesia, pengidap diabetes, sadar diabetes
Sumber Gambar: The Conversation

Sayangnya sebagian besar orang Indonesia yang didiagnosis diabetes belum mendapatkan penjelasan yang cukup tentang diabetes, sehingga ketika datang ke dokter pertama kali sudah dalam kondisi yang parah.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit St Carolus, Jakarta, dr. Laurentius Aswin Pramono menjelaskan, ada 3 jenis penderita diabetes di Indonesia yang paling sering ditemui di klinik dokter, baik dokter umum maupun spesialis. Tipe penderita ini dibagi berdasarkan kesadaran mereka akan diabetes.

1. Tidak Tahu Dirinya Mengidap Diabetes

Banyak pasien yang datang ke klinik atau rumah sakit kemudian terdiagnosis diabetes. Pasien seperti ini umumnya datang dengan keluhan luka di kaki yang tidak kunjung sembuh, mengeluh selalu kesemutan, pandangan kabur, atau selalu merasa lelah.

Mereka tidak tahu bahwa selama ini menderita diabetes, dan semua gejala tadi merupakan gejala komplikasi diabetes. Jika penderita diabetes datang sudah dengan komplikasi, artinya ia sudah menderita diabetes dalam waktu 5-10 tahun terakhir.

2. Menyangkal Kalau Menderita Diabetes

Pasien yang baru pertama kali terdiagnosis diabetes umumnya menyangkal. Mereka yang tidak menerima didiagnosis diabetes. Hal ini karena mereka tidak memilliki riwayat keluarga dengan diabetes, atau selama ini merasa sehat-sehat saja.

Padahal hasil pemeriksaan gula darah menunjukkan ia sudah diabetes.

3. Sudah Tahu Diabetes Tetap Bandel

Ini dia yang paling menantang bagi dokter. Pasien diabetes yang sudah tahu bahwa ia menderita diabetes tetapi tidak terkontrol. Pasien ini umumnya kadar gula darahnya selalu tinggi, antara 400-500 mg/dl.

Biasanya mereka malas minum obat, makan sembarangan, dan hanya berobat herbal yang belum teruji keamanan dan khasiatnya. Tak jarang pasien ini datang langsung masuk ke IGD rumah sakit karena krisis gula (kadar gulanya sangat tinggi di atas 700 mg/dl), atau pingsan karena hipoglikemia (kadar gula sangat rendah di bawah 70 mg/dl).

“Hiperglikemia maupun hipoglikemia menunjukkan diabetes tidak terkontrol,” jelas dr. Aswin.

Gejala Penyakit Diabetes
Hindari kaki terluka bagi penderita diabetes dengan alas kaki khusus ini!

Baca Juga: 7 Makanan Sehat untuk Penderita Diabetes yang Tetap Lezat

Pentingnya Edukasi Diabetes Sejak Dini

penderita diabetes di indonesia, pengidap diabetes, sadar diabetes
Sumber Gambar: Medical News Today

Diabetes yang tidak terkontrol disebabkan kurangnya pengetahuan pasien akan diabetes. “Memang sebagian adalah kesalahan kami selaku dokter yang tidak cukup memberikan edukasi. Apalagi di era BPJS di mana pasien setiap hari sangat banyak.

Poliklinik antri sehingga tidak cukup waktu untuk mengedukasi pasien diabetes,” kata dr. Aswin. Jika kamu atau keluarga adalah penderita diabetes dan ingin mendapatkan informasi lengkap tentang penyakit ini, sebenarnya sudah ada paket edukasi diabetes di semua rumah sakit, terutama rumah sakit yang sudah memiliki konsultan penyakit dalam dan metabolik endokrin.

Di klinik edukasi juga ada dokter spesialis lainnya termasuk ahli nutrisi, gizi dan juga perawat. Keluarga penderita diabetes juga harus paham dan mempelajari semua hal tentang diabetes dan bagaimana mengelolanya.

Bagaimana pun, keluarga adalah orang terdekat yang dapat memberikan dukungan untuk mengingatkan minum obat, diet rendah kalori dan gula, serta untuk hidup lebih aktif.

Edukasi juga penting bagi mereka yang belum menderita diabetes, namun berisiko. Mereka adalah perempuan yang pernah melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 kg, gemuk, jarang berolahraga, dan memiliki riwayat diabetes di keluarga.

Mereka ini, jika dilakukan tes gula darah umumnya sudah di tahap pre-diabetes, yang jika tidak dicegah akan menjadi diabetes dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: 7 Manfaat Kumis Kucing untuk Kesehatan, Atasi Rematik hingga Diabetes

Itulah beberapa fakta mengenai penderita diabetes di Indonesia yang ternyata banyak dari mereka tidak sadar telah mengidap penyakit ini. Pada intinya, kita harus biasakan hidup aktif dan menjaga pola makan.

Kita juga harus awas terhadap penyakit ini, agar bisa terdeteksi sejak dini dan melakukan perubahan bagi hidup kita ke arah yang lebih baik!

Yuk, hidup sehat bersama Tokopedia sekarang juga!

produk kesehatan
Temukan berbagai kebutuhan produk kesehatan terjamin yang aman dan lengkap di sini!

Bagikan Artikel