• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Perbedaan Saham dan Reksa Dana yang Harus Diketahui Pemula

Share

Perbedaan Saham dan Reksa Dana yang Harus Diketahui Pemula

Ingin memulai investasi sebagai tabungan di masa depan? Yuk, simak perbedaan saham dan reksa dana yang harus kamu ketahui!


Investasi merupakan aktivitas menyimpan dana pada periode tertentu dengan harapan modal yang disimpan bisa menimbulkan keuntungan dan nilai investasi. Banyaknya produk investasi yang ada saat ini sering membuat orang bingung dan mengurungkan niatnya untuk berinvestasi.

Sebelum berinvestasi, kamu harus memahami produk investasi yang dipilih, risiko, tujuan investasi, dan juga jangka waktu investasi, Toppers. Ada beberapa investasi menjanjikan yang bisa kamu pilih saat ini, yakni investasi saham atau reksa dana.

Investasi saham merupakan investasi yang dilakukan secara mandiri. Sang investor akan mengelola dana dan membeli sesuai kebutuhan. Sedangkan, investasi reksa dana adalah investasi yang dikelola oleh perusahaan aset manajemen dan dikelola oleh seorang manajer investasi.

Baca Juga: Mengenal BI-FAST & Cara Menggunakannya untuk Biaya Transfer Bank Rp 2.500

Perbedaan Saham dan Reksa Dana

Saham dan Reksa Dana

Sumber Gambar: Unsplash

Investasi saham dan reksa dana merupakan jenis investasi yang berbeda. Reksa dana sangat cocok untuk kamu yang baru terjun ke dunia investasi atau pemula, sedangkan saham sangat cocok untuk kamu yang lebih mengerti bermain saham dengan return yang cukup tinggi. Berikut perbedaannya.

1. Tingkat Risiko

Tingkat risiko investasi saham bisa dibilang cukup tinggi karena keputusan investasi ada di tangan para investor itu sendiri saat membeli dan menjual saham. Tentunya ini lebih berisiko untuk investor pemula.

Sedangkan, reksa dana memiliki tingkat risiko lebih rendah karena dana investasi dikelola oleh perusahaan atau manajer investasi yang berpengalaman dalam mengelola dana tersebut.

2. Pengelola Dana

Dalam berinvestasi saham, dana dikelola oleh investor secara langsung. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu bisa berkonsultasi dengan broker atau pialang agar meminimalisir kerugian dalam berinvestasi.

Dalam reksa dana, dana dikelola oleh perusahaan investasi. Jadi, kamu tidak perlu memantau pergerakan saham secara langsung. Perusahaan akan mengatur investasi kamu dengan bijak, Toppers.

3. Imbal Hasil atau Return

Investasi saham merupakan investasi dana yang dikelola sendiri sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan dana kepada manajer investasi. Saham dikenal dapat memberikan return yang cukup besar karena kamu bisa mengatur sendiri investasi tersebut. Namun, kamu tetap harus membayar biaya online trading sekitar 0,1 hingga 0,3 persen, Toppers.

Sementara itu, reksa dana adalah investasi yang diatur oleh manajemen, sehingga kamu dikenakan fee setiap menarik dana.

4. Minimum Investasi

Saham dan reksa dana memiliki minimum nominal harga saat berinvestasi. Dalam berinvestasi saham, minimum dana yang dibutuhkan kurang lebih sama dengan reksa dana. Namun, untuk keuntungan yang lebih besar membutuhkan dana yang cukup besar hingga jutaan Rupiah, Toppers. Biasanya investasi saham dilakukan dengan uang tidak lebih dari 5 persen kekayaanmu.

Dalam reksa dana, investasi bisa dimulai dari puluhan ribu atau Rp100 ribu kepada manajer investasi. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan dana yang besar untuk berinvestasi.

5. Pajak

Pajak yang dikenakan saat berinvestasi saham adalah 0,1 persen setiap penjualan dan juga mendapatkan pajak 10 persen saat mendapatkan dividen. Sedangkan, saat berinvestasi reksa dana, kamu tidak akan dikenakan pajak karena menggunakan manajer investasi. Namun, kamu tetap harus melaporkan keuntungan reksa dana setiap tahunnya ke dalam SPT tahunan.

6. Proses Pencairan Dana

Dalam proses pencairan dana, investasi saham tidak membutuhkan waktu pencairan yang lama karena investasi tidak dikelola oleh pihak ketiga, sehingga dana akan lebih cepat masuk ke dalam rekening kamu, Toppers.

Sementara itu, untuk proses pencairan dana reksa dana, proses pencairan membutuhkan waktu lebih lama karena menggunakan manajer investasi. Biasanya dana akan masuk ke dalam rekening dalam lima hari kerja, Toppers.

7. Keleluasaan Berinvestasi

Ketika berinvestasi saham, investor dapat membeli dan menjual saham apapun karena dana dikelola langsung oleh investor. Sedangkan, dalam berinvestasi reksa dana, investor mengeluarkan dana ke perusahaan aset manajemen. Uang tersebut akan menjadi tanggung jawab perusahaan dalam berinvestasi dan memilih saham.

Baca Juga: 10 Cara Kekinian Menghasilkan Uang dari Internet

Itu dia, Toppers, perbedaan saham dan reksa dana yang wajib kamu ketahui sebelum melakukan investasi. Kini, keputusan ada di tanganmu.

Jika kamu ingin berinvestasi praktis tanpa harus jual atau beli, kamu bisa memilih reksa dana. Sedangkan, untuk kamu yang bisa bermain saham dan menganalisa keuntungannya, kamu bisa memilih saham.

Penulis: Zihan Berliana Ram Ghani

Share

Keefe AdrianKeefe Adrian

Related Articles

Investasi Bodong: Sejarah, Ciri-Ciri & Cara Mencegahnya
Keuangan
Investasi Bodong: Sejarah, Ciri-Ciri & Cara Mencegahnya
© 2009-2024, PT Tokopedia