Kilas Balik Tren Belanja Online 2019 di Tokopedia

0
350
Kilas Balik Tren Belanja Online 2019 di Tokopedia

Tokopedia mengumumkan sederet temuan menarik yang memotret perilaku belanja online masyarakat sepanjang 2019.

Indonesia, 8 Januari 2020 – Tokopedia, sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, kontinu mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Menyambut kedatangan dekade baru perusahaan, Tokopedia hari ini (08/01/20) memaparkan sederet temuan menarik yang memotret perilaku belanja online masyarakat Indonesia sepanjang 2019.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengungkapkan, “Sejak berdiri, Tokopedia selalu berkomitmen mempermudah masyarakat memulai dan menciptakan peluang melalui pemanfaatan teknologi. Kini kami melihat antusiasme yang semakin luar biasa dari masyarakat dalam bertransaksi online. Hal ini tampak salah satunya dari signifikansi peningkatan jumlah penjual maupun pembeli di luar pulau Jawa sepanjang 2019.”

  • Daerah Paling Bertumbuh – Riset Tokopedia mengungkapkan bahwa 5 daerah Indonesia dengan pertumbuhan penjual paling tinggi, antara lain Sulawesi Utara (162.64%), Maluku Utara (156.46%), Sulawesi Tenggara (154.31%), Nusa Tenggara Timur (144.63%) dan Kalimantan Utara (144.4%). Di sisi lain, 5 daerah Indonesia dengan pertumbuhan pembeli paling tinggi, yaitu Aceh (19.52%), Bali (12.06%), Kalimantan Timur (11.8%), Sulawesi Selatan (11.09%) dan Sulawesi Utara (10.86%). 
  • Transaksi Paling Jauh – Dampak pemerataan ekonomi digital pun sudah bisa dirasakan di berbagai penjuru Indonesia. Transaksi paling jauh di Tokopedia selama 2019 terjadi antara pembeli di Papua yang membeli produk cincin batu kecubung api dari penjual di Aceh. Sebaliknya, Tokopedia juga mencatatkan adanya transaksi produk sepatu olahraga merek lokal antara pembeli di Aceh dengan penjual di Papua. 
  • Kategori Paling Laris – Platform teknologi, seperti Tokopedia, semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari. Selain lebih mudah, riset LPEM FEB UI 2018-2019 menunjukkan bahwa Tokopedia membuat harga 21% lebih murah menurut pembeli. Berikut lima kategori paling populer di tengah masyarakat sepanjang 2019 berdasarkan data internal Tokopedia: Fashion, Rumah Tangga, Handphone dan Tablet, Elektronik, dan Kesehatan. 
  • Pembelian Terakhir di 2019 dan Pertama di 2020 – Tokopedia mencatatkan barang terakhir yang dibeli di 2019 adalah diska lepas USB (USB flash drive). Di sisi lain, barang pertama yang dibeli di awal 2020 merupakan produk lokal, yaitu tas rotan bermotif lukis khas Bali. Kini, sudah ada lebih dari 90 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia yang tersebar di 97% kecamatan di Indonesia.

Indonesia Selalu Jadi Fokus Utama

Nuraini mengatakan, “Ke depannya, Indonesia akan selalu menjadi fokus utama Tokopedia.” Menurut paparan Nuraini, demi mencapai misi pemerataan ekonomi secara digital, Tokopedia akan membantu para petani, nelayan, pemilik warung dan jutaan profesi lainnya di Indonesia dalam memulai dan menciptakan peluang dengan berevolusi menjadi ‘perusahaan teknologi’ lewat ekosistem Tokopedia. 

“Harapannya, seluruh profesi di Indonesia bisa selalu relevan terhadap perubahan zaman sekaligus terus ikut berkontribusi terhadap perekonomian negara,” tambahnya. Saat ini, lebih dari 7 juta masyarakat Indonesia telah memulai dan mengembangkan bisnis lewat Tokopedia untuk memasarkan lebih dari 200 juta produk terdaftar dengan harga transparan. 

Tentang Tokopedia

Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia, memiliki misi mencapai pemerataan ekonomi secara digital. Visi Tokopedia adalah membangun sebuah Super Ecosystem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apa pun. Saat ini, Tokopedia memberdayakan jutaan penjual dan pengguna melalui marketplace dan produk digital, fintech dan pembayaran, logistik dan fulfillment, serta Mitra Tokopedia.

Kontak Media

Shania Haroen | shania.haroen@tokopedia.com 

Bagikan Artikel