Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Kolaborasi dengan Tokopedia, Enam Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Bertema Kulturtama di IFW 2018

31 March 2018
Share
Kolaborasi dengan Tokopedia, Enam Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Bertema Kulturtama di IFW 2018

Jakarta 31 Maret 2018 – Perusahaan marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, menjalin kolaborasi dengan enam desainer ternama Indonesia untuk menampilkan koleksi eksklusif di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Mengusung tema Kulturtama, para desainer akan merefleksikan budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka yang akan mewarnai perkembangan fashion Indonesia tahun ini.

Keragaman budaya adalah salah satu elemen utama yang memberikan identitas unik pada industri fashion Indonesia. Tokopedia percaya bahwa dengan ekosistem yang tepat, pengembangan industri fashion berbasis kebudayaan lokal berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Tokopedia sangat menyambut baik kolaborasi bersama IFW 2018 dan para desainer Indonesia melalui koleksi bertema Kulturtama,“ jelas Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia.

Melissa menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Tokopedia untuk memberikan panggung offline dan online bagi para kreator Indonesia untuk merealisasikan dan mengembangkan ide usaha kreatif mereka, hingga ke depannya bisa menjadi brand-brand masa depan Indonesia yang mendunia. “Melalui kolaborasi ini, kami ingin menginspirasi, memfasilitasi, serta mengedukasi para desainer lokal bertalenta dari berbagai pelosok negeri bahwa kreasi mereka memiliki kesempatan yang sama untuk dikenal dan diakses oleh siapa pun, terutama dengan pemanfaatan platform online. Ini sejalan dengan misi Tokopedia dalam mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital.”

Yang menarik dari kolaborasi ini, seluruh koleksi yang ditampilkan para desainer dapat dipesan langsung di Tokopedia. Fasilitas ini memungkinkan juga para desainer Indonesia memanfaatkan kemudahan dalam sistem Tokopedia, seperti alternatif pembayaran dan pilihan logistik yang variatif mulai dari regular service hingga pilihan pengiriman di hari yang sama (same day service), sehingga dapat mengembangkan bisnis ke skala lebih besar. Bagi konsumen, fasilitas ini juga akan memudahkan mereka dalam mengakses berbagai produk fashion lokal berkualitas dengan lebih aman, transparan dan efisien.

Enam desainer yang akan tampil di panggung IFW 2018 malam ini memang tidak asing lagi di kalangan pecinta fashion Indonesia. Mereka memiliki karakter kuat dan telah memberi kontribusi penting dalam perjalanan industri fashion Indonesia. Berikut penjelasan karya enam desainer tersebut dalam IFW 2018:

Amanda Rahardjo

  • Nuansa warna hijau mendominasi karya terbaru Amanda Rahardjo yang menjadi bagian dari koleksi eksklusif “Kulturtama” di panggung Indonesia Fashion Week 2018. Dibandingkan dengan koleksi-koleksi sebelumnya yang memiliki potongan lebih tegas, untuk koleksi kali ini Amanda memilih potongan yang lebih fluid.

  • Amanda Rahardjo tetap menawarkan beragam variasi, mulai dari atasan, bawahan, dress, hingga outerwear. Hal lain yang begitu menarik perhatian dari koleksi ini adalah penggunaan kain yang tidak biasa, yaitu kanvas untuk atasan dan bawahan.

Arkamaya by Danny Satriadi

  • Danny Satriadi menampilkan motif gajah pada koleksi terbarunya. Motif gajah dipilih karena menyimbolkan keberanian dan sesuatu yang kuat. Untuk koleksi ready-to-wear ini, Danny Satriadi memilih bahan yang nyaman digunakan sehari-hari di Indonesia dengan cuaca yang cenderung panas, yaitu katun dan linen.

  • Koleksi ini menampilkan busana wanita dan busana pria yang terdiri dari atasan, bawahan, dress, vest, dan outerwear lainnya. Padu padan yang pas membuat koleksi ini dapat dipilih untuk gaya busana kantor dan juga untuk acara formal pada malam hari.

Abee x Ariy Arka

  • Ariy Arka memilih warna burgundy, hijau army, dan cokelat sebagai warna yang mendominasi koleksi terbarunya. Inspirasi warna untuk koleksi ini diambil dari tanaman dan hewan yang hidup di bawah laut. Sementara untuk bahan, Ariy Arka menggunakan kombinasi wol dan linen.

  • Koleksi ini terdiri dari jaket, long coat, harem pants, dan lain-lain. Semua busana bergaya street style ini terlihat sangat detail dengan penggunaan bordir dan sulam tangan dengan motif bawah laut.

Jajaka x Ivan Gunawan

  • Warna yang mendominasi koleksi Jajaka x Ivan Gunawan kali ini adalah nuansa hijau dan cokelat. Sementara untuk motif, yang mendominasi adalah motif army. Dengan penggunaan motif ini serta permainan warna dan kombinasi, busana batik menjadi terkesan lebih chic dan dapat dipakai sehari-hari.

  • Koleksi ready-to-wear untuk pria ini terdiri dari jaket, sweater, celana, dan busana kasual lainnya. Untuk mengutamakan kenyamanan, bahan yang dipilih adalah katun.

XP by Rudy Chandra, Yulia Fandy, Nita Seno Adjie

  • Dalam proyek kolaborasi, XP, tiga desainer ternama ini berusaha keluar dari gaya yang sudah dikenal oleh publik fashion. Seperti tema mereka yang berjuluk Alter-Ego, malam ini Rudy, Yulia dan Nita membuktikan bahwa mereka mampu menaklukkan ego masing-masing dan bermetamorfosis menjadi kreator yang dapat melebur dalam dinamika industri mode Indonesia. Ketiganya akan menampilkan karya yang lebih light, casual dan fashionable dengan dominasi hijau, putih, hitam dan nude pada beberapa material, seperti katun dan gabardine. Di masa depan, XP akan menjadi wadah kolaborasi desainer APPMI lain yang memiliki visi sejalan dengan mereka, yaitu memajukan industri fashion Indonesia.

Rani Hatta

  • Rani Hatta menampilkan koleksi busana kasual yang cocok untuk dipakai sehari-hari. Koleksi ini didominasi oleh warna hitam, putih, dan abu-abu yang mudah dipadupadankan. Sedangkan untuk bahan busana, desainer ini menunjukan kreativitasnya dengan penggunaan beragam pilihan bahan seperti cotton combed, french terry, fleece dan polyester. Koleksi tersebut dapat menjadi pilihan bagi pria dan wanita aktif mulai usia 18 hingga 40 tahun. Melalui koleksinya, Rani ingin membuktikan bahwa brand lokal dengan produk yang terjangkau juga mampu bersaing secara kualitas dengan produk global.

Tentang Tokopedia

Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia dengan misi pemerataan ekonomi secara digital. Platform marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, memberdayakan jutaan merchant dan konsumen untuk berpartisipasi dalam masa depan perekonomian. Visi Tokopedia adalah membangun sebuah ekosistem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apa pun.

Tentang IFW

Indonesia Fashion Week pertama kali diadakan pada 2012 dan merupakan event tahunan dari APPMI. Budaya lokal dan tradisi dalam balutan referensi fashion internasional menjadi bingkai dari fashion week yang tahun ini memasuki tahun ke tujuh. Indonesia Fashion Week 2018 akan diadakan pada 28 Maret 2018 hingga 1 April 2018 di Jakarta Convention Center.

Tentang APPMI

APPMI adalah wadah bagi desainer dan pengusaha mode Indonesia. Asosiasi ini berdiri pada 22 Juli 1993 di Hotel Borobudur, Jakarta atas prakarsa Poppy Dharsono. Berdirinya asosiasi ini juga didukung beberapa tokoh mode senior, seperti Peter Sie, Iwan Tirta, Pia Alisjahbana, Harry Darsono. APPMI memiliki visi dan misi membina, mengangkat dan mengembangkan citra fesyen Indonesia.

APPMI merupakan organisasi berskala nasional dan memiliki banyak cabang yang tersebar di pelbagai daerah di Indonesia. APPMI memiliki anggota baik perancang senior maupun perancang muda berbakat yang tersebar di beberapa wilayah seperti, Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Bali, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat.

TAGS
Share
Bianca AdriennawatiBianca Adriennawati

Related Articles

5 Ide Jualan di Bulan Puasa dan Tips Bisnis Online ala Tokopedia
Press Release
5 Ide Jualan di Bulan Puasa dan Tips Bisnis Online ala Tokopedia
© 2009-2023, PT Tokopedia