Tokopedia dan Muslimat NU Jatim Bersinergi Dorong Ekonomi Digital Umat

0
484
Tokopedia dan Muslimat NU Jatim Bersinergi Dorong Ekonomi Digital Umat

Surabaya, Jawa Timur, 9 September 2019 – Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, mengumumkan kemitraan strategis dengan organisasi kemasyarakatan Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) Jawa Timur, hari Jumat lalu di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, Surabaya (06/09/2019). Dalam memperkukuh kemitraan tersebut, perwakilan dari Tokopedia dan Muslimat NU Jawa Timur menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan untuk mengembangkan ekonomi digital puluhan ribu umat Muslimat NU Jawa Timur demi mengakselerasi terwujudnya pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia.

Astri Wahyuni, Vice President of Public Policy and Government Relations, Tokopedia, mengatakan bahwa kemitraan strategis ini merupakan langkah awal kedua belah pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi umat di Jawa Timur secara digital. “Sebagai Super Ecosystem, Tokopedia selalu bekerja sama dengan para mitra strategis — dalam hal ini Muslimat NU Jawa Timur — untuk menjadi katalisator pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia dengan memungkinkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali umat yang tergabung dalam Muslimat NU Jawa Timur, menemukan dan memulai apapun termasuk membangun bisnis melalui pemanfaatan teknologi,” ucap Astri.

Dalam kesepakatan bersama ini, Tokopedia dan Muslimat NU Jawa Timur menyepakati beberapa poin yang terangkum dalam Program Pengembangan Umat. Poin-poin tersebut antara lain, pertama, Tokopedia akan membantu mendampingi kegiatan pemasaran hasil kegiatan ekonomi umat, mulai dari makanan hingga minuman. Nantinya mereka akan dibantu untuk memasarkan barang produksinya melalui platform Tokopedia. Hal ini diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan melalui Tokopedia, yang telah memiliki 90 juta pengguna aktif bulanan dan telah menjangkau lebih dari 97 persen kecamatan di Indonesia.

Kedua, Tokopedia membantu mengembangkan usaha kecil, seperti warung kelontong, agar juga dapat berkontribusi terhadap perekonomian digital Indonesia. Astri mengungkapkan bahwa para pegiat UMKM, salah satunya pemilik warung kelontong, merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang mampu memberikan kontribusi lebih dari 60 persen dari pendapatan negara. “Maka keberadaan dan perkembangan UMKM di Indonesia perlu terus didukung. Tokopedia melalui aplikasi ringan berukuran 2 MB ‘Mitra Tokopedia’ berkomitmen mempermudah pemilik warung kelontong, kios, usaha individu dan sejenisnya untuk berjualan produk digital seperti paket data, token listrik, BPJS dan lainnya, serta memungkinkan mereka melakukan stok ulang (restock) barang dagangan di toko offline-nya dengan lebih mudah dan efisien. Hal ini diharapkan dapat membantu pemilik usaha kecil mendapatkan keuntungan yang lebih baik sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian digital Indonesia,” lanjut Astri.  

Poin terakhir dalam nota kesepahaman ini adalah sosialisasi produk keuangan berbasis syariah yang tersedia dalam platform Tokopedia, seperti Zakat, Reksa Dana Syariah dan Tokopedia Emas Syariah. Produk keuangan yang ditawarkan Tokopedia dapat menjadi pilihan yang baik bagi umat untuk menabung, berinvestasi serta menunaikan kewajiban untuk membayarkan zakat. Selain mempermudah kehidupan mereka, hal ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran serta inklusi keuangan masyarakat.

Menanggapi kemitraan strategis ini, Dra. Hj. Masruroh Wahid, M.Si., Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama Jawa Timur mengungkapkan, “Kami menyambut baik kerja sama dengan Tokopedia melalui pemanfaatan teknologi untuk membantu memberdayakan lebih dari 24 ribu anggota kami. Kami menyadari bahwa zaman semakin berkembang dan tidak dapat dipungkiri bahwa semua hal kini telah menjadi serba teknologi.” Masruroh menambahkan, “Bersama Tokopedia, kami berharap Program Pengembangan Umat nantinya dapat membantu umat untuk ikut memanfaatkan perkembangan teknologi agar tetap bersaing di era modern dan berkontribusi lebih kepada ekonomi umat di Indonesia, sesuai dengan Islam rahmatan lil ‘alamin dan iradah untuk terus berkembang.

Hingga saat ini, Tokopedia telah menghadirkan beberapa inisiasi dengan berbagai pihak untuk mendorong perkembangan UMKM di Jawa Timur melalui pemanfaatan teknologi. Sebelumnya, Tokopedia juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendukung program Jatim Cetar (cepat, efektif dan efisien, tanggap dan responsif) di lingkup ekonomi digital dan pelayanan publik. Salah satu program yang diusung adalah pelatihan dan pemasaran hasil produksi ‘One Pesantren One Product’ (OPOP).

Tentang Tokopedia

Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia, memiliki misi mencapai pemerataan ekonomi secara digital. Visi Tokopedia adalah membangun sebuah Super Ecosystem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apa pun. Saat ini, Tokopedia memberdayakan jutaan penjual dan pengguna melalui marketplace dan produk digital, fintech dan pembayaran, logistik dan fulfillment, serta Mitra Tokopedia.


Kontak Media

Antonia Adega | antonia.adega@tokopedia.com

Afdhal Aulia | afdhal.aulia@tokopedia.com 

Tokopedia, Muslimat NU Jatim Synergize to Empower Digital Economy of Ummah

Surabaya, East Java, 9 September 2019 – Tokopedia, an Indonesian technology company that is transforming into Super Ecosystem, announces the strategic partnership with community organization Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) Jawa Timur last Friday at Regional Office of Nahdlatul Ulama, Surabaya (06/09/2019). To strengthen the partnership, the representatives from Tokopedia and Muslimat NU Jawa Timur together sign the Memorandum of Understanding (MoU), which aims to develop the digital economy of thousands of their members to accelerate the democratization of commerce through technology. 

Astri Wahyuni, Vice President of Public Policy and Government Relations, Tokopedia says that this partnership marks the first step to developing the community-driven economy in East Java. “As a Super Ecosystem, Tokopedia will continue forming ties with strategic partners — in this case Muslimat NU Jawa Timur, and act as a catalyst to achieve economic democratization through technology in Indonesia by giving the opportunity for the community, including ummah, to find and start anything through technology utilization, for instance to start their business,” adds Astri.

In this agreement, Tokopedia and Muslimat NU Jawa Timur agree on several points that are comprised inside the Ummah Development Program (‘Program Pengembangan Umat’). First, Tokopedia will provide assistance toward the marketing of ummah’s product, for instance, food and beverages. They will be provided the necessary education to market their products using Tokopedia. It is hoped to boost the sales outreach through Tokopedia, which has been accessed by 90 million active users and covers more than 97 percent of districts in the country.

Second, Tokopedia will provide assistance to develop small businesses, such as mom-and-pop stores (warung kelontong), so that they can also contribute toward the digital economy in the country. Astri says that MSMEs, including mom-and-pop store owners, are the backbone of the Indonesian economy that contribute around 60 percent of the national income. “Therefore, the existence of MSMEs needs to be supported. Tokopedia, through a light-sized 2 MB app dubbed Mitra Tokopedia, is committed to provide easy access for store owner, kiosk, individual business and so on, to sell digital products, including mobile phone data, electricity tokens, BPJS and so on, as well as to restock their offline stores effectively and efficiently. It is hoped to help small business owners to gain revenue and contribute toward the digital economy in Indonesia,” adds Astri.

Lastly, inside the agreement, Tokopedia will spread awareness of sharia-based financial products on Tokopedia, such as Zakat, Reksa Dana Syariah and Tokopedia Emas Syariah. The financial products that are offered by Tokopedia will be the best option to start saving, invest or pay zakat. Moreover, it also aims to increase the awareness and financial inclusion of the ummah. 

Commenting on the partnership, Dra. Hj. Masruroh Wahid, M.Si., Regional Head of Muslimat Nahdlatul Ulama Jawa Timur says, “We warmly welcome the collaboration with Tokopedia to empower more than 24 thousands of ummah through technology utilization. We acknowledge the technology advancement is currently going on, where everything is using technology. Masruroh adds, “Through our synergy with Tokopedia, we hope that ‘Program Pengembangan Umat’ will help ummah to utilize technology development to their advantage, therefore preparing them to compete in the modern era and contribute on economy for ummah in Indonesia, in accordance with Islam’s rahmatan lil ‘alamin and iradah to go forward.” 

Now, Tokopedia has provided several initiatives with several partners to empower the MSMEs development in East Java through technology utilization. Previously, Tokopedia has collaborated with Local Government of East Java to support Jatim Cetar (cepat, efektif dan efisien, tanggap dan responsif) on digital economy and public services sectors. One of the programs is the training and marketing of the products from ‘One Pesantren One Product’ program. 

About Tokopedia 

Tokopedia, as an Indonesian technology company, has a mission to democratize commerce through technology. Tokopedia’s vision is to build a Super Ecosystem where anyone can start and discover anything. To this day, Tokopedia has empowered millions of merchants and users across the marketplace and digital goods, financial technology and payment, logistics and fulfillment, including Mitra Tokopedia.

Media Contact

Antonia Adega | antonia.adega@tokopedia.com

Afdhal Aulia | afdhal.aulia@tokopedia.com 

Bagikan Artikel