• socmed Facebook icon
  • socmed Instagram icon
  • socmed Twitter icon
  • socmed Youtube icon
Tokopedia
Tokopedia Blog - Home
MORE STORIES

Mengulik Sejarah Mooncake (Kue Bulan), Festival untuk Sambut Musim Gugur

20 September 2023

Share

Mengulik Sejarah Mooncake (Kue Bulan), Festival untuk Sambut Musim Gugur

Mooncake atau kue bulan adalah salah satu makanan khas Perayaan Musim Gugur dari China. Mooncake memiliki sejarah yang cukup panjang lho! Simak informasi lengkapnya di sini.


Toppers, kamu familiar dengan kue bulan atau mooncake? Kue yang berbentuk bulat sempurna dan sangat digemari oleh kebanyakan orang ini merupakan kue khas warga Pecinan dan pada umumnya disediakan pada saat purnama pada pertengahan bulan kedelapan di musim gugur dan biasanya disebut Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Biasanya festival ini dijadikan moment untuk berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terdekat sambil menikmati kue bulan. Lalu, bagaimana asal muasal Festival Kue Bulan yang kini sudah menyebar ke seluruh dunia ini?

Mengenal Kue Bulan

mengenal kue bulan

Sumber gambar: Canva

Dikutip dari National Geographic, Kue bulan (Hanzi: 月餅, pinyin: yuèbǐng) merupakan makanan tradisional Tionghoa yang menjadi sajian wajib pada perayaan Festival Musim Gugur setiap tahunnya. “Bulan dianggap bulat sempurna terjadi pada tanggal 15 bulan delapan di negeri Cina. Saat itu di pertengahan musim gugur, dan warga menyantapnya bersama-sama di taman sambil duduk melingkari meja bundar. “Biasanya sembari menyantap, mereka mengenang kasih sayang bersama orang-orang terdekat.” Agni Malagina, sinolog dari Program Studi Cina di Universitas Indonesia menjelaskan.

Agni juga menambahkan kalau buah-buahan biasanya disertakan untuk menambah semarak Festival Kue Bulan. Umumnya warga pecinan menyediakan labu sebagai lambang harapan bersatunya keluarga, delima simbol banyak keturunan, dan buah apel yang bermakna harapan kedamaian.

Beli Kue Bulan
Baca juga: 7 Fakta Kue Bulan yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Sejarah Mooncake Festival (Kue Bulan)

1. Sejarah Festival Kue Bulan: Perayaan Sukacita Panen yang Berlimpah

sejarah mooncake untuk peryaaan panen berlimpah

Sumber gambar: Canva

Festival kue bulan yang juga disebuta Hari Raya Zhong Qiu (Hok Kian : Tiong Ciu) dirayakan pada pertengahan musim gugur. Saat-saat dimana para petani tengah merasakan sukacita karena baru saja merayakan hasil panen yang berlimpah. Petani merasa lega dan akhirnya bisa bersantai sembari menikmati bulan purnama.

Perayaan Kue Bulan ini sudah mulai dilakukan sejak tahun ke-2 masa Kaisar Qin Shi Huang (Dinasti Qin = 221 – 206 SM), pada penanggalan Imlek bulan 8 tanggal 15. Pada hari dan tanggal tersebut Kaisar Qin Shi Huang berkumpul bersama para penduduk desa di Wu Kao Shan. untuk menikati indahnya pemandangan bulan.  Namun, sebelum Dinasty Qin rakyat China sudah mengenal tradisi sembahyang Dewi Bulan. Pada saat itu cahaya bulan dianggap mampu memberikan kesuburan pada ekosistem dan tentunya membantu para petani untuk mendapatkan hasil panen berlimpah.

Kemudian pada Dinasti Tang (618-907 M) Festival Kue Bulan atau Hari Raya Tiong Ciu ditetapkan sebagai malam bulan purnama. Namun perayaan Kue Bulan baru mulai terkenal di kalangan rakyat banyak pada Dinasti Song (960-1279 M)

Pada masa itu, Festival Kue Bulan atau Hari Raya Zhong Qiu menjadi 3 bagian:
1. Imlek tanggal 14 bulan 8 : disebut 迎月會Ying Yue Hui, perayaan menyambut kedatangan bulan purnama.
2. Imlek tanggal 15 bulan 8 : disebut 賞月會 Shang Yue Hui, perayaan menikmati pemandangan bulan purnama.
3. Imlek tanggal 16 bulan 8 : disebut 追月會 Zui Yue Hui, perayaan mengejar bulan purnama.

2. Sejarah Perayaan Kue Bulan dan Revolusi Ming

Sejarah Festival Kue Bulan

Sumber gambar: Wikimedia

Kisah lain terkait asal-usul dan sejarah Festival Kue Bulan bermula pada saat daratan Tiongkok masih dikuasai bangsa Mongol. Saat itu kerajaan Mongol masih berada di bawah kekuasaan Dinasti Yuan/Goan (1280 – 1368). Periode ini adalah periode dimana Sin Tiau Hiap Lu (Yo Ko – Siao Liong Li) hidup yang kisahnya juga terkenal hingga diangkat ke layar kaca. Pada masa itu, muncul banyak pemberontakkan untuk mengusir pendudukan Dinasti Yuan diatas daratan Tionkok. Hingga pada tahun 1360-an, muncul gerakan tersembunyi yang dipimpin Zhu Yuang Zhang yang notabene merupakan seorang petani.

Zhu ditemani seorang penasehat, Liu Bowen menyebarkan kabar mengenai penyakit mematikan yang memiliki penawar, yaitu kue bulan (mooncake). Momen itu bertapatan pada saat pertengahan musim gugur. Siapa sangka, hal tersebut merupakan siasat untuk menyebarkan surat propaganda kepada seluruh masyarakat untuk mendukung pemberontakkan terhadap bangsa Mongol. Pesan rahasia ini disembunyikan kedalam 4 buah kue bulan.

Dinasti Yuan kemudian runtuh dan berganti menjadi Dinasti Ming (1368 – 1644) yang dipimpin kaisar Zhu Yuanzhang. Mooncake festival kemudian diperingati semenjak saat itu untuk mengenang perjuangan dan revolusi Dinasti Ming.

3. Sejarah Festival Kue Bulan: Kisah Cinta Pemanah dan Dewi Bulan

festival kue bulan

Sumber gambar: China Daily

Selain sejarah Mooncake Festival sebelumnya, ada juga legenda terkenal yang menceritakan asal usul dari Perayaan Kue Bulan ini. Alkisah, dahulu di bumi terdapat sepuluh matahari. Hou Yi, seorang pria pemanah yang handal bersama istrinya yang bernama Chang’e bertugas untuk membinasakan petaka itu. Hou Yi membidik anak panahnya. Dia berhasil menjatuhkan sembilan matahari. Matahari pun tersisa satu untuk menerangi Bumi.

Karena Hou Yi berhasil menghalau petaka itu. Seorang suci menghadiahkannya sebotol obat keabadian agar bisa hidup selamanya. Namun, Hou Yi tidak ingin hidup abadi tanpa ditemani istrinya, Chang’e. Dia memberikan kepada istrinya sebotol obat kabadian tersebut untuk disimpan. Namun, seseorang memaksa Chang’e untuk menyerahkan botol tersebut. Karena menjaga amanat suaminya, Chang’e pun menenggak sebotol obat keabadian itu. Perempuan itu pun terbang menuju kayangan. Lalu dia lebih memilih bulan sebagai tempat tinggalnya, sambil menanti harapan agar dia bisa hidup bersama suaminya nanti.

Mengetahui kejadian ini Hou Yi bersedih, wanita yang sangat dicintainya telah meninggalkannya menuju kayangan. Tetangga mereka pun juga turut bersimpati dengan kejadian tersebut dan mengenangnya dengan makan mooncake bersama. Nah, itulah cerita singkat tentang sejarah Festival Kue Bulan.

Baca juga: Resep Mooncake, Kue Bulan Kukus yang Lembut dan Legit di Lidah

Itulah sejarah panjang festival kue bulan yang mungkin saja belum Toppers ketahui. Menarik sekali, bukan? Buat kamu yang jadi kepingin makan kue bulan setelah membaca artikel ini, yuk temukan berbagai varian kue bulan lezat hanya di Tokopedia! Pesanan cepat sampai, gak perlu repot-repot keluar rumah! Temukan juga aneka camilan dan makanan lainnya di Tokopedia Nyam, Flash Sale Mulai dari Rp10 ribu!

© 2009-2024, PT Tokopedia