Download Tokopedia App
Tentang TokopediaMitra TokopediaMulai Berjualan PromoTokopedia Care
tokopedia-logo
Kategori
Filter
Spesifikasi
Deskripsi
Keterangan Obat
Kandungan / Komposisi
Tiap tablet mengandung atenolol 50 mg
Kontraindikasi / Jangan digunakan oleh
Sinus, bradikardi, gagal jantung, asma parah, syok kardiogenik, asidosis metabolik, gangguan sirkulasi darah perifer yang parah, penyumbatan pembuluh darah jantung derajat 2 atau 3.
Cara Pemakaian
Diminum sebelum atau sesudah makan 1-2 kali sehari
Indikasi / Kegunaan
Angina, hipertensi, menurunkan tekanan darah sehingga dapat mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah pada ginjal.
Manufaktur
Kalbe Farma
Kemasan
Strip 10 tablet
Efek Samping
Kepala terasa berputar, kepala terasa ringan, kelelahan, mual, detak jantung sangat lambat, pusing parah, wajah pucat, kesulitan bernafas, jari tangan/kaki membiru, perubahan mood/mental. Segera temui dokter jika terjadi efek samping tersebut.
Simpton
Tekanan darah tinggi, hipertensi, angina pectoris, angin duduk, gagal jantung
Perhatian Khusus
Saat Atenolol digunakan untuk terapi nyeri dada, minum obat ini secara teratur agar efeknya lebih maksimal. Jangan gunakan obat ini untuk mengobati nyeri dada saat serangan nyeri dada sedang berlangsung dan sebagai gantinya gunakan obat lain seperti nitrogliserin untuk mengurangi nyeri.
Cara Penyimpanan
Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya
Perlu Resep
Ya
Golongan
Obat Keras
Dosis
Untuk terapi hipertensi: 25-100 mg sehari sekali. Untuk angina pectoris (nyeri dada akibat penyakit jantung): 50-100 mg/hari dalam dosis tunggal atau dosis terbagi. maksimal: 200 mg/hari. Untuk terapi aritmia jantung emergency: sediaan intavena; 2.5 mg dengan kecepatan 1 mg/menit. dapat diulangi setiap 5 menit jika diperlukan. maksimal 10 mg. Segera ganti dengan sediaan oral dengan dosis 50-100 mg/hari saat tekanan darah sudah terkontrol.
Interaksi Obat
Atenolol jika diberikan bersamaan dengan obat reserpine dapat meningkatkan efek hipotensi dan bradikardi ( detak jantung di bawah normal). Atenolol jika digunakan bersamaan dengan Ca channel blocker, hydralazine, methyldopa akan memiliki efek antihipertensi yang bertambah. Atenolol dengan verapamil dan diltiazem akan meningkatkan resiko bradikardi dan penyumbatan jantung. Atenolol dengan obat NSAID (contoh: indometacin) akan menurunkan efek hipotensi. Atenolol dengan disopyramide, amiodarone atau digitalis glikosida akan meningkatkan efek bradikardi (detak jantung di bawah normal).
Angina, hipertensi, menurunkan tekanan darah sehingga dapat mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah pada ginjal.
  • Tokopedia

  • Tentang Tokopedia
  • Karir
  • Blog
  • Bridestory
  • Keamanan

Ikuti Kami

icon-facebookicon-twittericon-pinteresticon-instagram
© 2009 - 2021, PT. Tokopedia.