Download Tokopedia App
Tentang TokopediaMitra TokopediaMulai Berjualan PromoTokopedia Care
tokopedia-logo
Kategori
Filter
Spesifikasi
Deskripsi
Keterangan Obat
Manufaktur
Bayer Indonesia
Kemasan
1 tablet
Cara Penyimpanan
Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya
Perlu Resep
Ya
Golongan
Obat Keras
Kontraindikasi / Jangan digunakan oleh
Jangan gunakan ampicillin untuk pasien yang hipersensitif terhadap ampicillin dan antibiotik turunan penisilin lainnya.
Cara Pemakaian
Sebaiknya diberikan pada saat perut kosong. Berikan pada saat perut kosong 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.
Simpton
Berbagai jenis infeksi bakteri, infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran kemih
Indikasi / Kegunaan
Digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, demam tifoid dan paratifoid, gonorrhoea, pencegahan infeksi bakteri streptokokus saat melahirkan, meningitis, sepsis (infeksi bakteri pada darah).
Efek Samping
Mual, muntah, diare, mulut kering, lidah berbulu hitam, kemerahan, stevens-Johnson syndrome, angioedema (pembengkakan pada jaringan bawah kulit), demam, nyeri sendi, anemia, trombositopenia (penurunan trombosit), leukopenia (jumlah sel leukosit menurun), neutropenia (jumlah neutrofil menurun), gangguan pembekuan darah, perpanjangan waktu pendarahan and prothrombin time, toksisitas saraf pusat (contoh; kejang), kesemutan, kerusakan sel ginjal, interstitial nephritis (pembengkakkan ruang di sekitar ginjal, hepatitis, penyumbatan saluran empedu).
Kandungan / Komposisi
Tiap tablet mengandung ampicillin 1000 mg
Dosis
Dosis untuk pasien yang rentan infeksi: 500 mg setiap 6 jam sekali. Dosis untuk terapi infeksi saluran nafas atas: 500 mg setiap 8 jam. Dosis untuk terapi demam tifoid dan paratifoid: 1-2 g setiap 6 jam selama 2 minggu (infeksi akut), 4-12 minggu (karier). Dosis terapi gonorrhoea: 2 g dikombinasikan dengan 1 g probenecid dalam dosis tunggal. Dosis pencegahan infeksi bakteri steptokokus saat melahirkan: dosis awal 2 g kemudian 1 g setiap 4 jam sampai bayi lahir. Dosis untuk meningitis: 2 g setiap 6 jam. Dosis untuk kondisi sepsis: 150-200 mg/kg/hari.
Perhatian Khusus
Hati-hati penggunaan pada pasien dengan riwayat alergi antibiotik golongan B--lactam, gangguan ginjal, wanita yang sedang hamil dan sedang menyusui.
Interaksi Obat
Warfarin, phenindione, methotrexate, probenecid, sulfynpirazone, allopurinol, chloroquine, erythromycin, chloramphenicol, tetracycline. Konsultasikan dengan dokter apabila sedang menggunakan obat-obat tersebut dan akan menggukan ampicillin juga.
Ampicillin digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, demam tifoid dan paratifoid, gonorrhoea, pencegahan infeksi bakteri streptokokus saat melahirkan, meningitis, sepsis (infeksi bakteri pada darah).
  • Tokopedia

  • Tentang Tokopedia
  • Karir
  • Blog
  • Bridestory
  • Keamanan

Ikuti Kami

icon-facebookicon-twittericon-pinteresticon-instagram
© 2009 - 2021, PT. Tokopedia.