tokopedia-logo
Travel
Gorontalo-Makassar

Tiket Pesawat Citilink Indonesia Gorontalo - Makassar

Asal
Swap locations
Tujuan
Berangkat
Pulang
26 Jan 2021
Jumlah Penumpang
1 dewasa
Kelas Penerbangan
Ekonomi
INDONESIA
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
INDONESIA
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
Number of adult passengers
Dewasa
Usia 12 tahun ke atas
Number of child passengers
Anak
Usia 2 - 12 tahun
Number of infant passengers
Bayi
Usia di bawah 2 tahun
Ekonomi
Bisnis
Utama

Bandara di Gorontalo

Bandara Jalaluddin (GTO)

Bandara Jalaluddin adalah bandar udara yang berlokasi Kecamatan Isimu, Kabupaten
Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Bandara Jalaluddin terletak di jarak sekitar 30 kilometer di
sebelah barat dari pusat kota Gorontalo. Nama bandara ini diperoleh dari nama Kolonel
Penerbang asal Gorontalo, yaitu Letkol Pnb Djajaludin Tantu, yang telah mengorbankan
nyawanya saat Operasi Dwikora di Malaysia pada tahun 1964. Beliau dinyatakan menghilang
bersamaan dengan pesawat Hercules yang ia kemudikan. Dahulu, bandara ini bernama
Pelabuhan Udara Tolotio. Bandara Jalaluddin telah dianggap sebagai pintu gerbang utama
transportasi udara untuk pelayanan penerbangan wilayah provinsi Gorontalo. Lapangan Udara
Tolotio pada awalnya berfungsi sebagai pelabuhan udara militer serta berperan sebagai
pelabuhan udara komersial yang berada di bawah lindungan Direktorat Jenderal Perhubungan
Udara. Lapangan Udara Tolotio akhirnya berubah nama secara resmi menjadi Pelabuhan
Udara Djalaluddin pada tahun 1974 dengan dasar usulan fraksi ABRI di DPRD Kabupaten
Gorontalo.

Bandara Jalaluddin memiliki terminal baru seluas 11.865 meter persegi dan terdiri dari dua
lantai. Kini, Bandara Jalaluddin mampu menampung penumpang sebanyak 2.500 orang karena
perluasan ini telah berkembang 10 kali lipat dari luas bandara sebelumnya yang hanya bisa
menampung 250 orang saja. Bandara ini merupakan bandara kelas satu yang telah
diselesaikan pembangunan terminal barunya oleh Kementerian Perhubungan Republik
Indonesia, dan bandara ini mulai dibangun sejak tahun 2013 hingga pada tahun 2015 baru bisa
dikatakan rampung. Di lantai dasar terdapat beberapa fasilitas seperti tempat check in, drop off,
baggage claim, serta area publik dan karyawan. Sedangkan di lantai dua berfungsi untuk ruang
tunggu penumpang dan area publik dan karyawan.

Bandara Jalaluddin
Selengkapnya

Bandara di Makassar

Bandar Udara Sultan Hasanuddin (UPG)

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin terletak tiga puluh kilometer dari Kota
Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Sepanjang pengoperasiannya, bandara ini telah
beberapa kali berganti nama. Awalnya lebih dikenal dengan Lapangan Terbang Kadieng,
bandara ini memilih rute Surabaya sebagai rute komersil pertama. Penjajah Jepang kemudian
melakukan perbaikan landasan pacu dari rumput menjadi beton dan mengganti nama bandara
menjadi Lapangan Terbang Mandai. Bandara yang kemudian dinamai dari Sultan Gowa ini
pernah menjadi salah satu bandara tersibuk karena menghubungkan Indonesia bagian Barat
dengan Timur. Sejak 28 Oktober 2006 hingga Juli 2008 Perluasan dan pengembangan telah
dilakukan sejak tahun 2004 sampai 2009 pada bandara ini hingga dapat menampung sekitar 7
juta penumpang setiap tahunnya, dengan rata jumlah 3,500 penumpang per jam untuk peak
season. Pada tahun 2008, rute internasional bandara ini sempat ditutup karena banyaknya
maskapai internasional (terutama Garuda Indonesia) yang mengalami kerugian. Saat ini,
Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki luas sekitar 381 hektar dengan
fasillitas antara lain, dua landasan pacu (yang pertama sepanjang 3,500 m x 45 m dan yang
kedua 2,500 m x 45 m, apron (lapangan parkir pesawat) dengan kapasitas tujuh pesawat
berbadan lebar, serta taxiway. Di awal tahun 2015, PT. Angkasa Pura II (Persero) melakukan
pembebasan tanah seluas 60 hektar untuk melakukan pembangunan Bandar Udara
Internasional Sultan Hasanuddin yang baru. Pembangunan ini dilakukan untuk memaksimalkan
kinerja serta fungsi bandara menjadi 15 juta penumpang per tahunnya. Ditargetkan
pembangunan ini akan rampung pada tahun 2019.

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki dua terminal bandara yang beroperasi,
di antaranya:

1. Terminal Lama
    Sejak dibangun terminal baru, terminal lama telah sepenuhnya dikosongkan dan
    digunakan hanya untuk keperluan TNI-AU dan menjadi tempat bagi Skuadron Udara 11.

2. Terminal Baru
    Terminal baru terletak di sebelah Selatan terminal lama. Terminal ini memiliki kapasitas
    hingga 7 juta penumpang dan berukuran 5 kali lebih besar daripada terminal lama.
    Terminal baru terdiri dari:
     a. Terminal Internasional
         Terminal Internasional Bandara Sultan Hasanuddin ini melayani penerbangan
         dengan rute internasional untuk maskapai Lion Air, AirAsia, Garuda Indonesia,
         Saudia, SilkAir, dan lain-lain.
     b. Terminal Domestik
         Terminal Domestik Bandara Sultan Hasanuddin ini melayani penerbangan dengan
          rute internasional untuk maskapai Batik Air, Lion Air, Garuda Indonesia, Citilink,
          Sriwijaya Air, Wings Air, Susi Air, Sriwijaya Air, Aviastar, Airfast Indonesia dan lain-
          lain.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin
Selengkapnya

Kuliner dan Hiburan di Makassar

18 Destinasi Tempat Wisata di Makassar Terbaik

Objek Wisata di Makassar Oleh-oleh Khas Makassar Makanan Tradisional Khas Makassar Wisata Kuliner di Makassar Tempat Wisata di Makassar –  Memang sejak lama, Makassar sudah terkenal akan keindahan alamnya. Tidak hanya itu, sebagai kota Metropolitan – salah satu yang terbesar di Indonesia bagian timur – Makassar menyimpan banyak sejarah. Kotanya sendiri hingga sekarang telah berkembang […]

John Cendra, Inspirasi di Balik Kopi Lokal Premium

Berbicara tentang kopi tidak pernah ada habisnya. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki beragam jenis kopi dari Sabang hingga ujung Merauke. Salah satu tempat untuk menikmati kopi terbaik di Kota Makassar adalah Kopi Ujung. Toko yang awalnya menjual oleh-oleh khas Makassar itu kini dikenal dengan kopinya yang enak. Di balik popularitas tersebut terdapat sosok John Cendra, […]

13 Destinasi Wisata Kuliner di Makassar Paling Recommended!

Objek Wisata di Makassar Oleh-oleh Khas Makassar Makanan Tradisional Khas Makassar Wisata Kuliner di Makassar Wisata Kuliner Makassar – Kota yang sempat dikenal dengan nama Ujung Pandang ini memang menjadi salah satu destinasi wisata favorit para pelancong, khususnya dari luar Pulau Sulawesi. Menawarkan banyak hal untuk dieksplorasi, mulai dari wisata sejarah, budaya, sampai wisata kuliner […]

Maskapai Penerbangan

Batik Air
Sriwijaya Air
Lion Air
Garuda Indonesia
Wings Air
Destinasi Populer
Bantuan
Keamanan
PCI Compliant
Ikuti Kami
FacebookTwitterInstagram
Get it on Google PlayDownload on the App Store