tokopedia-logo
Travel
Jakarta-Balikpapan

Tiket Pesawat Citilink Indonesia Jakarta - Balikpapan

Asal
Swap locations
Tujuan
Berangkat
Pulang
04 Dec 2021
Jumlah Penumpang
1 dewasa
Kelas Penerbangan
Ekonomi
INDONESIA
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
INDONESIA
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
Number of adult passengers
Dewasa
Usia 12 tahun ke atas
Number of child passengers
Anak
Usia 2 - 12 tahun
Number of infant passengers
Bayi
Usia di bawah 2 tahun
Ekonomi
Bisnis
Utama

Daftar Harga Tiket Pesawat dari Jakarta ke Balikpapan

Bandara di Jakarta

Bandara Soekarno Hatta (CGK)
Bandar Udara Halim Perdana Kusuma (HLP)
Bandara Pondok Cabe (PCB)

Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta terletak di Tangerang, Banten dan Cengkareng, Jakarta. Bandara ini pertama kali beroperasi pada tanggal 1 Mei 1985, menggantikan Bandar
Udara Kemayoran di Jakarta Pusat yang sudah ditutup di tahun yang sama. Bandara ini diberi
nama sesuai dengan nama presiden dan wakil presiden pertama di Indonesia, yaitu Soekarno
dan Mohammad Hatta. Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta memiliki luas 18 km persegi
dengan 2 landasan paralel yang dipisahkan oleh 2 taxiway sepanjang 2,4 km. Pada tahun 2011,
bandara ini menduduki posisi ke-12 bandara dengan penumpang terbanyak di dunia, dengan
perkiraan mampu menampung 19 juta hingga 25 juta penumpang per tahun.

Hingga saat ini, di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta terdapat tiga terminal bandara
beroperasi dan satu terminal yang sedang dibangun:

  1. Terminal 1
    Terletak di sisi selatan bandara, terminal ini mengoperasikan penerbangan rute
    domestik selain maskapai Garuda Indonesia. Gerbang di Terminal 1 memiliki awalan
    huruf abjad A, B, dan C.
  2. Terminal 2
    Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta dibuka pada tahun 1992 dan terletak
    di sisi utara bandara. Terminal ini melayani penerbangan rute internasional dan
    domestik.
  3. Terminal 3
    Terminal 3 atau T3 resmi beroperasi pada tahun 2011. Terminal ini mengoperasikan
    penerbangan domestik khusus maskapai Garuda Indonesia, dan penerbangan
    internasional oleh berbagai maskapai seperti Saudi Arabian Airlines dan Korean Air.
  4. Terminal 4
    Dikarenakan semakin meningkatnya jumlah penumpang, Terminal 4 rencananya akan
    dibangun pada tahun 2020 dan berlokasi di sisi utara Bandara Internasional Soekarno
    Hatta.
Bandara Soekarno Hatta (CGK)
Selengkapnya

Bandar Udara Halim Perdanakusuma merupakan sebuah bandara yang dikelola oleh PT
Angkasa Pura II dan terletak di Kecamatan Makasar, Jakarta, Indonesia. Bandara ini juga
beroperasi sebagai markas besar Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.
Awalnya, bandara ini diberi nama Vliegveld Tjililitan atau Lapangan Terbang Cililitan ketika
pertama kali dibuka pada tahun 1925. Lapangan Terbang Cililitan menjadi lapangan terbang
pertama di Hindia Belanda yang melayani penerbangan internasional. Setelah Belanda
menyerahkan kepemilikan landasan udara ini ke pemerintah Indonesia sepenuhnya pada
tanggal 20 Juni 1950, AURI pun segera mengambil alih dan menjadikannya pangkalan udara
militer. Namanya pun diganti sesuai dengan nama pahlawan nasional, Abdul Halim
Perdanakusuma, pada hari kemerdekaan Indonesia yang ketujuh.

Sebelum tahun 2014, bandara ini hanya melayani penerbangan VVIP dan charter flight, setelah
kemudian bandara ini dialihfungsikan menjadi bandara komersial akibat penuhnya penerbangan
di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Bandara ini memiliki landasan pacu sepanjang 3
kilometer, dengan luas tanah mencapai 170 hektar dan luas terminal sekitar 19 kilometer
persegi. Diperkirakan Bandara Halim Perdanakusuma dapat menampung sebanyak 15 ribu
penumpang setiap harinya. Fasilitas yang dimiliki oleh bandara ini pun cukup lengkap, seperti e-
kiosk, konter check in, musholla, ruang tunggu, ATM center, dan toilet. Adapun maskapai
penerbangan yang beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma adalah Citilink, Batik Air,
Wings Air, Susi Air, TransNusa, dan Pelita Air.

Bandara Halim Perdanakusuma
Selengkapnya

Bandara Pondok Cabe (PCB) yang terletak di kawasan Pondok Cabe Udik, Pamulang,
Tangerang Selatan, Banten ini dulunya merupakan pangkalan militer di era Perang Pasifik.
Pada tahun 1942, saat pasukan Sekutu ABDA (America, British, Dutch, Australia menduduki
Indonesia, bandara ini dibangun untuk menghalau invasi pasukan Jepang ke Jawa sebagai
bentuk pertahanan militer. 32 pesawat tempur disiapkan di bandara ini. Pondok Cabe dianggap
sebagai lokasi yang tepat sebagai tempat perlindungan karena masih rimbunnya lingkungan
sekitar saat itu. Bandara Pondok Cabe menerima 25 unit Hawker Hurricane RAF, diikuti dengan
Skuadron 36, Skuadron 100 RAF, pesawat Vickers Vildebeest dan bomber torpedo Fairey
Albacore.


Pembangunan dilanjutkan pada tahun 1972 oleh Pertamina sebagai tempat bersarangnya
pesawat-pesawat milik Divisi Penerbangan Pertamina, yang merupakan cikal bakal PT PAS.
Pesawat-pesawat milik PT PAS ini digunakan untuk mendukung program transmigrasi yang
dicanangkan pemerintah Indonesia pada waktu itu. Bandara Pondok Cabe pada masa itu juga
turut mendukung operasional kontraktor production sharing dan perusahaan migas di
Indonesia. Lapangan terbang tersebut mengalami pengembangan lebih lanjut yang ditandai
dengan pembangunan infrastruktur seperti perpanjangan landasan pacu, penambahan apron
dan hanggar. Setelah tahun 1985, lapangan terbang itu juga menjadi basis operasi Polisi
Udara, Penerbang TNI AL, Skuadron 21/Serba Guna Penerbang TNI AD, dan Persatuan Olah
Raga Terbang Layang Jakarta Raya.

Meskipun saat ini Bandara Pondok Cabe masih hanya dapat melayani penerbangan charter
untuk berbagai perusahaan minyak dan gas di Indonesia, nantinya pada akhir tahun 2018,
landasan udara ini akan melayani penerbangan reguler alias dikomersilkan. Ekspansi ini terjadi
setelah dilakukan revitalisasi yang mencakup lahan seluas 119 hektar dan landasan pacu
sepanjang 2.200 meter. Pesawat Boeing Classic dan pesawat-pesawat propeller reguler
maupun non-reguler nantinya akan dapat mendarat di landasan pacu ini. Saat ini, Pelita Air
Service merupakan pihak yang mengelola bandara. Perusahaan tersebut juga mengoperasikan
maskapai Pelita Air. Bandara Pondok Cabe dikomersilkan untuk menghadapi lonjakan
penumpang di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Bandara Pondok Cabe
Selengkapnya

Bandara di Balikpapan

Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (BPN)

Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman adalah bandar udara bertaraf internasional yang
berlokasi di Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia. Bandara ini mulai dibangun
pada zaman penjajahan Belanda, dan pada awalnya bandara ini difungsikan untuk aktivitas dari
perusahaan minyak Belanda yang terletak di Balikpapan. Setelah pengelolaan Bandara Sultan
Aji Muhammad Sulaiman berpindah tangan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara
Republik Indonesia pada tahun 1960, status bandara ini berubah menjadi bandara sipil. Hingga
pada 9 Januari 1987, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman mulai resmi dikelola oleh PT
Angkasa Pura I. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman juga ditetapkan sebagai bandara
Indonesia kelima yang berfungsi untuk embarkasi haji bagi wilayah Kalimantan.

Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman merupakan bandar udara terbesar urutan keempat
dari 13 bandara yang berada di bawah naungan PT Angkasa Pura I. Sejak awal beroperasi,
bandara ini telah mengalami dua kali fase renovasi, yaitu pada tahun 1991 dan 1997. Fase
pertama dilakukan pada tahun 1991 hingga 1994, dan renovasi fase pertama berfokus kepada
pengembangan terminal penumpang, landasan pacu, dan taxiway. Sedangkan fase kedua
renovasi yang dimulai pada tahun 1996 hingga 1997 berfokus kepada pengembangan depot
bahan bakar, gedung administrasi, hanggar, bangunan, serta berbagai fasilitas baru. Bandara
Sultan Aji Muhammad Sulaiman melayani penerbangan domestik dan internasional dengan
didukung oleh berbagai maskapai penerbangan profesional, seperti Garuda Indonesia, Citilink,
Batik Air, Lion Air, Sriwijaya Air, Wings Air, Silk Air, dan Kal Star Aviation.

Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman
Selengkapnya

Kuliner dan Hiburan di Balikpapan

Rekomendasi 16 Objek Wisata Balikpapan Terbaik!

Tempat Wisata di Balikpapan – Berada di provinsi Kalimantan Timur, Balikpapan merupakan kota yang kerap dijuluki Kota Minyak karena banyaknya pertambangan dan perusahaan minyak yang berada di kota ini. Tak heran jika pada 2016 Balikpapan menjadi kota dengan perekonomian terbesar di seluruh Kalimantan. Namun, bukan hanya hal itu saja yang membuat kota Balikpapan banyak dikenal […]

Liburan ke Balikpapan? 11 Oleh-Oleh Khas ini Wajib Dibawa Pulang!

Oleh-Oleh khas Balikpapan – Liburan ke Balikpapan nggak akan lengkap tanpa membawa buah tangan asli Balikpapan. Ada banyak sekali cinderamata khas yang menarik dan bisa Toppers jadikan pilihan oleh-oleh dari Balikpapan untuk orang terdekat di rumah.  Bingung mencari oleh-oleh khas Balikpapan mana yang ingin dibawa pulang? Cek pilihan buah tangan khas Balikpapan paling favorit berikut: […]

12 Kuliner Khas Balikpapan yang Wajib Kamu Cicipi Kelezatannya

Makanan Khas Balikpapan – Balikpapan merupakan salah satu kota terbesar di Kalimantan Timur yang nggak cuma terkenal akan kotanya yang maju, tapi juga ragam kuliner khas yang menggoda selera. Mampir ke Balikpapan, tentu nggak akan lengkap tanpa mencicipi ragam makanan tradisional khas Balikpapan yang memiliki cita rasa unik dan menarik. Yuk, cari tahu lebih banyak […]

Maskapai Penerbangan

Lion Air
Batik Air
Wings Air
Garuda Indonesia
Destinasi Populer
Bantuan
Keamanan
PCI Compliant
Ikuti Kami
FacebookTwitterInstagram
Get it on Google PlayDownload on the App Store