tokopedia-logo
Travel
Makassar-Gorontalo

Tiket Pesawat Garuda Indonesia Makassar - Gorontalo

Asal
Swap locations
Tujuan
Berangkat
Pulang
09 Dec 2021
Jumlah Penumpang
1 dewasa
Kelas Penerbangan
Ekonomi
INDONESIA
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
INDONESIA
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
Number of adult passengers
Dewasa
Usia 12 tahun ke atas
Number of child passengers
Anak
Usia 2 - 12 tahun
Number of infant passengers
Bayi
Usia di bawah 2 tahun
Ekonomi
Bisnis
Utama

Daftar Harga Tiket Pesawat dari Makassar ke Gorontalo

Bandara di Makassar

Bandar Udara Sultan Hasanuddin (UPG)

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin terletak tiga puluh kilometer dari Kota
Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Sepanjang pengoperasiannya, bandara ini telah
beberapa kali berganti nama. Awalnya lebih dikenal dengan Lapangan Terbang Kadieng,
bandara ini memilih rute Surabaya sebagai rute komersil pertama. Penjajah Jepang kemudian
melakukan perbaikan landasan pacu dari rumput menjadi beton dan mengganti nama bandara
menjadi Lapangan Terbang Mandai. Bandara yang kemudian dinamai dari Sultan Gowa ini
pernah menjadi salah satu bandara tersibuk karena menghubungkan Indonesia bagian Barat
dengan Timur. Sejak 28 Oktober 2006 hingga Juli 2008 Perluasan dan pengembangan telah
dilakukan sejak tahun 2004 sampai 2009 pada bandara ini hingga dapat menampung sekitar 7
juta penumpang setiap tahunnya, dengan rata jumlah 3,500 penumpang per jam untuk peak
season. Pada tahun 2008, rute internasional bandara ini sempat ditutup karena banyaknya
maskapai internasional (terutama Garuda Indonesia) yang mengalami kerugian. Saat ini,
Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki luas sekitar 381 hektar dengan
fasillitas antara lain, dua landasan pacu (yang pertama sepanjang 3,500 m x 45 m dan yang
kedua 2,500 m x 45 m, apron (lapangan parkir pesawat) dengan kapasitas tujuh pesawat
berbadan lebar, serta taxiway. Di awal tahun 2015, PT. Angkasa Pura II (Persero) melakukan
pembebasan tanah seluas 60 hektar untuk melakukan pembangunan Bandar Udara
Internasional Sultan Hasanuddin yang baru. Pembangunan ini dilakukan untuk memaksimalkan
kinerja serta fungsi bandara menjadi 15 juta penumpang per tahunnya. Ditargetkan
pembangunan ini akan rampung pada tahun 2019.

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki dua terminal bandara yang beroperasi,
di antaranya:

1. Terminal Lama
    Sejak dibangun terminal baru, terminal lama telah sepenuhnya dikosongkan dan
    digunakan hanya untuk keperluan TNI-AU dan menjadi tempat bagi Skuadron Udara 11.

2. Terminal Baru
    Terminal baru terletak di sebelah Selatan terminal lama. Terminal ini memiliki kapasitas
    hingga 7 juta penumpang dan berukuran 5 kali lebih besar daripada terminal lama.
    Terminal baru terdiri dari:
     a. Terminal Internasional
         Terminal Internasional Bandara Sultan Hasanuddin ini melayani penerbangan
         dengan rute internasional untuk maskapai Lion Air, AirAsia, Garuda Indonesia,
         Saudia, SilkAir, dan lain-lain.
     b. Terminal Domestik
         Terminal Domestik Bandara Sultan Hasanuddin ini melayani penerbangan dengan
          rute internasional untuk maskapai Batik Air, Lion Air, Garuda Indonesia, Citilink,
          Sriwijaya Air, Wings Air, Susi Air, Sriwijaya Air, Aviastar, Airfast Indonesia dan lain-
          lain.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin
Selengkapnya

Bandara di Gorontalo

Bandara Jalaluddin (GTO)

Bandara Jalaluddin adalah bandar udara yang berlokasi Kecamatan Isimu, Kabupaten
Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Bandara Jalaluddin terletak di jarak sekitar 30 kilometer di
sebelah barat dari pusat kota Gorontalo. Nama bandara ini diperoleh dari nama Kolonel
Penerbang asal Gorontalo, yaitu Letkol Pnb Djajaludin Tantu, yang telah mengorbankan
nyawanya saat Operasi Dwikora di Malaysia pada tahun 1964. Beliau dinyatakan menghilang
bersamaan dengan pesawat Hercules yang ia kemudikan. Dahulu, bandara ini bernama
Pelabuhan Udara Tolotio. Bandara Jalaluddin telah dianggap sebagai pintu gerbang utama
transportasi udara untuk pelayanan penerbangan wilayah provinsi Gorontalo. Lapangan Udara
Tolotio pada awalnya berfungsi sebagai pelabuhan udara militer serta berperan sebagai
pelabuhan udara komersial yang berada di bawah lindungan Direktorat Jenderal Perhubungan
Udara. Lapangan Udara Tolotio akhirnya berubah nama secara resmi menjadi Pelabuhan
Udara Djalaluddin pada tahun 1974 dengan dasar usulan fraksi ABRI di DPRD Kabupaten
Gorontalo.

Bandara Jalaluddin memiliki terminal baru seluas 11.865 meter persegi dan terdiri dari dua
lantai. Kini, Bandara Jalaluddin mampu menampung penumpang sebanyak 2.500 orang karena
perluasan ini telah berkembang 10 kali lipat dari luas bandara sebelumnya yang hanya bisa
menampung 250 orang saja. Bandara ini merupakan bandara kelas satu yang telah
diselesaikan pembangunan terminal barunya oleh Kementerian Perhubungan Republik
Indonesia, dan bandara ini mulai dibangun sejak tahun 2013 hingga pada tahun 2015 baru bisa
dikatakan rampung. Di lantai dasar terdapat beberapa fasilitas seperti tempat check in, drop off,
baggage claim, serta area publik dan karyawan. Sedangkan di lantai dua berfungsi untuk ruang
tunggu penumpang dan area publik dan karyawan.

Bandara Jalaluddin
Selengkapnya

Kuliner dan Hiburan di Gorontalo

8 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Gorontalo

Oleh-oleh Khas Gorontalo – Gorontalo adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki aneka ragam kebudayaan yang tercermin dari banyaknya suku dan etnis yang ada. Karena banyaknya suku dan etnis yang ada tersebut, terciptalah keanekaragaman yang tak terhingga, dari makanan khas hingga kerajinan tangan asli Gorontalo. Tentunya untuk Toppers yang sedang jalan-jalan ke Gorontalo, pastinya […]

18 Makanan Khas Gorontalo dengan Cita Rasa yang Populer

Makanan Khas Gorontalo – Gorontalo adalah salah satu Provinsi di Sulawesi yang diresmikan pad tahun 2000. Memiliki Ibukota bernama Gorontalo atau dikenal juga dengan sebutan Hulontalo serta julukan Kota Serambi Madinah, Gorontalo memiliki kekayaan budaya yang menarik. Salah satunya adalah kekayaan kuliner tradisional Gorontalo. Dengan bumbu-bumbu khas dan bahan-bahan yang ada di daratan Gorontalo, makanan khas Gorontalo […]

Pulo Cinta Gorontalo Gak Kalah Indah dari Maldives

Maldives, mendengar nama ini pastinya pikiran kita langsung dibawa ke indahnya sang surga dunia ini. Tapi kini untuk menikmati keindahan Maldives, kamu nggak perlu pergi jauh-jauh ke sana dan menguras isi dompet, karena Indonesia juga punya surga dunia yang pesonanya nggak kalah dari Maldives. Ialah Pulo Cinta, sebuah pulau berbentuk hati yang terletak di Teluk […]

Maskapai Penerbangan

Lion Air
Batik Air
Destinasi Populer
Bantuan
Keamanan
PCI Compliant
Ikuti Kami
FacebookTwitterInstagram
Get it on Google PlayDownload on the App Store