Tiket Pesawat Sriwijaya Air ke Labuan Bajo

DariTujuan
Berangkat
Pulang
19 Jul 2020
22 Jul 2020
Juli 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
Agustus 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
PenumpangKelas
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
1 Dewasa
Dewasa
Lebih dari 12 tahun
Anak
2 - 12 tahun
Bayi
kurang dari 2 tahun
Ekonomi
Ekonomi
Bisnis
Utama
Cari Tiket
Widget12

Bandara di Labuan Bajo

Bandara Komodo adalah Bandara yang terletak di Kota Labuan Bajo, kota yang menjadi salah
satu tempat wisata favorit di Provinsi Kepulauan Flores, Indonesia. Bandara ini dulunya lebih
dikenal dengan nama Bandar Udara Mutiara II.


Wisata Labuan Bajo Flores tidak hanya populer dengan Taman Nasional Komodo saja, masih
ada banyak objek wisata yang memiliki daya tarik tersendiri seperti Pulau Kelor, Manta Point,
Pulau Padar, dan Gili Laba. Untuk mengunjungi semua pulau wisata di Labuan Bajo, biasanya
pengunjung memerlukan waktu berlayar dari tiga sampai empat hari. Waktu berlayar yang tidak
sebentar jelas hanya bisa dinikmati oleh pelancong dengan waktu liburan yang panjang.
Destinasi wisata Labuan Bajo adalah salah satu lokasi pariwisata prioritas yang termasuk
kedalam Program Sepuluh Bali Baru. Hal ini ditengarai oleh statistik kedatangan jumlah turis ke
Labuan Bajo melalui Bandara Komodo yang setiap tahunnya bertambah sekitar 30 persen.
Maka dari itu, pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan peningkatan kapasitas dan
layanan dari Bandara Komodo ini.


Pemerintah telah menyiapkan skema investasi pengembangan Bandara Komodo ini. Dengan
skema investasi dengan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), diharapkan
banyak investor-investor yang ingin bekerjasama dalam pengembangan infrastruktur bandara
ini. Saat ini sudah ada beberapa investor yang berminat untuk terlibat dalam pengelolaan
Bandara Komodo. Bahkan, investor asing dari beberapa negara seperti India dan Perancis,
telah menujukkan ketertarikannya dalam investasi ini.


Dalam pengembangan Bandara Komodo, pemerintah menargetkan perpanjangan lintasan
udara (runway) Bandara Komodo sejauh 950 meter agar pesawat-pesawat yang berbadan
lebar mampu mendarat di Labuan Bajo. Saat ini memang Bandara Komodo hanya mampu
melayani pesawat yang berbodi kecil (narrow body), pesawat dengan lebar kurang dari 4 meter
yang hanya memiliki satu lorong contohnya seperti Boeing seri 737.


Bandara Komodo memiliki terminal dengan daya tampung besar dan desain artistik yang baru
bisa melayani kedatangan dan kepergian domestik. Beberapa maskapai yang melayani
penerbangan ke dan dari Labuan Bajo ini adalah Garuda Indonesia, Batik Air, NAM Air, dan
Wings Air.

Selengkapnya
Bandara Komodo Labuan Bajo
Bandara Komodo (LBJ)