Tiket Pesawat Wings Air ke Gorontalo

DariTujuan
Berangkat
Pulang
13 Jul 2020
16 Jul 2020
Juli 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
Agustus 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
PenumpangKelas
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
1 Dewasa
Dewasa
Lebih dari 12 tahun
Anak
2 - 12 tahun
Bayi
kurang dari 2 tahun
Ekonomi
Ekonomi
Bisnis
Utama
Cari Tiket
Widget12

Bandara di Gorontalo

Bandara Jalaluddin adalah bandar udara yang berlokasi Kecamatan Isimu, Kabupaten
Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Bandara Jalaluddin terletak di jarak sekitar 30 kilometer di
sebelah barat dari pusat kota Gorontalo. Nama bandara ini diperoleh dari nama Kolonel
Penerbang asal Gorontalo, yaitu Letkol Pnb Djajaludin Tantu, yang telah mengorbankan
nyawanya saat Operasi Dwikora di Malaysia pada tahun 1964. Beliau dinyatakan menghilang
bersamaan dengan pesawat Hercules yang ia kemudikan. Dahulu, bandara ini bernama
Pelabuhan Udara Tolotio. Bandara Jalaluddin telah dianggap sebagai pintu gerbang utama
transportasi udara untuk pelayanan penerbangan wilayah provinsi Gorontalo. Lapangan Udara
Tolotio pada awalnya berfungsi sebagai pelabuhan udara militer serta berperan sebagai
pelabuhan udara komersial yang berada di bawah lindungan Direktorat Jenderal Perhubungan
Udara. Lapangan Udara Tolotio akhirnya berubah nama secara resmi menjadi Pelabuhan
Udara Djalaluddin pada tahun 1974 dengan dasar usulan fraksi ABRI di DPRD Kabupaten
Gorontalo.

Bandara Jalaluddin memiliki terminal baru seluas 11.865 meter persegi dan terdiri dari dua
lantai. Kini, Bandara Jalaluddin mampu menampung penumpang sebanyak 2.500 orang karena
perluasan ini telah berkembang 10 kali lipat dari luas bandara sebelumnya yang hanya bisa
menampung 250 orang saja. Bandara ini merupakan bandara kelas satu yang telah
diselesaikan pembangunan terminal barunya oleh Kementerian Perhubungan Republik
Indonesia, dan bandara ini mulai dibangun sejak tahun 2013 hingga pada tahun 2015 baru bisa
dikatakan rampung. Di lantai dasar terdapat beberapa fasilitas seperti tempat check in, drop off,
baggage claim, serta area publik dan karyawan. Sedangkan di lantai dua berfungsi untuk ruang
tunggu penumpang dan area publik dan karyawan.

Selengkapnya
Bandara Jalaluddin
Bandara Jalaluddin (GTO)

Maskapai Penerbangan

Garuda IndonesiaLion AirBatik Air