tokopedia-logo
Travel
Makassar-Raha

Tiket Pesawat dari Makassar - Raha

Asal
Swap locations
Tujuan
Berangkat
Pulang
07 Aug 2021
Jumlah Penumpang
1 dewasa
Kelas Penerbangan
Ekonomi
INDONESIA
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
INDONESIA
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
Number of adult passengers
Dewasa
Usia 12 tahun ke atas
Number of child passengers
Anak
Usia 2 - 12 tahun
Number of infant passengers
Bayi
Usia di bawah 2 tahun
Ekonomi
Bisnis
Utama

Bandara di Makassar

Bandar Udara Sultan Hasanuddin (UPG)

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin terletak tiga puluh kilometer dari Kota
Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Sepanjang pengoperasiannya, bandara ini telah
beberapa kali berganti nama. Awalnya lebih dikenal dengan Lapangan Terbang Kadieng,
bandara ini memilih rute Surabaya sebagai rute komersil pertama. Penjajah Jepang kemudian
melakukan perbaikan landasan pacu dari rumput menjadi beton dan mengganti nama bandara
menjadi Lapangan Terbang Mandai. Bandara yang kemudian dinamai dari Sultan Gowa ini
pernah menjadi salah satu bandara tersibuk karena menghubungkan Indonesia bagian Barat
dengan Timur. Sejak 28 Oktober 2006 hingga Juli 2008 Perluasan dan pengembangan telah
dilakukan sejak tahun 2004 sampai 2009 pada bandara ini hingga dapat menampung sekitar 7
juta penumpang setiap tahunnya, dengan rata jumlah 3,500 penumpang per jam untuk peak
season. Pada tahun 2008, rute internasional bandara ini sempat ditutup karena banyaknya
maskapai internasional (terutama Garuda Indonesia) yang mengalami kerugian. Saat ini,
Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki luas sekitar 381 hektar dengan
fasillitas antara lain, dua landasan pacu (yang pertama sepanjang 3,500 m x 45 m dan yang
kedua 2,500 m x 45 m, apron (lapangan parkir pesawat) dengan kapasitas tujuh pesawat
berbadan lebar, serta taxiway. Di awal tahun 2015, PT. Angkasa Pura II (Persero) melakukan
pembebasan tanah seluas 60 hektar untuk melakukan pembangunan Bandar Udara
Internasional Sultan Hasanuddin yang baru. Pembangunan ini dilakukan untuk memaksimalkan
kinerja serta fungsi bandara menjadi 15 juta penumpang per tahunnya. Ditargetkan
pembangunan ini akan rampung pada tahun 2019.

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki dua terminal bandara yang beroperasi,
di antaranya:

1. Terminal Lama
    Sejak dibangun terminal baru, terminal lama telah sepenuhnya dikosongkan dan
    digunakan hanya untuk keperluan TNI-AU dan menjadi tempat bagi Skuadron Udara 11.

2. Terminal Baru
    Terminal baru terletak di sebelah Selatan terminal lama. Terminal ini memiliki kapasitas
    hingga 7 juta penumpang dan berukuran 5 kali lebih besar daripada terminal lama.
    Terminal baru terdiri dari:
     a. Terminal Internasional
         Terminal Internasional Bandara Sultan Hasanuddin ini melayani penerbangan
         dengan rute internasional untuk maskapai Lion Air, AirAsia, Garuda Indonesia,
         Saudia, SilkAir, dan lain-lain.
     b. Terminal Domestik
         Terminal Domestik Bandara Sultan Hasanuddin ini melayani penerbangan dengan
          rute internasional untuk maskapai Batik Air, Lion Air, Garuda Indonesia, Citilink,
          Sriwijaya Air, Wings Air, Susi Air, Sriwijaya Air, Aviastar, Airfast Indonesia dan lain-
          lain.

Bandar Udara Sultan Hasanuddin
Selengkapnya

Bandara di Raha

Bandara Sugimanuru (RAQ)
Bandara Sugimanuru adalah sebuah bandar udara yang terletak di Pulau Muna dan berjarak
sekitar 26 km dari Kota Raha, tepatnya di Kecamatan Kusambi, Muna Barat, Sulawesi
Tenggara. Bandar udara ini mulai resmi beroperasi sejak tahun 2010 silam untuk melayani jalur
pulang pergi antara Raha - Makassar. Bandar udara yang dibangun sejak tahun 2010 ini
dilengkapi dengan fasilitas infrastruktur berupa landasan pacu sepanjang 1.400 meter dan lebar
landasan 30 meter. Pembangunan bandar udara ini merupakan kerja sama antara pemerintah
Kabupaten Muna dan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Dengan beroperasinya bandar
udara Sugimanuru ini, maka sudah ada lima bandar udara aktif yang beroperasi di Provinsi
Sulawesi Tenggara, bandar udara tersebut adalah banda udara Haluoleo Kendari, bandar
udara Sangia Nibandera Kolaka, bandar udara Betoambari, dan bandar udara Matahora.
 
Berikut detail terminal Bandara Sugimanuru yang sudah operasional:
Terminal Bandara Sugimanuru memiliki total luas sebesar 456 meter dan memiliki kapasitas
ruang tunggu yang dapat menampung hingga 70 orang. Bandara ini juga dilengkapi dengan
berbagai fasilitas penunjang seperti lahan parkir, toilet, area komersil dan lain-lain.
Bandara Sugimanuru Pulau Muna
Selengkapnya
Destinasi Populer
Bantuan
Keamanan
PCI Compliant
Ikuti Kami
FacebookTwitterInstagram
Get it on Google PlayDownload on the App Store