Tiket Pesawat ke Bau-Bau

DariTujuan
Berangkat
Pulang
11 Agu 2020
14 Agu 2020
Agustus 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
September 2020
MinSenSelRabKamJumSab
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
PenumpangKelas
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
1 Dewasa
Dewasa
Lebih dari 12 tahun
Anak
2 - 12 tahun
Bayi
kurang dari 2 tahun
Ekonomi
Ekonomi
Bisnis
Utama
Cari Tiket
Widget12

Bandara di Bau-Bau

Bandara Baubau merupakan nama lain dari Bandar Udara Betoambari yang berlokasi di sekitar
kota di Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia, yaitu Bau-bau. Pada awal dibangun, Bandara
Baubau atau Bandar Udara Betoambari masih berupa bandara perintis di tahun 1976. Setelah
itu, bandara ini sempat tak lagi dipakai dan terlantar, namun sejak tahun 2001 dilakukan
peningkatan terhadap landasan pacu Bandara Baubau atau Bandar Udara Betoambari. Dua
tahun setelahnya, tepat pada tahun 2003, Bandara Baubau atau Bandar Udara Betoambari
didarati oleh pesawat dengan kapasitas 54 orang, dan sejak itu terdapat kurang lebih 3 (tiga)
pesawat yang mendarat di bandara ini.

Bandara Baubau atau Bandar Udara Betoambari memiliki satu landasan pacu atau runway
yang mempunyai panjang 1950 x 45 meter. Saat ini, Bandara Baubau atau Bandar Udara
Betoambari hanya melayani penerbangan domestik dengan tujuan Kendari, Makassar, serta
Ambon dan dioperasikan oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air Group.
Seluruh rute perjalanan ini resmi beroperasi pada Bandara Betoambari Baubau dengan jadwal
yang telah ditetapkan, dan frekuensi penerbangan di bandara ini selalu meningkat setiap
tahunnya. Peningkatan penumpang di Bandara Betoambari Baubau pun sangat berkembang
pesat hingga sudah menyentuh di angka 1000 penumpang. Meski belum bisa menaik turunkan
pesawat berbadan besar, Bandara Betoambari Baubau masih bisa melayani penerbangan
reguler dengan beberapa tipe pesawat termasuk pesawat dengan tipe ATR. Kementerian
Perhubungan selaku pengelola Bandara Betoambari Baubau akan selalu mengembangkan
bandara ini dari segi infrastruktur, sumber daya manusia, serta peralatan yang menunjang
operasional penerbangan.

Selengkapnya
Bandara Baubau
Bandara Baubau (BUW)

Perjalanan ke Baubau

Baubau merupakan sebuah kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Selain itu, sebelum adanya Perda No. 02 Tahun 2010, penulisan nama kota ini dipisah, yakni "Bau-bau". Merujuk pada UU No. 13 Tahun 2001, Baubau memperoleh status Kota sejak 21 Juni 2001.

 

Secara geografis, Baubau terletak di sisi Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Dari sisi pariwisata, kota ini memiliki banyak destinasi menarik yang kini tengah naik daun. Kota Baubau memegang peran sebagai daerah penghubung Kawasan Barat Indonesia dan Kawasan Timur Indonesia.

 

Penghubung jalur udara terbuka melalui Bandara Betoambari yang berada di Jalan Dayanu Ikhsanuddin, Betoambari. Maskapai penerbangan yang menyediakan tiket pesawat ke Baubau antara lain Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air, dari kota asal Jakarta dan Makassar.

Destinasi Populer di Kota Baubau

 

Keistimewaan alam yang mempesona adalah alasan utama mengapa orang mencari tiket pesawat ke Baubau, terutama ketika musim liburan tiba. Bentangan alam yang sangat luas membuat Baubau memiliki destinasi wisata yang natural. Saat berlibur di Baubau, tiga destinasi wisata berikut wajib dimasukkan dalam daftar perjalanan. 

 

  1. Benteng Keraton Buton

 

Memiliki panjang mencapai 2.740 meter dan luas kawasan mencapai 23.375 hektar, Benteng Keraton Buton termasuk benteng terluas di dunia. Situs sejarah ini dulunya merupakan pusat Kesultanan Buton. Wisatawan kerap meramaikan untuk melihat langsung benteng unik yang terbuat dari batu gunung tersebut. Spot terpopuler di sini adalah bagian tepi benteng yang menawarkan pemandangan memukau Selat Buton dan Kota Baubau.

 

  1. Pantai Kamali

 

Tak seperti pantai pada umumnya, ikon wisata Baubau ini semakin malam malah semakin meriah. Masyarakat lokal sudah lama menjadikan pantai ini sebagai tempat wisata malam andalannya. Saat langit mulai gelap, pantai ini diramaikan oleh pasar malam dengan berbagai pedagang makanan dan pernak-pernik, hingga arena bermain anak. Pemandangan pantai dengan sinaran lampu warna-warni menjadi sangat cantik. Apalagi dengan patung naga di tengah pantai.



  1. Kampung Korea Cia-Cia

 

Tanpa menggunakan visa, wisatawan bisa langsung mendatangi kampung ini untuk menikmati suasana Korea Selatan. Seluruh tulisan di kawasan kampung, mulai dari plang nama jalan, nama sekolah, hingga petunjuk wisata, menggunakan aksara Hangeul khas Negeri Ginseng tersebut. Menariknya, sekolah di kampung ini juga memasukkan pelajaran bahasa Korea dalam kurikulumnya. Tak heran jika murid SD di sini sudah fasih berbicara bahasa asing. Pencinta drama Korea tentu wajib ke sini untuk mengikuti les bahasa Korea secara langsung.

Selengkapnya
Tentang Perjalanan