Tiket Pesawat ke Biak

DariTujuan
Berangkat
Pulang
16 Jul 2020
19 Jul 2020
Juli 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
Agustus 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
PenumpangKelas
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
1 Dewasa
Dewasa
Lebih dari 12 tahun
Anak
2 - 12 tahun
Bayi
kurang dari 2 tahun
Ekonomi
Ekonomi
Bisnis
Utama
Cari Tiket
Widget12

Bandara di Biak

Bandara Frans Kaisiepo (BIK) merupakan sebuah bandar udara yang berlokasi di Biak,
Kabupaten Biak Numfor, Papua. Bandara ini sudah berdiri sejak masa Perang Dunia II di
bawah jajahan Jepang, dengan nama Bandara Mokmer. Landasan pacu yang saat ini
digunakan oleh Bandara Frans Kaisiepo pun adalah hasil dari kerja para romusha di masa itu.
Setelah Indonesia merdeka dan kedaulatan Papua diserahkan sepenuhnya ke Indonesia pada
tahun 1953, kepemilikan bandara ini dialihkan ke pemerintah Indonesia dan nama Bandara
Mokmer pun diganti menjadi Bandara Frans Kaisiepo. Dahulu, Bandara Frans Kaisiepo sempat
dijadikan bandar udara internasional yang melayani penerbangan dengan rute Jakarta -
Denpasar - Biak - Honolulu - Los Angeles. Sayangnya, rute internasional di Bandara Frans
Kaisiepo terpaksa dihentikan akibat adanya krisis ekonomi, yang kemudian berlanjut dengan
dicabutnya status bandara internasional. Sejak tahun 1990, bandara ini dikelola oleh PT
Angkasa Pura I.


Bandara Frans Kaisiepo memiliki landasan pacu dengan permukaan aspal sepanjang 3.571
meter. terdapat satu terminal penumpang seluas 1.367 meter persegi dengan kapasitas
100.000 penumpang setiap tahunnya. Terdapat lima maskapai penerbangan yang beroperasi di
Bandara Frans Kaisiepo, yaitu Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Susi Air, dan Trigana
Air Service. Adapun tujuan penerbangan yang dilayani oleh bandara ini meliputi Jayapura,
Makassar, Nabire, Timika, Surabaya, Manokwari, dan Serui. Beberapa fasilitas yang tersedia di
terminal Bandara Frans Kaisiepo adalah loket check in, toilet, ruang tunggu, mesin X-ray, ATM
center, restoran, dan tempat beribadah.

Selengkapnya
Bandara Frans Kaisiepo Biak Papua
Bandara Frans Kaisiepo (BIK)

Perjalanan ke Biak

Biak merupakan sebuah kota di Provinsi Papua. Selain itu, Biak juga berada di kawasan Teluk Cendrawasih, tepatnya pada sisi utara pesisir provinsi atau di sisi barat laut Papua Nugini. Menilik sejarah, pada saat Pemerintahan Belanda di daerah Papua, nama yang dipakai untuk kepulauan ini adalah Schouten Eilanden.

 

Biak memiliki banyak atol dan terumbu karang. Oleh karena itu, Biak dijuluki “Kota Karang Panas”. Struktur geologi bebatuan karang tersebut memudahkan pemerintah setempat untuk membangun jalan. Tingkat pertumbuhan ekonomi Biak tercatat cukup pesat, terutama dari sektor industri, angkutan, perdagangan, dan wisata alam.

 

Penghubung jalur udara terbuka melalui Bandara Internasional Frans Kaisiepo yang berada di dekat pusat kota. Tiket pesawat ke Biak pun tersedia dari beberapa maskapai besar, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Susi Air, Sriwijaya Air, dan Trigana Air Service.

Destinasi Populer di Kota Biak

 

Letak kota yang strategis di tepi pantai adalah alasan utama mengapa orang mencari tiket pesawat ke Biak, terutama ketika musim liburan tiba. Kemajuan kota juga membuat Biak cocok untuk destinasi wisata bahari. Saat berlibur di Biak, tiga destinasi wisata berikut wajib dimasukkan dalam daftar perjalanan. 

 

  1. Pantai Segara Indah

 

Terkenal juga sebagai Pantai Bosnik, panorama tempat ini begitu memukau dengan laut yang bening dan pasir putih berkilau. Dunia bawah lautnya pun penuh keindahan, salah satunya dari terumbu karang yang masih lestari. Pengunjung bisa menikmati pantai ini dengan berbagai cara. Mulai dari bermain pasir, mandi matahari, berjalan di pesisir, berenang, snorkeling, hingga santai sembari menyisip kesegaran es kelapa muda.

 

  1. Bukit Satu Hati

 

Bukit hijau nan romantis ini sedang hangat-hangatnya menjadi ikon wisata Pulau Biak. Di atas bukit ini, terdapat banyak spot foto menawan. Bukit ini bahkan menyediakan menara pengamatan sebagai tempat menikmati panorama Kota Biak seluas-luasnya dari ketinggian. Beberapa lanskap yang terlihat dari sini adalah pusat kota, gugusan pantai, Bandara Frans Kaisiepo, Pelabuhan Laut Biak Kota, dan Lapangan Udara Manuhua.



  1. Pantai Batu Picah

 

Pantai Batu Picah menampilkan keindahan unik dari batu karang cantik yang membentang di kawasannya. Pantai ini akan menghasilkan suara seperti dentuman gong apabila ombak besar menerpa karang-karang tersebut. Keunikan itu membuat Pantai Batu Picah juga populer dengan nama Pantai Batu Gong. Lokasi pantai ini sekitar 75 kilometer dari Biak atau setara 2,5 jam berkendara.

Selengkapnya
Tentang Perjalanan

Maskapai Penerbangan

Sriwijaya Air