tokopedia-logo
Travel
Biak

Tiket Pesawat ke Biak

Asal
Swap locations
Tujuan
Berangkat
Pulang
25 Jun 2021
Jumlah Penumpang
1 dewasa
Kelas Penerbangan
Ekonomi
INDONESIA
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
INDONESIA
PNK
Pontianak - Supadio (PNK)
PDG
Padang - Minangkabau (PDG)
PLM
Palembang - Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM)
PKU
Pekanbaru - Sultan Syarif Kasim II (PKU)
PGK
Pangkal Pinang - Depati Amir (PGK)
SOC
Solo - Adisumarmo (SOC)
CGK
Jakarta - Soekarno Hatta (CGK)
SRG
Semarang - Achmad Yani (SRG)
DPS
Denpasar - Ngurah Rai (DPS)
KNO
Medan - Kualanamu (KNO)
JOG
Yogyakarta - Adisutjipto (JOG)
UPG
Makassar - Sultan Hasanuddin (UPG)
SUB
Surabaya - Juanda (SUB)
MALAYSIA
KUL
Kuala Lumpur - Kuala Lumpur (KUL)
SINGAPORE
SIN
Singapore - Changi (SIN)
Number of adult passengers
Dewasa
Usia 12 tahun ke atas
Number of child passengers
Anak
Usia 2 - 12 tahun
Number of infant passengers
Bayi
Usia di bawah 2 tahun
Ekonomi
Bisnis
Utama

Bandara di Biak

Bandara Frans Kaisiepo (BIK)

Bandara Frans Kaisiepo (BIK) merupakan sebuah bandar udara yang berlokasi di Biak,
Kabupaten Biak Numfor, Papua. Bandara ini sudah berdiri sejak masa Perang Dunia II di
bawah jajahan Jepang, dengan nama Bandara Mokmer. Landasan pacu yang saat ini
digunakan oleh Bandara Frans Kaisiepo pun adalah hasil dari kerja para romusha di masa itu.
Setelah Indonesia merdeka dan kedaulatan Papua diserahkan sepenuhnya ke Indonesia pada
tahun 1953, kepemilikan bandara ini dialihkan ke pemerintah Indonesia dan nama Bandara
Mokmer pun diganti menjadi Bandara Frans Kaisiepo. Dahulu, Bandara Frans Kaisiepo sempat
dijadikan bandar udara internasional yang melayani penerbangan dengan rute Jakarta -
Denpasar - Biak - Honolulu - Los Angeles. Sayangnya, rute internasional di Bandara Frans
Kaisiepo terpaksa dihentikan akibat adanya krisis ekonomi, yang kemudian berlanjut dengan
dicabutnya status bandara internasional. Sejak tahun 1990, bandara ini dikelola oleh PT
Angkasa Pura I.


Bandara Frans Kaisiepo memiliki landasan pacu dengan permukaan aspal sepanjang 3.571
meter. terdapat satu terminal penumpang seluas 1.367 meter persegi dengan kapasitas
100.000 penumpang setiap tahunnya. Terdapat lima maskapai penerbangan yang beroperasi di
Bandara Frans Kaisiepo, yaitu Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Susi Air, dan Trigana
Air Service. Adapun tujuan penerbangan yang dilayani oleh bandara ini meliputi Jayapura,
Makassar, Nabire, Timika, Surabaya, Manokwari, dan Serui. Beberapa fasilitas yang tersedia di
terminal Bandara Frans Kaisiepo adalah loket check in, toilet, ruang tunggu, mesin X-ray, ATM
center, restoran, dan tempat beribadah.

Bandara Frans Kaisiepo Biak Papua
Selengkapnya

Tentang Perjalanan

Biak merupakan sebuah kota di Provinsi Papua. Selain itu, Biak juga berada di kawasan Teluk Cendrawasih, tepatnya pada sisi utara pesisir provinsi atau di sisi barat laut Papua Nugini. Menilik sejarah, pada saat Pemerintahan Belanda di daerah Papua, nama yang dipakai untuk kepulauan ini adalah Schouten Eilanden.

 

Biak memiliki banyak atol dan terumbu karang. Oleh karena itu, Biak dijuluki “Kota Karang Panas”. Struktur geologi bebatuan karang tersebut memudahkan pemerintah setempat untuk membangun jalan. Tingkat pertumbuhan ekonomi Biak tercatat cukup pesat, terutama dari sektor industri, angkutan, perdagangan, dan wisata alam.

 

Penghubung jalur udara terbuka melalui Bandara Internasional Frans Kaisiepo yang berada di dekat pusat kota. Tiket pesawat ke Biak pun tersedia dari beberapa maskapai besar, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Susi Air, Sriwijaya Air, dan Trigana Air Service.

Destinasi Populer di Kota Biak

 

Letak kota yang strategis di tepi pantai adalah alasan utama mengapa orang mencari tiket pesawat ke Biak, terutama ketika musim liburan tiba. Kemajuan kota juga membuat Biak cocok untuk destinasi wisata bahari. Saat berlibur di Biak, tiga destinasi wisata berikut wajib dimasukkan dalam daftar perjalanan. 

 

  1. Pantai Segara Indah

 

Terkenal juga sebagai Pantai Bosnik, panorama tempat ini begitu memukau dengan laut yang bening dan pasir putih berkilau. Dunia bawah lautnya pun penuh keindahan, salah satunya dari terumbu karang yang masih lestari. Pengunjung bisa menikmati pantai ini dengan berbagai cara. Mulai dari bermain pasir, mandi matahari, berjalan di pesisir, berenang, snorkeling, hingga santai sembari menyisip kesegaran es kelapa muda.

 

  1. Bukit Satu Hati

 

Bukit hijau nan romantis ini sedang hangat-hangatnya menjadi ikon wisata Pulau Biak. Di atas bukit ini, terdapat banyak spot foto menawan. Bukit ini bahkan menyediakan menara pengamatan sebagai tempat menikmati panorama Kota Biak seluas-luasnya dari ketinggian. Beberapa lanskap yang terlihat dari sini adalah pusat kota, gugusan pantai, Bandara Frans Kaisiepo, Pelabuhan Laut Biak Kota, dan Lapangan Udara Manuhua.



  1. Pantai Batu Picah

 

Pantai Batu Picah menampilkan keindahan unik dari batu karang cantik yang membentang di kawasannya. Pantai ini akan menghasilkan suara seperti dentuman gong apabila ombak besar menerpa karang-karang tersebut. Keunikan itu membuat Pantai Batu Picah juga populer dengan nama Pantai Batu Gong. Lokasi pantai ini sekitar 75 kilometer dari Biak atau setara 2,5 jam berkendara.

Maskapai Penerbangan

Garuda Indonesia
Sriwijaya Air
Destinasi Populer
Bantuan
Keamanan
PCI Compliant
Ikuti Kami
FacebookTwitterInstagram
Get it on Google PlayDownload on the App Store