Tiket Pesawat ke Majalengka

DariTujuan
Berangkat
Pulang
11 Agu 2020
14 Agu 2020
Agustus 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
September 2020
MinSenSelRabKamJumSab
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
PenumpangKelas
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
1 Dewasa
Dewasa
Lebih dari 12 tahun
Anak
2 - 12 tahun
Bayi
kurang dari 2 tahun
Ekonomi
Ekonomi
Bisnis
Utama
Cari Tiket
Widget12

Bandara di Majalengka

Bandara Kertajati merupakan bandara internasional di daerah Majalengka Jawa Barat yang
resmi beroperasi di tahun 2018. Proyek ini bermula dari kajian di tahun 2002 hingga
membentuk PT BIJB (Bandara Internasional Jawa Barat) untuk merampungkan proyek
tersebut. Pekerjaan dimulai di tahun 2014 dan akan dilaksanakan dalam jangka panjang
sebanyak 3 tahap.


Tahap pertama operasional Bandara Kertajati akan akan menggunakan 646 hektar dari total
luas wilayah 5000 hektar. Kemudian tahap kedua akan diselesaikan di tahun 2024, dan tahap
ketiga akan diselesaikan di tahun 2032 sebagai Bandara Ultimate Kertajati.


Bandara Kertajati memiliki tujuan utama sebagai pemecah demand dari bandara Soekarno-
Hatta Cengkareng, khususnya untuk jamaah haji dan umrah. Jawa Barat menyumbangkan
persentase yang besar untuk jumlah jamaah Indonesia yaitu sebesar 18%. Kemudian bandara
ini juga memiliki terminal seluas 1300 meter persegi dan landasan pacu sebesar 2500 x 60 m
yang kemudian akan diperluas menjadi 3000 x 60 m agar bisa menampung pesawat Boeing
yang umumnya digunakan untuk ibadah haji dan umrah.


Bandara Kertajati dapat ditempuh dengan menggunakan Kereta. Integrasi transportasi rel ini
dimaksudkan untuk mengatasi demand mudik Lebaran dan Haji pada tahun 2018 ini, sehingga
tidak terjadi overcapacity serta untuk mengatasi arus balik dari Bandara Soekarno Hatta. Jalur
Kereta Bandara yang dibangun sepanjang 15 kilometer dari Bandara Kertajati sendiri hingga
Stasiun Jatibarang di Kabupaten Indramayu. Pembangunan jalur rel ini diserahkan pada anak
usaha dari PT. KAI yaitu PT. Railink. Stasiun Jatibarang termasuk dalam rute kereta Bandara
Kertajati dengan harapan karena trayeknya nanti akan melalui Stasiun Gambir, penumpang dari
Jakarta yang mayoritas dari Gambir akan ikut terangkut. Selain menggunakan kereta, Bandara
Kertajati mampu diakses dari Jakarta melewati Tol Cipali dan Tol Cisumdawu.


Bandara Kertajati memiliki 1 terminal dengan luas 121.000 meter persegi yang melayani
penumpang dengan kepergian dan keberangkatan domestik dan internasional. Bandara
Kertajati dengan luas sebesar itu akan mampu menampung 5 juta penumpang/tahun dan 18
juta lalu lintas penumpang di tahun berikutnya. Untuk pelayanan di kargo depan, 0,004 juta ton
telah ditangani dalam operasi pertama. Rencananya kargo keseluruhan di Bandara Kertajati
akan diperluas secara besar-besaran hingga mencapai 1,5 juta ton pada tahun 2045.

Selengkapnya
Bandara Kertajati Majalengka
Bandara Kertajati (KJT)