Tiket Pesawat ke Palu

DariTujuan
Berangkat
Pulang
16 Jul 2020
19 Jul 2020
Juli 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
Agustus 2020
MinSenSelRabKamJumSab
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
PenumpangKelas
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
Destinasi Populer
Indonesia
Jakarta
Denpasar
Surabaya
Yogyakarta
Medan
Makassar
Semarang
Padang
Palembang
Pontianak
Balikpapan
Bandung
Singapore
Singapore
Malaysia
Kuala Lumpur
Penang
Thailand
Bangkok
Hong Kong
Hong Kong
Jepang
Tokyo
Korea Selatan
Seoul
Inggris
London
1 Dewasa
Dewasa
Lebih dari 12 tahun
Anak
2 - 12 tahun
Bayi
kurang dari 2 tahun
Ekonomi
Ekonomi
Bisnis
Utama
Cari Tiket
Widget12

Bandara di Palu

Bandara Mutiara merupakan bandar udara yang berlokasi di Jl. Abd. Rahman Saleh, Palu
Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. Bandara Mutiara adalah kependekan dari
nama Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie, dan nama ini diberikan langsung oleh Presiden
Soekarno sebagai bentuk keprihatinan saat ia mengunjungi Palu pada tanggal 10 Oktober
1957. Saat itu, Bandara Mutiara masih bernama Masovu yang bermakna Tanah Berdebu.
Selanjutnya, akhirnya Masovu diganti nama menjadi Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie untuk
mengenang jasa pahlawan nasional asal Sulawesi Tengah, yaitu Sayyid Idrus bin Salim Al-
Jufrie. Selain itu, nama Mutiara juga dianggap Presiden Soekarno sebagai nama yang indah
seperti kota Palu yang penuh pernik saat dilihat dari udara.

Bandara Mutiara memiliki dua landasan pacu dengan landasan pacu pertama berukuran 2500
meter dengan lebar 45 meter, dan landasan pacu kedua berukuran 3450 meter dengan lebar 60
meter. Kedua landasan ini bisa menjadi tempat naik dan turun pesawat jet berbadan lebar.
Meski belum menjadi Bandar Udara Internasional, Bandara Mutiara telah direncanakan oleh
pemerintah setempat untuk dilakukan perombakan menjadi kategori Bandar Udara
Internasional mengingat tingginya minat masyarakat Sulawesi Tengah kepada transportasi
udara. Maskapai penerbangan yang telah beroperasi di Bandara Mutiara sudah cukup banyak,
meliputi Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Kalstar Aviation, Sriwijaya Air, Susi Air,
Wings Air, Xpress Air, dan SMAC dengan rute tujuan ke Jakarta, Makassar, Tolitoli, Balikpapan,
Surabaya, Gorontalo, Tarakan, dan masih banyak lainnya.

Selengkapnya
Bandara Mutiara (PLW) Palu
Bandara Mutiara (PLW)

Perjalanan ke Palu

Palu merupakan sebuah kota, sekaligus ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah. Dari segi lokasi, kota ini dilalui oleh garis khatulistiwa di bagian utara sehingga termasuk salah satu kota tropis paling kering di Indonesia. Wilayah dataran Kota Palu dikelilingi pegunungan dan pantai. Karenanya, kota ini menyimpan pesona wisata yang menarik. Orang dari luar kota dapat masuk ke Palu dengan berbagai cara. Salah satunya melalui jalur udara.

 

Bandara di Palu bernama Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie dan terletak di Jalan Abdul Rahman Saleh, Palu Selatan. Bandara ini melayani penerbangan dari dan ke Kota Jakarta, Balikpapan, Makassar, Luwuk, Samarinda, Surabaya, dan beberapa kota sekitar di Sulawesi Tengah. Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, dan Sriwijaya Air adalah beberapa nama maskapai besar yang menyediakan tiket pesawat ke Palu.

 

Destinasi Populer di Kota Palu

 

Pesona alam yang mempesona adalah alasan utama mengapa orang mencari tiket pesawat ke Palu, terutama ketika musim liburan tiba. Palu disebut sebagai kota lima dimensi karena menampilkan paduan bentangan alam berupa lautan, sungai, lembah, pegunungan, dan teluk. Saat berlibur di Palu, tiga destinasi wisata berikut harus dimasukkan dalam daftar perjalanan. 

 

  1. Museum Sulawesi Tengah

 

Dalam kawasan seluas 1,8 hektar, Museum Sulawesi Tengah menyimpan berbagai koleksi bernilai sejarah, mulai dari artefak arkeologi, benda-benda etnografi, filologi, seni rupa, peninggalan perang era kolonial, hingga teknologi modern. Selain itu, Museum Sulawesi Tengah juga memiliki koleksi unggulan berupa Al-Quran kuno raksasa bertulisan tangan yang telah berusia ratusan tahun.

 

  1. Pusentasi Laut Donggala

 

Pusentasi Laut di Palu ini menampilkan keunikan fenomena alam sebuah laut di bawah tanah. Laut ini berwujud kubangan selebar 10 meter yang berada 7 meter di bawah terowongan yang terletak sekitar 500 meter dari tepi Pantai Tanjung Karang. Penampakannya sekilas seperti sebuah sumur raksasa namun begitu indah dengan warna biru toska yang jernih. Anda bisa melompat dari atas atau menuruni tangga yang tersedia untuk menyegarkan tubuh di sumur laut tersebut.

 

  1. Cagar Alam Morowali

 

Wisata alam di Palu ini merupakan cagar alam yang terdapat banyak sekali hewan dilindungi. Seperti burung maleo, kelelawar terkecil di dunia, babi rusa, anoa dan lainnya. Keindahan Cagar Alam Morowali dapat dimanfaatkan untuk tujuan pendidikan, penelitian dan pariwisata. Begitu menginjakkan kaki di tanah Morowali, pandangan mata akan disegarkan oleh megahnya hamparan pepohonan yang berdiri gagah di tepi sungai-sungai besar. Sangat berkesan dan bisa menjadi tempat liburan menarik di alam bebas bersama keluarga.

 

Selengkapnya
Tentang Perjalanan

Maskapai Penerbangan

Lion Air