undefined-icon

Bantuan

Lihat Semua Topik

    Cara Menghitung Jumlah kWh Listrik Prabayar

    Ingin tahu bagaimana cara menghitung kWh setiap kali kamu membeli pulsa listrik? Simak caranya berikut ini.

    Sebelum menghitung menghitung berapa jumlah kWh yang didapat saat membeli pulsa listrik, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu berapa tarif dasar listrik terbaru. Berikut ini adalah info Tarif Listrik per Oktober 2018 :

    • Golongan R-1 Subsidi daya 450 VA TDL Rp. 450/kWh
    • Golongan R-1 Subsidi daya 900 VA TDL Rp. 585/kWh
    • Golongan R-1 non-Subsidi daya 900 VA TDL Rp. 1352/kWh
    • Golongan R-1 non-Subsidi daya 1300 VA TDL Rp. 1467,28/kWh

    Kemudian, ketahui juga aspek lain yang menjadi komponen hitungan yaitu PPJ atau pajak penerangan jalan. Masing-masing kota memiliki besaran PPJ yang berbeda-beda, paling rendah adalah 3% dan yang tertinggi adalah 10% dari nominal pulsa.

    Setelah mengetahui berapa persen pajak penerangan di kota kamu tinggal, jumlah kWh dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut: [(100-PPJ)xJumlah Pulsa Listrik]/TDL.


    Berikut adalah jumlah kwh listrik prabayar sesuai nominal voucher dan wilayah:

    PPJ 3%
    (DKI Jakarta, Bogor, Depok, Kab. Serang)
    User-added image

    PPJ 5%
    (Denpasar, Manokwari, Palembang, Sukabumi)
    User-added image

    PPJ 6%
    (Bandung, Pekanbaru, Indramayu)
    User-added image

    PPJ 7%
    (Medan)
    User-added image

    PPJ 8%
    (Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Tanjung Selor, Lampung, Yogyakarta)
    User-added image

    PPJ 9%
    (Banda Aceh, Pontianak, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Karanganyar)
    User-added image

    PPJ 10%
    (Gorontalo, Makassar, Mamuju, Palu, Morowali, Palangkaraya, Samarinda, Ambon, Mataram, Kupang, Padang, Kendari, Manado, Bengkulu, Blitar, Kediri, Jember, Probolinggo, Situbondo)
    User-added image



    Toppers bisa lakukan pembelian token listrik di Tokopedia dengan klik di sini.

    Artikel Terkait

    tokopedia
    © 2009 - 2026, PT Tokopedia