tokopedia-logo
Travel
City
Lampung
Tujuan
Tujuan Populer
Jakarta
Indonesia
Kota
3.700+ properti
Bandung
Indonesia
Kota
1.200+ properti
Yogyakarta
Indonesia
Kota
1.500+ properti
Bali
Indonesia
Wilayah
1.200+ properti
Check-in
Kam, 24 Jun 2021
Check-out
Jum, 25 Jun 2021
Durasi menginap 1 malam
Kamar dan Tamu
1 kamar, 1 tamu
Kamar
Tamu

Jumlah tamu tidak boleh kurang dari jumlah kamar.

Hotel di Lampung

Hotel di area populer

Hygiene Verified
RedDoorz Plus @ Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo Lampung

RedDoorz Plus @ Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo Lampung

Guest house
star-iconstar-iconstar-icon
Lampung
Lampung
9,1
Luar Biasa
Diskon Spesial
Rp195.500
Rp184.000
Termasuk pajak /kamar/malam
Yuk, Kenali Lampung
Tentang Lampung
Tempat Wisata Alam di Lampung
Tempat Wisata Sejarah di Lampung
Tempat Wisata Kuliner di Lampung
Akses Menuju Lampung

Tentang Lampung

Lampung merupakan sebuah Provinsi di ujung Selatan Pulau Sumatera yang terdiri dari 2 kota yaitu Kota Bandar Lampung sebagai Ibukotanya dan Kota Metro yang berjarak 52 km antar satu sama lain. Selain itu, beberapa pulau seperti Pulau Darot, Pulau Legundi, Pulau Krakatau, dan beberapa pulau lainnya juga termasuk ke dalam bagian wilayah dari provinsi ini. Dua kota yang berada di provinsi ini memiliki wilayah seluas 197,22 km persegi pada Bandar Lampung dan 64,78 km persegi untuk Kota Metro. Secara geografis, Lampung berbatas langsung dengan beberapa daerah, yaitu Samudera Hindia di Sebelah Barat, Laut Jawa di Sebelah Timur, Provinsi Sumatera Selatan di Sebelah Utara, dan dengan Selat Sunda pada bagian Selatan.

Lampung dihuni oleh lebih dari 8 juta jiwa penduduk yang mayoritasnya memiliki etnis Lampung, Jawa, dan Sunda. Kebanyakan dari masyarakat Lampung berprofesi sebagai nelayan dan petani. Salah satu hasil tangkapan yang menonjol adalah udang, sementara untuk pertanian dan perkebunan fokus ke dalam pengembangan lada hitam, kelapa sawit, padi, singkong, jagung, dan lain-lain.

Menurut sejarahnya, daerah Lampung dulu berada dalam naungan Kerajaan Tarumanegara dan Kerajaan Sunda sebelum akhirnya diambil alih oleh Kesultanan Banten. Tentu saja daerah Lampung kemudian tidak lepas dari jajahan kolonial Belanda pada kala itu. Tidak heran jika di daerah ini terdapat berbagai bangunan hasil peninggalan sejarah yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Bandar Lampung sebagai Ibu kota provinsi juga dikenal sebagai gerbang utama menuju Pulau Sumatera dari Pulau Jawa. Wilayah Lampung sendiri terdiri dari berbagai bentangan pantai dan daerah perbukitan yang mengelilinginya. Oleh karena itu, Lampung sering dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal maupun mancanegara karena panorama alamnya yang indah. Di sini juga tersedia beragam hotel menarik yang dapat Anda booking untuk melengkapi waktu liburan Anda. Tertarik berkunjung ke Lampung? Segera pesan hotel terbaik pilihan Anda sekarang di Tokopedia.

Tempat Wisata Alam di Lampung

Indahnya pemandangan alam di Lampung memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Oleh karena itu, objek wisata alam sering menjadi destinasi utama para wisatawan saat berada di Lampung.

Teluk Kiluan

Teluk Kiluan merupakan salah satu objek wisata alam terpopuler di Lampung. Berada di ujung Provinsi Lampung atau lebih tepatnya di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, teluk ini memiliki pemandangan pantai yang indah dan air laut berwarna biru jernih yang dikelilingi dengan jajaran pohon kelapa yang menjulang tinggi. Daya tarik utama teluk ini adalah Anda dapat melihat secara langsung lumba-lumba hidung botol dan lumba-lumba paruh panjang yang bebas berenang di teluk ini. Bahkan, Lumba-lumba yang melewati telur ini dikatakan paling banyak di dunia. Selain itu, terdapat berbagai macam aktivitas seru lainnya yang dapat Anda lakukan di teluk ini yakni seperti bermain pasir, berenang di laguna alami, mengunjungi Pantai Gigi Hiu, hingga snorkeling sambil menikmati pemandangan terumbu karang cantik dan aneka ikan badut. Untuk sampai ke teluk ini, Anda perlu berkendara selama sekitar 2,5 jam karena berjarak cukup jauh yaitu 80 km dari pusat Kota Bandar Lampung.

Jam operasional: Setiap hari, 24 jam.

Harga tiket Rp5.000 – Rp15.000,-

Taman Nasional Way Kambas

Objek wisata berikutnya tidak kalah populer dan kerap menjadi destinasi andalan untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Taman nasional ini dikenal sebagai tempat konservasi untuk Gajah Sumatera yang merupakan fauna asli dari Sumatera. Faktanya, Taman Nasional Way Kambas juga menjadi sekolah pelatihan gajah pertama di Indonesia. Taman ini kemudian juga masuk ke dalam deretan Taman Warisan ASEAN yang menduduki urutan ke-4 di Indonesia dan ke-36 di Asia Tenggara.

Kawasan yang memiliki luas 125.000 hektar ini terdiri dari padan rumput, hutan air rawa, hutan pantai, dan semak belukar. Tidak hanya gajah, aneka ragam fauna dan flora lain dapat Anda temukan di tempat wisata ini yakni seperti Badak Sumatera, Harimau Sumatera, Mentok Rimba, Beruang Madu, tanaman api-api, tanaman nipah, dan masih banyak hewan dan tumbuhan lainnya. Objek wisata yang terletak di Rajabasa Lama, Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur ini cocok sekali bagi Anda yang ingin melihat aneka satwa dan berinteraksi langsung dengan gajah. Di sekitar kawasan ini juga tersedia beragam hotel yang dapat dipesan jika Anda merasa belum puas mengelilingi taman ini dan ingin bermalam.

Jam operasional: Setiap hari, pukul 08.00 – 18.00 WIB.

Harga tiket:

  • Weekday, Rp5.000,- (wisatawan lokal), dan Rp150.000,- (wisatawan mancanegara).
  • Weekend, Rp7.000,- (wisatawan lokal), dan Rp225.000,- (wisatawan mancanegara).

Pulau Pahawang

Lampung memiliki sejumlah pulau yang menarik dan seru untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata, termasuk di antaranya adalah Pulau Pahawang di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Meskipun belum setenar Pulau Bali atau Raja Ampat, namun Pulau Pahawang memiliki keindahan alam bawah laut yang tidak kalah menakjubkan. Pulau Pahawang pada dasarnya terdiri dari dua pulau, yaitu Pulau Pahawang besar yang memiliki luas 1.000 hektar dan dihuni oleh sekitar 1.000 kepala rumah tangga, serta Pulau Pahawang kecil yang hanya berluaskan 13 hektar. Pulau Pahawang kecil ini dimiliki oleh warga negara asing sehingga tidak dapat bebas dikunjungi.

Pulau Pahawang merupakan surga tersembunyi bagi Anda para pecinta diving, karena di sini terdapat berbagai jenis koloni ikan nemo yang hidup di antara terumbu karang cantik. Tempat ini kemudian diberi nama Wisata Taman Nemo Lampung. Di Pulau Pahawang juga tersedia sejumlah penginapan untuk menunjang kedatangan para wisatawan.

Jam operasional: Setiap hari, 24 jam.

Harga tiket: Rp30.000 – Rp500.000,-

Tempat Wisata Sejarah di Lampung

Berikut rekomendasi beberapa tujuan wisata yang penuh dengan catatan sejarah dan budaya adat yang kental yang sayang untuk dilewatkan ketika berada di Lampung.

Taman Purbakala Pugung Raharjo

Taman Purbakala Pugung Raharjo merupakan sebuah situs peninggalan zaman Hindu dan Budha yang sudah ditemukan sejak tahun 1957. Berlokasi di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur ini memiliki wilayah seluas 30 hektar dan terdiri dari beberapa bagian yaitu arca, prasasti, punden berundak, batu mayat, altar batu, dolmen, batu berlubah, dan benteng parit primitif yang memiliki panjang 1,2 km. Tempat wisata ini berjarak 52 km dari Timur Kota Bandar Lampung. Di sepanjang perjalanan menuju situs taman purbakala ini, Anda juga akan dimanjakan dengan pemandangan perkebunan karet yang asri dan indah.

Jam operasional: Setiap hari, pukul 07.00 – 17.00 WIB.

Harga tiket: Rp2.000,-/orang.

Museum Lampung

Berlokasi di l. ZA. Pagar Alam No.64, Gedong Meneng, Kota Bandar Lampung, Museum ini telah dibangun sejak tahun 1975 dan merupakan museum pertama dan terbesar di Lampung. Museum ini memiliki arsitektur bangunan bergaya khas Lampung dan menjadi tempat penyimpanan berbagai benda-benda bersejarah dari berbagai zaman. Benda-benda bersejarah tersebut terbagi menjadi beberapa kelompok koleksi, yaitu biologika, geologika, etnografika, dan arkeologika. Selain itu, di kawasan museum ini juga terdapat lamban pesagi atau rumah adat yang telah berusia 150 tahun. Museum ini juga dapat dikatakan memiliki lokasi yang sangat strategis, yaitu hanya berjarak 15 menit dari pusat Kota Bandar Lampung.

Jam operasional: Senin – Kamis, pukul 08.00 – 14.00 WIB, Jumat 08.00 – 10.30, dan Sabtu 08.00 – 12.00 WIB.

Harga tiket: Rp5.000,- (Dewasa), dan Rp500,- (Anak-anak).

Menara Siger

Menara Siger merupakan bangunan yang juga dikenal sebagai ikon dari Provinsi Lampung. Bangunan setinggi 32 meter di atas permukaan bukit ini menjadi penanda tibanya Anda di Pulau Sumatera jika menggunakan kapal laut. Keunikan dari menara yang dibangun pada tahun 2005 ini terletak pada bentuknya yang menyerupai mahkota (siger) yang biasa digunakan pengantin wanita dari adat Lampung. Di kawasan Menara Siger ini juga terdapat tugu titik nol Sumatera dan Prasasti Kayu Ara yang sering dianggap sebagai simbol kehidupan bagi masyarakat Lampung. Menara Siger ini berada tidak jauh dari Pelabuhan Bakauheni sehingga memiliki akses perjalanan yang cukup mudah untuk Anda kunjungi. Menara ini juga dikelilingi dengan pemandangan indahTeluk Lampung dan Selat Sunda yang semakin menambah pesona dan kesejukan dari tempat wisata ini.

Jam operasional: Setiap hari, 24 jam.

Harga tiket: Rp25.000,-

Tempat Wisata Kuliner di Lampung

Lengkapi liburan Anda di Lampung dengan menikmati aneka kulinernya yang khas dan unik.

Seruit

Seruit merupakan hidangan khas Lampung yang terbuat dari ikan bakar dan ikan goreng yang dicampur dengan bumbu tradisional. Ikan yang biasanya digunakan dalam hidangan seruit adalah ikan sungai seperti ikan baung, ikan belida, atau ikan lais. Salah satu keunikan dari makanan ini adalah karena disajikan bersama dengan tempoyak, yaitu makanan berupa sambal yang dibuat menggunakan bahan dasar daging durian yang telah difermentasi. Makanan ini memiliki cita rasa asam, gurih, manis, dan pedas yang pasti akan membuat Anda ketagihan. Salah satu tempat terbaik untuk menikmati hidangan ini adalah di Cikwo Resto and Coffee di JL. Kimaja (Kimaja Icon), Sepang Jaya, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Jam buka: Setiap hari, pukul 10.00 – 22.00 WIB.

Harga: Rp30.000,-

Gulai Taboh

Makanan yang satu ini juga tidak kalah populer dicari wisatawan yang berkunjung ke Lampung. Gulai Taboh terbuat dari ikan dan campuran kuah santan yang gurih dan nikmat. Terdapat dua jenis Gulai Taboh yang dapat Anda pilih sesuai dengan bahan dasarnya, yaitu dengan menggunakan ikan laut dan campuran sayuran seperti daun tangkil, rebung, dan kacang panjang, atau gulai dengan ikan sungai yang dicampur dengan tube (kluwek). Sama seperti seruit, salah satu tempat terbaik untuk mencoba hidangan ini adalah di Cikwo Resto and Coffee.

Jam buka: Setiap hari, pukul 10.00 – 22.00 WIB.

Harga: Rp20.000,-

Kemplang

Kemplang adalah sebuah maknan berbentuk kerupuk yang terbuat dari olahan ikan tenggiri yang dicampur dengan tepung tapioka dan aneka bumbu. Kerupuk ini lalu dihasilkan melalui proses pengeringan dan kemudian dapat digoreng maupun dipanggang. Berbentuk bulat dan berwarna putih, kerupuk ini memiliki cita rasa yang gurih dan bertekstur renyah, sehingga enak disantap sebagai pelengkap hidangan lain atau sekadar untuk camilan. Anda dapat membeli kemplang di berbagai tempat makan, pasar, maupun toko oleh-oleh di Lampung. Salah satunya di Toko Manisan Lampung Yen Yen yang terletak di Jl. Ikan Kakap No.26 & 28, Pesawahan, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Jam buka: Setiap hari, 07.30 – 09.00 WIB.

Harga: Rp20.000,-

Akses Menuju Lampung

Anda dapat memilih berbagai jenis transportasi umum untuk dapat sampai ke Lampung.

Bus

Bagi Anda yang lebih memlih menggunakan jalur darat, maka Anda dapat menggunakan Bus untuk sampai ke Bandar Lampung, yang merupakan Ibukota dari Provinsi Lampung. terdapat banyak bus AKAP yang melayani rute perjalanan dari Jakarta – Bandar Lampung. Bus tersebut nantinya akan masuk ke Pelabuhan Bakauheni untuk dapat sampai ke kota-kota di Pulau Sumatera, termasuk Bandar Lampung. Berkendara menggunakan bus dari Jakarta – Bandar Lampung umumnya memakan waktu sekitar 8 jam perjalanan.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan Bus Damri dari Stasiun Gambir dan nantinya akan berhenti di tujuan akhir yakni Stasiun Tanjung Karang di Bandar Lampung.

Kapal

Kapal menjadi salah satu alternatif yang sering dipilih wisatawan untuk berkunjung ke Lampung. Semua perjalanan menggunakan kapal nantinya akan berhenti di Pelabuhan Bakauheni, termasuk bagi Anda yang berkunjung ke Lampung menggunakan bus dan kendaraan pribadi. Anda dapat memilih menggunakan Kapal Feri untuk tiba di Bandar Lampung dengan nyaman dan aman. Jika Anda berdomisili di Jakarta, Anda dapat memulai perjalanan Anda dari Pelabuhan Merak untuk sampai ke Pelabuhan Bakauheni, umumnya perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 2 jam.

Pesawat

Pesawat juga menjadi alternatif praktis yang menjadi sarana favorit para wisatawan lokal maupun mancanegara. Jika Anda menggunakan pesawat terbang, maka nanti Anda akan mendarat di Bandara Internasional Radin Inten II di Bandar Lampung. Bandara ini melayani berbagai penerbangan domestik maupun internasional dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti restoran, lounge, minimarket, hingga gedung parkir berlantai 4. Berlokasi di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Anda harus menempuh sekitar 1 jam perjalanan untuk bisa sampai ke pusat kota Bandar Lampung.

Tujuan populer
Keamanan
PCI Compliant
Ikuti kami
FacebookTwitterInstagram
Get it on Google PlayDownload on the App Store