



Jumlah tamu tidak boleh kurang dari jumlah kamar.
Hotel di Lhokseumawe
Hotel lain di Lhokseumawe
Tentang Lhokseumawe
Lhokseumawe adalah kota terbesar kedua di Kabupaten Istimewa Aceh, di utara Sumatera, Indonesia. Kota ini memiliki area seluas 181,06 kilometer persegi. Berada di antara Banda Aceh dan Medan, kota ini merupakan pusat regional utama yang penting bagi perekonomian Aceh. Kota Lhokseumawe berada di ketinggian 2-24 meter di atas permukaan laut, dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka di sisi utara. Lhokseumawe memiliki 101 desa dan 6 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Banda Sakti, Kecamatan Dewantara, Kecamatan Muara Dua, dan Kecamatan Blang Mangat.
Nama Lhokseumawe berasal dari kata “Lhok” dan “Seumawe”. “Lhok” berarti dalam, teluk, palung laut, dan Lhokseumawe berarti pusaran air di laut sepanjang lepas pantai Banda Sakti dan sekitarnya. Kota ini dulunya merupakan bagian dari Kabupaten Aceh Utara. Daerah ini terkait dengan munculnya Kerajaan Samudera Pasai sekitar abad ke-13, yang kemudian berada di bawah kedaulatan Kesultanan Aceh pada tahun 1511. Kesultanan Aceh sendiri didirikan oleh Sultan Ali Mughayatsyah. Kota Lhokseumawe memiliki perjalanan sejarah yang panjang, mulai dari zaman kerajaan, masa penjajahan Belanda, hingga era kemerdekaan Indonesia. Dengan begitu, di sini ada banyak peninggalan sejarah yang menarik untuk dilihat dan dikunjungi. Penasaran dengan pariwisata lainnya? Yuk, langsung booking hotel terbaik dan termurah di Lhokseumawe melalui Tokopedia!
Tempat Wisata Sejarah di Lhokseumawe
Lhokseumawe merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki banyak peninggalan bersejarah, termasuk di daerah kota Lhokseumawe dan sekitarnya. Selain dapat puas berkuliner dan berwisata, di kawasan ini kamu juga dapat mengunjungi beberapa bangunan bersejarah yang unik.
Museum Islam Samudera Pasai
Museum Islam Samudera Pasai adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi bagi orang yang ingin wisata edukasi sejarah. Terletak di Gampong Beuringen, museum ini memiliki koleksi barang-barang bersejarah dari zaman kerajaan. Disebutkan bahwa koleksi bendanya mencakup empat kelompok, yaitu filologika, etnografika, numismatika, dan historika. Benda bersejarah tersebut merupakan peninggalan dari Kerajaan Samudera Pasai, yang merupakan kerajaan Islam tertua di Indonesia. Terdapat senjata tradisional, perangkat solat, buku dan kitab, perhiasan, sampai alat pertanian. Wisatawan dapat berkunjung sekaligus belajar tentang sejarah yang terjadi di masa lampau.
Jam Operasional: Senin - Minggu buka pukul 08.00 - 18.00, Hari Besar Nasional tutup
Harga Tiket: Gratis
Museum Kota Lhokseumawe
Koleksi benda bersejarah di Lhokseumawe dapat pula kamu lihat di Museum Kota Lhokseumawe. Lokasinya berada di seberang Masjid Agung Islamic Center, dan berada dekat di pusat kota. Museum ini merupakan hasil kelola dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe. Beberapa koleksi yang ada antara lain senjata tradisional berupa pedang dan tombak, aksesoris emas, perhiasan kalung, Al-Qur’an tempo dulu, sampai alat penangkap ikan. Bentuk bangunan museum ini pun unik, karena menyerupai rumah adat tradisional Aceh. Museum Kota Lhokseumawe dapat menjadi sarana edukasi atau pembelajaran sejarah bagi semua generasi.
Jam Operasional: Senin buka pukul 09.30 - 16.30 WIB, Selasa buka pukul 08.30 - 16.30 WIB, Rabu - Sabtu buka pukul 07.00 - 17.00 WIB, Minggu tutup
Harga Tiket: Gratis
Bukit Goa Jepang
Telah menjadi saksi bisu penjajahan Jepang di Lhokseumawe, Bukit Goa Jepang masih kokoh berdiri hingga gini. Goa Jepang ini terletak di sebuah puncak bukit dengan pemandangan laut yang indah dari kejauhan. Dibangun pada tahun 1942, goa ini memiliki sejarah yang panjang dari zaman penjajahan Jepang. Dahulu, fungsi dari goa ini adalah sebagai pertahanan kelompok pasukan Jepang dari serangan musuh. Tak hanya itu, dikatakan bahwa goa ini berguna sebagai pengintai musuh yang datang dari laut. Bunker di goa yang dibangun oleh Jepang ini memiliki panjang sekitar 50-60 meter. Beberapa ruangan yang ada di dalamnya antara lain dapur, ruang makan, ruang pengintaian, kamar tidur, dan ruang logistik.
Jam Operasional: Setiap hari, pukul 08.00 - 18.00 WIB
Harga Tiket: Rp10.000
Tempat Wisata Alam di Lhokseumawe
Jika kamu seorang pecinta alam, kamu tidak boleh melewatkan objek wisata yang ada di Kota Lhokseumawe. Alam di kota ini sangat indah, mulai dari gunung sampai pantai pun dapat kamu kunjungi di sini!
Pantai Ujong Blang
Destinasi wisata bahari yang cocok untuk kamu kunjungi di Lhokseumawe adalah Pantai Ujong Blang. Telah menjadi favorit masyarakat setempat, pantai ini memiliki daya tariknya tersendiri. Pasir pantainya yang berwarna kecoklatan, deburan ombak yang tenang, serta semilir angin yang segar, membuat wisatawan betah untuk menghabiskan waktu liburan di sini. Yang menarik lagi, di sisi pinggir pantai terdapat berbagai warung makan yang menyajikan beragam olahan makanan, termasuk seafood. Biasanya, banyak juga wisatawan yang bermain air serta berenang di sekitar bibir pantai.
Jam Operasional: 24 Jam
Harga Tiket: Gratis
Air Terjun Blang Kolam
Kesejukan alam dapat kamu rasakan ketika mulai memasuki area wisata alam Air Terjun Blang Kolam. Surga tersembunyi di Lhokseumawe ini menawarkan pemandangan alam berupa air terjun yang berada di antara batuan besar, serta dikelilingi oleh pepohonan yang rindang. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 75 meter, dengan deburan air yang cukup deras. Berada di balik hutan rimbun, Air Terjun Blang Kolam memberikan pesona tersendiri yang asri bagi pengunjungnya. Biasanya, wisatawan menghabiskan waktu di sini dengan berenang, camping, atau bersantai dan berfoto di area sekitar.
Jam Operasional: Setiap hari, pukul 08.00 - 18.00 WIB
Harga Tiket: Rp5.000
Buket Paloh Batee
Wisata alam berupa pemandangan dari atas bukit di Lhokseumawe dapat kamu dapatkan dengan berkunjung ke Buket Paloh Batee. Destinasi ini terletak di Desa Paloh Bate, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh. Jika kamu telah mencapai puncak bukit, maka kamu bisa melihat hamparan panorama tumbuhan hijau di sekitarnya. Pemandangan bukit-bukit kecil di sekitarnya pun dapat terlihat dengan jelas. Wisatawan juga dapat menikmati keindahan sunrise atau sunset di sini.
Jam Operasional: 24 Jam
Harga Tiket: Gratis
Tempat Wisata Kuliner di Lhokseumawe
Berikut adalah beberapa restoran populer di Lhokseumawe yang dapat kamu coba kunjungi untuk melepas rasa lapar dan dahaga Anda setelah puas berwisata.
Mie Aceh
Mie Aceh merupakan salah satu kuliner khas Aceh yang sudah terkenal dan menjadi favorit bagi banyak orang. Hidangan ini memiliki cita rasa pedas, asam, dan gurih. Yang menjadi ciri khas dari Mie Aceh adalah rempahnya yang kaya, sehingga bumbu masakan terasa lebih kuat dibanding masakan mie lainnya. Biasanya, Mie Aceh dibuat dengan mie kuning basah, cabai merah, merica, kunyit, serta rempah lainnya yang dijadikan bumbu halus. Variasi dari Mie Aceh pun beragam, ada yang menggunakan daging sapi, kambing, cumi, udang, serta ayam. Tak lupa juga, seporsi mie disajikan bersama dengan emping dan acar bawang. Di Kota Lhokseumawe, kamu dapat menemukan sajian Mie Aceh dengan mudah di beberapa rumah makan atau warung.
Sate Matang
Memiliki nama yang unik, Sate Matang ini merupakan sajian khas Aceh yang bisa kamu coba di Kota Lhokseumawe. Matang di sini merujuk pada asal hidangan ini, yaitu Kota Matang, yang ada di Aceh. Meski masih ada yang belum familiar dengan kuliner ini, namun ternyata Sate Matang telah menjadi salah satu makanan khas Indonesia yang terdaftar di UNESCO sebagai kuliner warisan dunia pada tahun 2013. Sate Matang dibuat menggunakan daging sapi dan daging kambing, yang kemudian disajikan bersama dengan kuah soto dan bumbu kacang. Perpaduan rasa seluruhnya sangat unik dan lezat, sehingga banyak orang yang menggemarinya.
Kerang Sambal Nanas
Kuliner satu ini dapat dengan mudah ditemukan di beberapa pinggir jalan Kota Lhokseumawe. Jika biasanya kerang dimasak menggunakan bumbu bakar, saus tiram, atau saus padang, kali ini kamu harus mencoba kerang sambal nanas. Kerang yang digunakan adalah jenis kerang dara, yang kemudian direbus seperti biasa. Yang menjadi andalan utama di sini adalah sambal nanas. Olahan kerang dara rebus yang dicocol dengan sambal nanas menciptakan rasa gurih, manis, serta segar dari nanas.
Akses Menuju Lhokseumawe
Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Tawangmangu, kamu dapat memilih moda transportasi umum di bawah ini.
Bus & Kapal
Bus dapat menjadi sarana yang dapat kamu pilih jika ingin berkunjung ke Lhokseumawe menggunakan jalur darat. Kamu dapat menggunakan Bus Antar Kota Antar Provinsi untuk sampai ke Lhokseumawe. Nantinya, bus tersebut akan menaiki kapal melalui Pelabuhan Merak untuk mencapai Pelabuhan Bakauheni. Perjalanan akan memakan waktu belasan jam hingga 2 hari apabila berangkat dari Kota Jakarta. Harga tiketnya pun beragam, tergantung pada tipe bus yang digunakan serta fasilitas pada bus yang dipilih.
Pesawat
Pesawat menjadi cara yang cukup praktis untuk berkunjung ke Lhokseumawe, terutama untuk wisatawan yang berasal dari daerah yang jauh dan wisatawan asing. Lhokseumawe memiliki satu bandara utama, yaitu Bandar Udara Malikussaleh. Biasanya, pesawat akan transit terlebih dahulu di Medan selama beberapa jam. Perjalanan dengan pesawat dapat ditempuh sekitar 5-6 jam lamanya. Sesampainya di bandara Lhokseumawe, kamu bisa menggunakan taksi bandara untuk menuju kota.