tokopedia-logo
Travel
City
Ubud
Tujuan
Tujuan Populer
Jakarta
Indonesia
Kota
3.700+ properti
Bandung
Indonesia
Kota
1.200+ properti
Yogyakarta
Indonesia
Kota
1.500+ properti
Bali
Indonesia
Wilayah
1.200+ properti
Check-in
Min, 1 Agu 2021
Check-out
Sen, 2 Agu 2021
Durasi menginap 1 malam
Kamar dan Tamu
1 kamar, 1 tamu
Kamar
Tamu

Jumlah tamu tidak boleh kurang dari jumlah kamar.

Hotel di Ubud

Hotel di area populer

Hygiene Verified
Ayuterra Resort

Ayuterra Resort

Vila
star-iconstar-iconstar-iconstar-iconstar-icon
Kedewatan, Ubud
Kedewatan, Ubud
9,1
Luar Biasa
Diskon Spesial
Rp5.400.000
Rp4.320.000
Termasuk pajak /kamar/malam
Bayar di Hotel
Yuk, Kenali Ubud
Tentang Ubud
Wisata Alam di Ubud
Wisata Sejarah atau Budaya di Ubud
Wisata Kuliner di Ubud
Akses Menuju ke Ubud

Tentang Ubud

Ubud merupakan salah satu kawasan wisata favorit para wisatawan yang tengah berkunjung ke Bali. Terletak di Kabupaten Gianyar, pesona utama dari daerah ini dapat dilihat dari pemandangan alamnya yang mempesona karena dikelilingi oleh persawahan dan hutan yang membentang luas dan berada di jurang pegunungan. Daerah yang berluaskan 42,38 km persegi ini pada dasarnya adalah kecamatan yang terdiri dari 7 desa dan 1 kelurahan. Nuansa daerahnya yang asri dan sejuk membuat Ubud menjadi pilihan banyak orang sebagai tempat singgah selama berlibur di Bali.

Sejak tahun 1920, Ubud juga sudah dikenal sebagai pusat seni dan budaya tradisional Bali. Baik daerah maupun masyarakat setempat di Ubud tidak dapat lepas dari dunia kesenian. Oleh karena itu, jangan heran jika Anda dapat menemukan sederet museum dan galeri-galeri seni menarik seperti Museum Puri Lukisan, Blanco Museum, Museum Seni Rudana, dan masih banyak lagi. Bukan hanya itu saja, di setiap penjuru desa di Ubud juga rutin diadakan pertunjukan seni berupa musik dan tari tradisional.

Sebagai destinasi wisata terpopuler di Bali, Ubud menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari daerah lainnya, seperti Kuta atau Nusa Dua. Di sini, hampir semua tempat wisata tetap memiliki sentuhan seni dan budaya tradisional Bali. Ubud juga sering dipilih sebagai tempat singgah oleh banyak orang selama di Bali karena suasananya yang nyaman dan tenang, terutama di kalangan para wisatawan yang tengah honeymoon. Tidak heran jika Ubud juga dipenuhi dengan sejumlah penginapan yang unik dan cantik, mulai dari villa hingga hotel. Dapatkan hotel terbaik pilihan Anda dengan mudah dan murah hanya di Tokopedia.

Wisata Alam di Ubud

Berada di ketinggian 200 meter di atas permukaan laut, Ubud bukan hanya menawarkan nuansa daerah yang sejuk dan nyaman, namun juga pemandangan alam yang indah dan asri.

Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan merupakan sebuah air terjun setinggi 16 meter yang berada di Jl. Ir. Sutami, Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Meskipun tidak terlalu tinggi, air terjun ini memiliki debit air yang besar dan cukup deras yang mengalir dari Sungai Tukad Petanu. Untuk dapat sampai ke air terjun ini, Anda harus melewati puluhan anak tangga yang berkelok-kelok. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena aksesnya terbilang aman dibatasi oleh pagar dan selama perjalanan Anda dapat menikmati keindahan pepohonan yang mengelilingi kawasan Air Terjun Tegenungan.

Tersedia juga beberapa spot foto unik seperti akar berbentuk love dan sarang burung yang sengaja dibuat untuk menemani perjalanan Anda mencapai air terjun. Sayangnya, para pengunjung diperbolehkan berenang hanya di saat cuaca cerah dan tidak pada musim hujan.

Jam operasional: Setiap hari, pukul 06.30-18.30 WITA.

Harga tiket: Rp15.000,-

Bukit Campuhan

Bukit yang juga dikenal dengan sebutan Bukit Cinta ini kerap menjadi destinasi yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Objek wisata ini diapit oleh dua anak sungai dan dikelilingi oleh hutan tropis serta ilalang-ilalang yang membentang di sekitar bukit. Memiliki lokasi yang tersembunyi dan pemandangan alam yang hijau dan asri, Bukit Campuhan cocok sekali untuk Anda yang mencari tempat wisata yang penuh ketenangan dan jauh dari kebisingan kota. Anda dapat menelusuri bukit ini sambil trekking di jalan yang telah disediakan. Waktu terbaik untuk mengunjungi bukit ini adalah di pada pagi dan sore hari di saat panas matahari tidak terlalu terik dan udara terasa sejuk.

Jam operasional: Setiap hari, 24 jam.

Harga tiket: Gratis

Sungai Ayung

Bagi Anda yang menyukai wisata alam sekaligus rekreasi, maka Anda harus mencoba kegiatan arung jeram di Sungai Ayung. Sungai terpanjang di Bali ini memang terkenal dengan aliran sungainya yang tidak begitu deras, sehingga cocok untuk Anda dan keluarga yang mencari spot rafting pemula namun tetap seru dan dengan pemandangan yang indah. Selamat mengarungi sungai, Anda akan dimanjakan dengan berbagai pemandangan hijau yang terdiri dari pepohonan rindang, persawahan, dan perbukitan. Selain itu, Anda juga dapat melihat salah satu mahakarya dari seorang seniman di Bali, yakni berupa ukiran relief Ramayana di tebing batu yang berada di sepanjang 1 km dinding sungai.

Jam operasional: Setiap hari, pukul 07.00 – 23.00 WITA.

Harga tiket: Rp350.000 – Rp400.000,-

Wisata Sejarah atau Budaya di Ubud

Kota Bali memang sudah tidak asing lagi dengan peninggalan sejarah dan adat budayanya yang masih kental di antara masyarakatnya, tentu saja termasuk di daerah Ubud. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai bangunan bersejarah dan pertunjukan budaya tradisional Bali.

Puri Saren Agung

Puri Saren Agung atau Puri Ubud merupakan sebuah istana peninggalan Kerajaan Ubud pada masanya. Bangunan yang terbuat dari batu bata merah setebal 1 meter ini masih dilestarikan dan dirawat dengan sangat baik. Keberadaan berbagai ornamen berupa ukiran dan relief khas Bali yang menghiasi dinding istana ini juga semakin menambah keindahan objek wisata yang satu ini. Menariknya, Puri Saren Agung kini lebih sering digunakan sebagai pusat pertunjukan seni tari tradisional Bali, mulai dari seni tari Legong, Barong, dan Ramayana Ballet dapat Anda saksikan di area Ancak Saji yang terdapat di tempat ini. Bagi Anda yang tertarik melihat kemegahan istana Ubud ini, Anda dapat langsung berkunjung ke Jalan Raya Ubud, No 8, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam operasional: Setiap hari, pukul 08.00 – 19.00 WITA.

Harga tiket: Gratis.

Mandala Wisata Wenara Wana

Mandala Wisata Wenara Wana atau yang lebih dikenal dengan nama Monkey Forest Ubud (hutan kera) adalah salah satu destinasi terpopuler di Ubud. Tempat wisata ini tidak pernah sepi dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di dalam maupun luar Indonesia. Monkey Forest ini pada dasarnya merupakan hutan lindung yang kini menjadi habitat dari 115 spesies pohon dan 340 lebih ekor monyet, salah satunya monyet berjenis ekor panjang atau Macaca fascicularis.

Di dalam hutan ini juga terdapat sebuah pura bernama Candi Pura Dalem Agung Padangtegal atau yang dikenal juga dengan julukan Sacred Monkey Forest Sanctuary yang sering digunakan oleh masyarakat setempat sebagai tempat pelaksanaan upacara adat Tumpek Kandang. Jika Anda berkunjung ke tempat ini, Anda harus memperhatikan dan menjaga barang bawaan Anda dengan baik agar tidak diambil oleh para monyet yang berkeliaran.

Jam operasional: Setiap hari, pukul 08.30-17.30 WITA.

Harga tiket: Rp40.000,-

Goa Gajah

Objek wisata sejarah sekaligus budaya berikutnya adalah Goa Gajah yang terletak di Desa Bedulu, kecamatan Blahbatuh, kabupaten Gianyar, Bali. Goa Gajah ini adalah tempat wisata berupa Candi kuno yang telah berdiri sejak 1.000 tahun lalu dan merupakan tempat suci bagi umat Hindu dan Budha. Goa Gajah ini juga dimanfaatkan sebagai tempat bersemedi pada abad ke 10 – 14 masehi. Di kompleks candi ini terdapat dua area utama dan satu goa buatan yang jika Anda masuk ke dalamnya, Anda dapat melihat sebuah kolam dan lima patung di sekitarnya. Di pura ini, Anda juga akan menemukan berbagai Arca, Stupa, dan kompleks pemandian kuno.

Jam operasional: Setiap hari, pukul 08.00 – 17.00 WITA.

Harga tiket: Rp30.000,-

Wisata Kuliner di Ubud

Selain wisatanya, Bali juga menjadi tujuan wisata incaran para wisatawan karena kuliner khasnya yang beragam dan terkenal lezat. Berikut beberapa rekomendasi tempat makan yang dapat Anda kunjungi di Ubud.

Warung Bu Rus

Nasi campur khas Bali menjadi menu makanan yang kerap dicari para wisatawan yang berkunjung ke pulau ini. Hampir setiap daerah di Bali memiliki warung atau tempat makan yang menjual nasi yang terkenal dengan perpaduan lauk dan sambal khasnya, termasuk Ubud. Warung yang berlokasi di Jl. Suweta No.9, Ubud ini menyediakan nasi lauk Bali dengan tambahan berbagai lauk khas pedesaan seperti sate lilit, olahan sayur, telur, tahu, tempe, dan sambal pedas. Meskipun tempatnya tidak begitu besar, Warung Bu Rus tidak pernah sepi didatangi pengunjung karena cita rasa makanannya yang lezat.

Jam buka: Setia hari, pukul 10.30 – 19.00 WITA.

Harga: Rp10.000 – Rp30.000,-

Warung Sate Kakul

Jika biasanya sate dibuat menggunakan bahan dasar daging ayam, kambing, atau sapi, Warung Sate Kakul yang berlokasi di Jl. Raya Kengetan, Singakerta, Kecamatan Ubud ini menjual menu sate berbeda yaitu sate yang terbuat dari kakul atau siput. Makanan unik ini menjadi menu khas dari kawasan Ubud karena lokasinya yang dikelilingi oleh persawahan yang merupakan habitat dari siput ini. Anda tidak perlu khawatir, sate ini memiliki cita rasa yang gurih dipadukan dengan bumbu sate yang manis dan sedikit pedas yang pasti akan membuat Anda ketagihan. Sate kakul biasanya disantap dengan sepiring nasi putih hangat. Selain sate kakul, warung makan ini juga menyediakan menu khas Bali lain, yaitu sop batang pisang.

Jam buka: Setiap hari, pukul 09.00 – 22.00 WITA.

Harga: Rp25.000,-

Bebek Betutu Pak Rimpin

Betutu merupakan makanan khas Bali yang paling ikonik dan populer di kalangan para wisatawan maupun masyarakat setempat. Bumbu Betutu ini biasanya diolah menggunakan daging ayam atau bebek, termasuk di tempat ini yang menjual kedua menu tersebut. Bebek Betutu Pak Rimpin dibuat dengan cara yang masih tradisional yaitu menggunakan daun pisang yang dipadukan dengan jerami kering dan kulit ari beras, sehingga menghasilkan cita rasa khas yang lezat dan otentik. Anda dapat menemukan tempat makan yang telah berdiri sejak tahun 1975 ini di Jl. Arjuna No.10, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam buka: Setiap hari, pukul 07.00 – 14.00 WITA.

Harga: Rp130.000,-/ekor bebek.

Akses Menuju ke Ubud

Ubud memiliki akses yang cukup mudah untuk dijangkau. Tersedia berbagai moda transportasi yang dapat Anda pilih untuk dapat sampai ke Ubud.

Bus

Bagi Anda yang ingin menggunakan jalur darat dan dengan harga yang cukup terjangkau, Anda dapat menggunakan bus antar provinsi untuk berkunjung ke Ubud, Bali. Sayangnya, bus ini hanya dapat mengantarkan Anda ke Terminal Ubung, Denpasar, sehingga Anda harus melanjutkan perjalanan ke Ubud menggunakan taksi atau sewa mobil.

Pesawat

Pesawat menjadi sarana utama yang digunakan oleh para wisatawan yang berasal dari daerah yang jauh maupun wisatawan mancanegara. Anda dapat membeli tiket pesawat dan mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Dari bandara tersebut, Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju Ubud menggunakan taksi atau Bus Perama dengan harga lebih terjangkau.

Kapal

Alternatif lain yang dapat Anda gunakan untuk berpergian ke Pulau Bali adalah dengan menggunakan kapal laut. Bagi Anda yang berdomisili dari Pulau Jawa, Anda dapat menggunakan baik kendaraan pribadi maupun bus sebelum menaiki Kapal Ferry yang terletak di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Dari Banyuwangi tersebut, nantinya Anda akan berhenti di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Dari pelabuhan ini, Anda kemudian harus menempuh waktu sekitar 3 jam perjalanan untuk dapat sampai ke Ubud.

Tujuan populer
Keamanan
PCI Compliant
Ikuti kami
FacebookTwitterInstagram
Get it on Google PlayDownload on the App Store