Setelah beberapa tahun mencoba, saya menemukan sejenis medium berkelamin ganda, pada bentuk yang kemudian berkembang: blog, sebuah ungkapan ringkas dari weblog. Di satu sisi, seperti tulisan di media cetak, ia bersifat publik. Terbuka untuk dibaca siapa saja.
Di sisi lain, seperti catatan harian atau surat, bisa juga bersifat pribadi dan personal. Apalagi mengingat bentuk ini nyaris tak memiliki sekat antara ketika ditulis dan diterbitkan: tak ada otoritas media, tak ada saringan editorial. Saya bisa memilih sendiri buku yang saya baca dan menulis sesuatu dengan cara yang saya inginkan.
Di sini saya bisa menebarkan remah-remah roti Hansel dan Gretel untuk melacak jejak-jejak bacaan saya, juga pikiran, agar mudah kembali ke sana, sekaligus memungkinkan untuk dibaca siapa pun. Siapa tahu dalam perjalanan ini saya tersesat dalam labirin bacaan tak berujung, dan kita dipertemukan di suatu tempat, untuk memulai perbincangan yang lain.
Judul : Senyap yang Lebih Nyaring: Blog 2012-2014
Penulis : Eka Kurniawan
Ukuran : 13 x 20 cm
Halaman : xvi + 402 hlm
ISBN : 9786235869186
Seseorang bisa sadar membaca karya-karya tertentu dan mengabaikan karya-karya lain. Kadangkala bersifat acak dan tanpa sadar. Tergantung bagaimana ia memperoleh akses terhadap bacaan, maupun bias-bias pra-keputusan membaca. Orang bisa dengan sadar membaca lebih banyak karya penulis-penulis minoritas (baik secara genre, orientasi seks, etnik, bahasa, dan lainnya). Tapi tetap tanpa sadar dibentuk oleh apa yang disediakan toko buku atau industri buku terjemahan, jika sang pembaca kebetulan hanya menguasai bahasa ibunya.
Tulisan-tulisan di buku ini, juga buku sebelumnya (Senyap yang Lebih Nyaring), merupakan hamparan terbuka sejarah kesusastraan personal saya, yang dibentuk oleh pilihan bacaan secara sadar dan tanpa sadar. Tulisan-tulisan tersebut secara langsung menggambarkan cara pandang saya terhadap sejarah kesusastraan (dan pada akhirnya terhadap Sejarah dengan “S” besar, sejarah yang lebih luas). Bisa juga dilihat sebagai usaha kecil untuk mencatat.
Semacam usaha menulis silsilah bacaan. Di titik tertentu mungkin kita berkerabat; di titik lain, siapa tahu, leluhur bacaan kita saling menikam.
Judul : Usaha Menulis Silsilah Bacaan: Blog 2008-2011, 2015-2019
Penulis : Eka Kurniawan
Ukuran : 13 x 20 cm
Halaman : xvi + 412 hlm
ISBN : 9786235869186
Bicara tentang sastra dan kebudayaan barangkali hal paling awal dan sering dilakukannya. Tapi, diam-diam ia sering juga berpikir untuk menulis hal-ihwal lainnya. Politik, dinamika sosial, dan sedikit perbincangan mengenai etika atau sesat pikir dalam ranah filosofis, misalnya.
Judul : Tragedimu Komediku: Esai-Esai
Penulis : Eka Kurniawan
Ukuran : 13 x 20 cm
Halaman : xii + 276 hlm
ISBN : 978-623-5869-18-6