Toko tidak aktif selama lebih dari 7 hari

Untuk kenyamanan bertransaksi, kami menyarankan pembeli untuk memastikan terlebih dahulu toko yang dipilih dalam keadaan aktif. Info status keaktifan ini dapat diakses di halaman masing-masing toko.

Buku novel sengsara membawa nikmat #2

      Transaksi Sukses dari        Transaksi
Bagikan :
Lihat
     
Berat
400gr
Terjual
     
Asuransi
Opsional
Kondisi
Baru
Min. Beli
1
Varian Produk
Video Produk
Deskripsi Produk

Buku novel sengsara membawa nikmat #2

Penulis: Tulis ST Sati
Penerbit: Balai Pustaka
Tahun Pertama Terbit: 1929
Jumlah Halaman: 192


Novel Sengsara Membawa Nikmat ini merupakan salah satu novel klasik Indonesia yang sangat populer. Bahkan kisahnya telah diangkat ke layar kaca dan menjadi tontonan wajib di masanya. Kisah ini pada intinya bertemakan cinta yang dibalut intrik-intrik. Tokoh utama novel Sengsara membawa Nikmat ini adalah seorang pemuda berdarah Minang bernama Midun. Ia seorang yang santun, berperangai baik, taat agama, pandai ilmu silat dan rendah hati. Karena sederet kebaikan inilah sehingga Midun sangat disukai warga sekampungnya. Hal ini mengusik rasa iri hati serta dengki pemuda lainnya bernama Kacak. Kacak sendiri digambarkan sebagai seorang yang congkak, sombong dan angkuh. Ia merupakan keponakan orang terpandang di Padang. Ia sangat iri pada Midun karena ia menganggap Midun tak pantas disayangi banyak orang sebab ia hanya anak seorang petani miskin.

Secara umum, kisah ini bercerita mengenai suka duka Midun yang menghadapi banyak cobaan sebelum hidup bahagia bersama isteri dan keluarganya. Salah satu cobaan terbesar Midun adalah rasa dengki dari Kacak. Ia sering dicurangi dan difitnah oleh Kacak. Pernah isteri Kacak terseret arus sungai, karena Midun berada di tempat yang sama, ia langsung menolong dan menyelamatkan isteri Kacak. Namun, bukannya berterimakasih, Kacak malah memfitnah Midun hendak memperkosa isterinya. Kacak melaporkan hal tersebut pada pimpinan desa dan mereka mempercayai fitnah tersebut. Dan sebagai akibatnya, Midun dihukum untuk melakukan pekerjaan tanpa digaji. Ia melakukan hukuman tersebut di bawah pengawasan Kacak.


Tidak berhenti sampai di situ, Kacak masih gerah melihat Midun masih berkeliaran di desa mereka. Ia akhirnya merencanakan sejumlah hal dengan tujuan membunuh Midun. Usaha tersebut selalu gagal tetapi Kacak masih bisa memfitnah Midun sehingga pada akhir


Ringkasan Ulasan

Rp 35.000
Perubahan Harga Terakhir: 17-01-2017, 05:43 WIB

Simulasi Cicilan

Informasi Penjual

DKI Jakarta
 Favoritkan

Reputasi

Terakhir Online: Memuat......
0.00%
Transaksi Sukses
47
Produk terjual
Diskusi Dibalas
Waktu Diskusi Dibalas
Chat Dibalas
Waktu Chat Dibalas

Dukungan Pengiriman

  • JNE
    Reguler
    YES
    OKE
  • TIKI
    Reguler
    Over Night Service
  • Wahana
    Service Normal
  • Pos Indonesia
    Pos Kilat Khusus
    Pos Express
  • Go-Send
    Same Day
  • Ninja Xpress
    Reguler
  • Grab
    Same Day
  • J&T
    Reguler
Cara Belanja di Tokopedia
Mengapa Belanja Online di Tokopedia Aman dan Bebas Penipuan?