Kategori


    Cari di kategori ini


    Harga

    Brand

    Populer
    {{key}}

    Brand

    Warna

    Lihat Semua Warna

    Ukuran

    Ukuran

    Lokasi

    Populer
    {{key}}

    Lokasi

    Lihat Semua Lokasi

    Dukungan Pengiriman

    Kondisi

    Toko

    Rating

    Umur

    SelesaiFitur Baru: Free ReturnsTemukan beragam pilihan produk Free Returns. Produk dapat diretur secara GRATIS jika berubah pikiran. Pelajari lebih lanjut.
    {{tokopedia.loc('Product List')}} {{pagination.item_start|thousand_separator}} - {{ pagination.item_end|thousand_separator}} {{tokopedia.loc("from")}} {{pagination.total_item|thousand_separator}}
    Urutkan :
    Reputasi:

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_1")}}

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_2")}}
    {{model.name}}
    {{model.name}}
    {{model.price}}
    ({{model.count_review}})
     
    {{e.title}}
    Grosir
    • {{wp.quantity_min}} - {{wp.quantity_max}}≥ {{wp.quantity_min}}≥ {{wp.price}}
    PO
      {{ model.shop.city }}
    RSS
    Perbedaan Mendasar Antara Buku Agama Kristen & Katolik

    Agama Kristen dan Katolik memiliki banyak kesamaan, mulai dari kitab suci dan hari-hari besar. Akan tetapi, banyak yang bertanya-tanya mengapa antara agama Kristen dan Katolik terpisah. Sejarah mencatat bahwa agama Katolik telah ada sejak tahun 106 melalui sepucuk surat yang dituliskan oleh Ignatius kepada umat Kristiani di Smyrna, salah satu bukti sejarah tertua yang didapatkan. Agama Kristen lahir pada tahun 1517 setelah Martin Luther menggagas sebuah reformasi dari ajaran dan tradisi konvensional dari Gereja Katolik Roma. Dari sisi kitab suci, agama Kristen menggunakan Alkitab, sedangkan Alkitab yang digunakan oleh umat Katolik terdapat tambahan 12 kitab yang dinamakan kitab Deuterokanonika. Umat Kristen tiak mengakui kitab Deutrokanonika karena dipercaya mengandung doktrin Purgatori, tradisi yang harus dilakukan setelah kematian seseorang untuk mencapai surga. Di sinilah perbedaan antara buku Agama Kristen & Katolik.

    Mengenal Filsuf Kristiani dari Buku Filsafat Kristen Katolik

    Untuk menjadi penganut ajaran Agama Kristen dan Katolik, dibutuhkan pengakuan iman dan penerangan secara alkitabiah, sehingga banyak orang berpikir bahwa tidak mungkin agama Kristen dan Katolik memiliki perspektif filsafat sendiri. Ternyata, ada aliran filsafat Kristiani yang merupakan sebuah pendekatan filsafat berdasarkan tradisi dan ajaran Kristen. Craig Bartholomew dan Michael W. Goheen merupakan filsuf Kristiani yang menuliskan buku filsafat Kristen Katolik berjudul Christian Philosophy: A Systematic and Narrative Introduction. Dalam bukunya, mereka menyatakan pengajaran Katolik dan Kristen modern banyak mengandung ilmu-ilmu filsafat untuk membuka pandangan umat Katolik tentang dunia tanpa harus mengesampingkan eksistensi Ketuhanan. Filsafat Kristiani juga ikut berkontribusi dalam perkembangan ilmu filsafat barat, seperti William of Ockham yang menuliskan Occam’s Razor, berisikan prinsip pemecahan masalah melalui pendekatan teologi, metafisika, ontologi, logika, dan politik.

    Buku Rohani Kristen Untuk Renungan Pagi dan Saat Teduh

    Salah satu tradisi umat Kristiani guna memperkuat iman dan keteguhan hati adalah melakukan aktivitas khusyuk di pagi hari dengan membaca buku rohani Kristen yang berisikan penggalan kisah dari kehidupan nyata dan alkitab yang mengajarkan tentang iman Kristiani dan kehidupan di dunia. Kegiatan ini biasanya disebut renungan pagi oleh umat Kristiani. Selain di pagi hari, umat Kristiani juga melakukan aktivitas ini saat fajar, dengan berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Tuhan yang Maha Esa. Saat teduh adalah istilah yang digunakan untuk aktivitas ibadah saat fajar oleh umat Kristiani. Kegiatan ini tidaklah diwajibkan dan tidak secara eksplisit tertulis dalam kitab suci, meskipun demikian aktivitas ini sangat berguna untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa dan menenangkan batin. Melalui kegiatan ini umat Kristiani juga mendapatkan pelajaran tentang hal yang tertulis dalam Alkitab.

    Mengenal Perbedaan dari Alkitab dan Kidung Jemaat

    Seringkali umat Kristiani terlihat membawa dua buah buku yang memiliki bentuk serupa saat beribadah. Buku tersebut adalah Alkitab dan Kidung Jemaat yang sama-sama digunakan untuk beribadah. Yang menjadi perbedaan dari kedua buku ini adalah Alkitab merupakan kitab suci dari agama Katolik dan Kristen yang dijadikan sebagai pedoman dan referensi utama menjalani kehidupan duniawi serta perjalanan spritual. Sedangkan kidung jemaat merupakan sebuah buku yang berisikan lagu-lagu (sebagaimana tradisi beribadah baik umat Kristen maupun Katolik adalah menyanyikan ucapan syukur dan puji-pujian kepada Tuhan yang Maha Esa) yang dinyanyikan dalam kebaktian gereja di Indonesia. Buku ini disusun dan diterbitkan oleh Yayasan Musik Gereja di Indonesia pertama kali pada tahun 1986 oleh Badan Penerbit Kristen dengan total 478 lagu. Ada pula Alkitab terbitan terbaru yang dicetak lengkap dengan isi dari Kidung Jemaat.