Kategori


    Cari di kategori ini


    Harga

    Brand

    Populer
    {{key}}

    Brand

    Warna

    Lihat Semua Warna

    Ukuran

    Ukuran

    Lokasi

    Populer
    {{key}}

    Lokasi

    Lihat Semua Lokasi

    Dukungan Pengiriman

    Kondisi

    Toko

    Rating

    Umur

    SelesaiFitur Baru: Free ReturnsTemukan beragam pilihan produk Free Returns. Produk dapat diretur secara GRATIS jika berubah pikiran. Pelajari lebih lanjut.
    {{tokopedia.loc('Product List')}} {{pagination.item_start|thousand_separator}} - {{ pagination.item_end|thousand_separator}} {{tokopedia.loc("from")}} {{pagination.total_item|thousand_separator}}
    Urutkan :
    Reputasi:

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_1")}}

    {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_2")}}
    {{model.name}}
    {{model.name}}
    {{model.price}}
    ({{model.count_review}})
     
    {{e.title}}
    Grosir
    • {{wp.quantity_min}} - {{wp.quantity_max}}≥ {{wp.quantity_min}}≥ {{wp.price}}
    PO
      {{ model.shop.city }}
    RSS
    Buku Alam Semesta dan Teori-teori Kemunculan Alam Semesta

    Alam semesta ini terbentang luas dan tidak diketahui pasti kemunculannya. Berbagai pendapat muncul, mencoba menerka-nerka bagaimana terbentuknya alam semesta. Salah satunya teori Big Bang. Pada buku alam semesta, dituliskan bahwa teori Big Bang pertama kali dicetuskan oleh Abbe Georges Lemaitre. Menurutnya, alam semesta ini mulanya berasal dari gumpalan superatom yang berbentuk bola api kecil dengan ukuran sangat kecil. Gumpalan itu semakin lama semakin memadat dan memanas, kemudian meledak dan memuntahkan seluruh isi dari alam semesta. Big Bang melepaskan sejumlah besar energi di alam semesta yang kemudian membentuk seluruh materi alam semesta dan kemudian berkembang hingga menjadi bentuk yang sekarang ini dan akan terus berkembang. Dalam buku alam semesta, disebutkan Big Bang bukan satu-satunya teori yang diduga sebagai cikal-bakal alam semesta. Masih banyak teori lainnya yang harus Anda ketahui sendiri.

    Buku Alam untuk Anak Sebagai Bahan Pembelajaran

    Buku alam semesta terdiri dari beberapa pembagian, berdasarkan golongan usianya. Secara sederhana pembagian itu terdiri atas dua, yakni buku alam untuk dewasa dan buku alam untuk anak. Pembagian ini dimaksudkan agar baik anak-anak dan orang dewasa bisa menangkap dengan baik permasalahan alam semesta yang begitu rumit. Buku alam untuk dewasa memuat hal-hal yang kompleks, mulai dari bagaimana alam semesta bermula dan teori-teorinya, hingga akhir alam semesta. Sebaliknya, buku alam semesta untuk anak memuat hal-hal yang non kompleks alias sederhana. Isinya berupa perkenalan atau penjelasan mendasar tentang kejadian-kejadian menarik apa saja yang ada di alam semesta. Pada umumnya, buku alam semesta untuk anak ini terdiri atas beberapa seri, antara lain perkenalan akan bumi, matahari, luar angkasa, lautan, tumbuhan, binatang, suara, api, energi, cahaya, hujan, dan hal-hal mendasar lainnya. Umumnya, buku alam untuk anak juga dipenuhi dengan ilustrasi yang dapat menarik perhatian mereka.

    Buku Alam Liar untuk Anda yang Ingin Bertahan di Medan Apapun

    Alam semesta adalah keseluruhan jagat raya, bukan hanya soal planet, langit, atau luar angkasa. Alam semesta juga mencakup alam liar, alam yang belum tersentuh atau belum dapat ditaklukkan manusia. Alam liar merupakan medan sulit yang tidak dapat diprediksi, bukan hanya karena adanya makhluk hidup lain, namun juga karena faktor cuaca atau alamnya yang ekstrem. Untuk menambah pengetahuan Anda akan alam liar dan cara mengatasi masalah yang terjadi di alam liar, bacalah buku alam liar. Salah satu contoh buku yang menarik dibaca adalah Crisis Survival. Buku alam liar ini dimaksudkan untuk membuat panduan yang cukup lengkap saat menghadapi situasi darurat. Termasuk bencana alam, kecelakaan kendaraan, luka fisik, memasuki daerah berbahaya, dan bahkan terorisme. Buku ini dibagi menjadi dua pembahasan, yakni situasi kritis dan persiapan. Semuanya menjelaskan cara bertahan, dalam keadaan darurat dan mempersiapkannya dengan baik.

    Peran Buku Alam dan Manusia dalam Menjaga Lingkungan

    Manusia memiliki peranan yang sangat besar dalam alam semesta. Oleh karena itu, Anda mungkin sering mendengar jika, alam dan manusia memiliki hubungan yang erat atau tidak dapat dipisahkan. Segala hal yang dilakukan manusia akan berdampak pada alam semesta. Untuk mempertegas dan mengetahui kebenaran akan hal tersebut, Anda bisa mencari informasi lebih lanjut dengan membaca buku alam dan manusia. Topik bahasannya biasa berisikan akibat-akibat apa saja yang timbul apabila Anda melakukan sesuatu pada alam, baik tindakan positif ataupun tindakan negatif. Manfaat membaca buku alam dan manusia ini cukup banyak, yakni menanamkan kesadaran untuk menjaga keadaan bumi, memperbaiki kerusakannya, menyadarkan masyarakat luas bahwa manusia lah yang membutuhkan alam karena alam adalah sumber kehidupan, juga menjadikan manusia sebagai pribadi yang bertanggung jawab, menjaga lingkungannya, alam semestanya.