Jakarta; 400 tahun

      Ulasan
Rp 95.000
Waktu Tersisa
:
:
Jumlah
Catatan untuk Penjual (Opsional)
0/144 karakter
Cicilan bunga 0% mulai dari Rp 3.959
Bandingkan Cicilan
Dilihat
     
Terkirim
     
Kondisi
Baru
Min. Beli
1
Asuransi
Opsional
Estimasi ongkos kirim
Kecamatan
Kode Pos
Berat
450gr
Hitung
Penulis : Susan Blackburn
Cetakan : 2011
Tebal : 416 hlm
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Penerbit : Komunitas Bambu
Deskripsi:
Buku ini segera dicekal pemerintah Orba ketika pertama kali terbit pada 1987. Orba tidak suka dengan cara Susan Blackburn (dulunya Susan Abeyasekere) mengkaji Jakarta. Susan dengan menelusuri sejarah Jakarta selama berabad-abad berhasil memaparkan suatu kontras. Ternyata sejak lama Jakarta hanya kota yang dibangun untuk memenuhi impian para penguasa, kaum aristokrasi uang. Jakarta bukan milik dan untuk kehidupan bersama.

Selama hampir 400 tahun, penguasa-penguasa Jakarta menginginkan kota ini menjadi semacam model kota harapan mereka sendiri. Belanda selama 16191949 berusaha menampilkan citra kota koloni kulit putih. Setelah Indonesia merdeka, Sukarno membangun Jakarta dengan monumen dan bangunan megah. Pemimpin besar revolusi ini berharap Jakarta sebagai ibukota menjadi kebanggaan nasional. Sementara pemerintah Orba membanjiri Jakarta dengan investasi asing demi mewujudkan mimpi kota pembangunan ekonomi.

Susan mengurai konsekuensi kebijakan-kebijakan para penguasa Jakarta terhadap kota dan penduduknya yang sebagian besarnya begitu miskin. Termasuk konflik dan kerjasama antara Gubernur Jakarta dengan presiden. Aturan dan tindakan terobosan sebagai momentum kemajuan atau hanya produk kebodohan yang membuat Jakarta dengan keragaman penghuninya itu sengsara? Tentu saja populasi Jakarta yang kompleks dan beranekaragam etnis pun diulas. Pertumbuhan kota yang relatif lambat telah membawa imigran Cina, Arab, Eropa dan seluruh pulau di Indonesia yang kemudian berbaur dan membentuk bentuk kebudayaan yang unik. Keunikan ini pula yang kian kentara bersama arus urbanisasi dan komersialisasi. Jakarta tumbuh dengan kebudayaan metropolitan yang khas (kalau tidak dapat disebut aneh) di suatu negara kepulauan terbesar di dunia yang didominasi pedesaan dan kemiskinan.
Berhasil menyimpan template chat
Template berhasil di hapus Batalkan
Oops, terjadi kendala koneksi. Coba Lagi

{{ error_result.default_error_message.header }}

No Talk

{{ loc("Is there any question") }} ? {{ loc("Discuss it with seller or other users") }}

{{ loc("Or direct contact to seller") }}

Berhasil menyimpan template chat
Template berhasil di hapus Batalkan
Oops, terjadi kendala koneksi. Coba Lagi

{{ loc("Latest Talk") }}

{{ loc("View All Discussion") }}

{{ loc("Is there any question") }} ? {{ loc("Discuss it with seller or other users") }}

Kota Yogyakarta
Memuat......

Transaksi Sukses
93.75% (569 Produk)
Diskusi Dibalas
)
Pesan Dibalas
)
Follow Chat Penjual

Dukungan Pengiriman

JNE
  • Reguler
  • OKE
TIKI
  • Reguler
Wahana
  • Service Normal
Pos Indonesia
  • Pos Kilat Khusus
J&T
  • Reguler
Cara Belanja di Tokopedia
Mengapa Belanja Online di Tokopedia Aman dan Bebas Penipuan?
Jakarta; 400 tahun
Close