ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุงูŽู†ู‘ูŽุงู“ ุงูŽู‡ู’ู„ูŽูƒู’ู†ูฐู‡ูู…ู’ ุจูุนูŽุฐูŽุงุจู ู…ู‘ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ูู‡ู– ู„ูŽู‚ูŽุงู„ููˆู’ุง ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ู„ูŽูˆู’ู„ูŽุงู“ ุงูŽุฑู’ุณูŽู„ู’ุชูŽ ุงูู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฑูŽุณููˆู’ู„ู‹ุง ููŽู†ูŽุชู‘ูŽุจูุนูŽ ุงูฐูŠูฐุชููƒูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ู ุงูŽู†ู’ ู†ู‘ูŽุฐูู„ู‘ูŽ ูˆูŽู†ูŽุฎู’ุฒูฐู‰
Terjemahan
Dan kalau mereka Kami binasakan dengan suatu siksaan sebelumnya (Al-Qur'an itu diturunkan), tentulah mereka berkata, โ€œYa Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami, sehingga kami mengikuti ayat-ayat-Mu sebelum kami menjadi hina dan rendah?โ€
Tafsir Ringkas Kemenag RI
Demikianlah sikap orang kafir. Dan kalau mereka Kami binasakan dengan suatu siksaan sebelumnya, yakni sebelum Kami turunkan Al-Qurโ€™an kepada Nabi Muhammad, tentulah mereka di akhirat nanti berkata, โ€œYa Tuhan kami, mengapa di dunia dulu tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami untuk mengingatkan kami sehingga kami mengikuti ayat-ayat-Mu sebelum kami menjadi hina akibat siksa ini dan rendah karena kedurhakaan kami?โ€
Baca Selengkapnya