Atur jumlah dan catatan
Stok Total: 25
Subtotal
Rp67.500
Studi Kritis Pesantren: Menelaah Pesantren di Masa Lalu hingga Terkini
Rp67.500
- Kondisi: Baru
- Berat Satuan: 200 g
- Waktu Preorder: 3 Hari
- Min. Beli: 1 Buah
- Kategori: Buku Kepercayaan
- Etalase: Semua Etalase
Studi Kritis Pesantren: Menelaah Pesantren di Masa Lalu hingga Terkini
Penulis: Dr. Abuzar Al Ghifari, M.A.
Tranformasi lembaga pendidikan tidak hanya pada sekolah atau Madrasah yang bukan berbasis asrama. Ditemukan pula transformasi pada Pesantren yang sebelumnya bersistem Salaf atau Tradisional menjadi modern maupun perpaduan keduanya. Pesantren yang berubah dari sistem pendidikannya dipicu karena arus modernisasi. Selain itu lahirnya sistem pendidikan modern yang diterapkan Pesantren maupun Sekolah karena faktor lembaga pendidikan yang dirintis bangsa kolonial lebih mendominasi pada tataran prospek pekerjaan dan berdampak signifikan terhadap lulusan Pesantren. Polarisasi masyarakat di masa penjajahan Belanda sangat kental. Masyarakat terkelompokkan secara signifikan, selain itu pekerja di pemerintahan Hindia Belanda dari masyarakat pribumi ber-lulusan lembaga pendidikan Belanda. Akibatnya saat itu kondisi kaum santri merasa “terkucilkan” alias sulit untuk masuk dan bekerja di pemerintahan. Hal ini berakibat panjang terhadap eksistensi Pesantren terutama masuk pada sistem pendidikan Nasional. Pandangan masayarakat luas terhadap keberadaan Pesantren masih jauh dari yang diharapkan. Marginalisasi kaum santri terutama Pesantren masa kolonial sangat berpengaruh kuat saat ini. Kuatnya hegemoni bangsa penjajah pada bumi Nusantara hingga berdampak terhadap marginalisasi Pesantren membuat tokoh bangsa dan para kyai berfikir mencarikan solusinya.
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Tebal: 139 halaman
ISBN: 978-623-132-807-6
Penulis: Dr. Abuzar Al Ghifari, M.A.
Tranformasi lembaga pendidikan tidak hanya pada sekolah atau Madrasah yang bukan berbasis asrama. Ditemukan pula transformasi pada Pesantren yang sebelumnya bersistem Salaf atau Tradisional menjadi modern maupun perpaduan keduanya. Pesantren yang berubah dari sistem pendidikannya dipicu karena arus modernisasi. Selain itu lahirnya sistem pendidikan modern yang diterapkan Pesantren maupun Sekolah karena faktor lembaga pendidikan yang dirintis bangsa kolonial lebih mendominasi pada tataran prospek pekerjaan dan berdampak signifikan terhadap lulusan Pesantren. Polarisasi masyarakat di masa penjajahan Belanda sangat kental. Masyarakat terkelompokkan secara signifikan, selain itu pekerja di pemerintahan Hindia Belanda dari masyarakat pribumi ber-lulusan lembaga pendidikan Belanda. Akibatnya saat itu kondisi kaum santri merasa “terkucilkan” alias sulit untuk masuk dan bekerja di pemerintahan. Hal ini berakibat panjang terhadap eksistensi Pesantren terutama masuk pada sistem pendidikan Nasional. Pandangan masayarakat luas terhadap keberadaan Pesantren masih jauh dari yang diharapkan. Marginalisasi kaum santri terutama Pesantren masa kolonial sangat berpengaruh kuat saat ini. Kuatnya hegemoni bangsa penjajah pada bumi Nusantara hingga berdampak terhadap marginalisasi Pesantren membuat tokoh bangsa dan para kyai berfikir mencarikan solusinya.
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Tebal: 139 halaman
ISBN: 978-623-132-807-6
tokowawasanilmubms
4.9 (212)
982 total barang
Pengiriman
Dikirim dari Kota Yogyakarta
Ongkir Rp13.800
Ekonomi • Estimasi tiba 16 - 20 Aug
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan


