Download Tokopedia App
Tentang TokopediaMulai Berjualan PromoTokopedia Care
tokopedia-logo
Kategori
Atur jumlah dan catatan

Stok Total: 20

harga sebelum diskonRp94.000

Subtotal

Rp75.200

UGM Press Original Buku Merawat Tradisi Lisan: Sakeco Kemarin, Hari Ini, dan Masa Depan

Terjual 1

bintang 5 (1 rating)

Rp75.200
diskon 20%
Harga sebelum diskon Rp94.000
  • Kondisi: Baru
  • Berat Satuan: 350 g
  • Min. Beli: 1 Buah
  • Kategori: Fiksi Puisi
  • Etalase: Semua Etalase
Penulis: Muhammad Saleh Ending
ISBN: 978-623-359-608-4
Cetakan Pertama, Juni 2025
Tebal xvii, 209 hlm
Ukuran 15,5 cm x 23 cm
Tahun Terbit Pertama Juni 2025
Penerbit Gadjah Mada University Press
Sakeco sebagai tradisi lisan tidak sepenuhnya tercipta dalam kelisanan, tidak hanya meliputi masalah penyampaian yang dituturkan dengan kata-kata, tetapi juga mencakup masalah sistem transmisi. Apa yang dilakukan oleh tukang lawas dalam memberi latihan kepada para muridnya selalu meminta penghafalan terhadap teks tulisan yang diberikannya. Artinya, tukang lawas dalam menyampaikan pesannya berawal dari lisan ke tulisan, dan kemudian dilisankan kembali dengan cara menghafalkan teks-teks yang telah dibuat secara tertulis. Para murid tetap memberlakukan teks yang diberikan oleh gurunya sebagai materi yang harus dihafalkannya untuk sebuah persiapan pertunjukan lebih lanjut. Interaksi itu tentu melahirkan proses penciptaan dan ada keinginan kuat untuk mewariskan sakeco lewat sebuah pertunjukan kepada generasi berikutnya sebagai tuntutan yang mendesak.
Sesuai dengan keberadaannya, seni ini menyampaikan pesan oleh tukang lawas (tau sakeco) berdasarkan peristiwa sosial, kesejarahan, dan kepahlawanan serta adat istiadat dalam masyarakat pemiliknya. Dalam pertunjukannya sangat mementingkan lawas dan cerita, dengan cara melantunkan dan menggunakan irama (temung) yang didasarkan pada jumlah suku kata, kata, baris, dan setengah baris. Akan tetapi, tukang lawas tidak sepenuhnya terikat pada naskah yang telah dihafalkannya, ia masih memiliki kebebasan untuk mengubah atau menambah larik-lariknya tergantung pada situasi yang berkembang pada saat pertunjukan dilangsungkan. Selain itu, tukang lawas dituntut pula ketrampilan mengolah cara penyampaiannya, mahir dalam memukul rebana, mampu menyesuaikan irama dengan adegan cerita yang berlangsung, dan suaranya yang merdu menjadi aspek penting untuk mendapatkan respons penonton. Membaca buku ini, memberikan gambaran secara holistik tentang tradisi lisan, karena itu penulis menyajikannya dengan kalimat 'Sakeco Kemarin, Hari Ini, dan Masa Depan'.
Logo UGM PRESS
Official Store

UGM PRESS

4.9 (21,5 rb)

699 total barang

Pengiriman

Dikirim dari Kab. Sleman

Ongkir Rp7.000

Ekonomi • Estimasi tiba 14 - 18 Jun

Ada masalah dengan produk ini?

ULASAN PEMBELI

5.0/ 5.0

100% pembeli merasa puas

1 rating • 0 ulasan

5(1)100%
4(0)0%
3(0)0%
2(0)0%
1(0)0%
Toped Illustration

Belum ada ulasan untuk produk ini

Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan

Lainnya di toko ini

Lihat Semua

Pilihan lainnya untukmu

Lihat Semua