SEJARAH BESI PUTIH DI PULAU MOROTAI MALUKU UTARA Dimasa Perang Dunia kedua, Kawasan Pasifik menjadi ajang pertempuran antara pasukan sekutu melawan pasukan Jepang. Dari seluruh kawasan Pasifik, tak terkecuali wilayah Indonesia juga menjadi basis pertempuran. Wilayah yang paling dekat dengan Samudra Pasifik adalah propinsi Maluku Utara, termasuk Pulau Morotai beranda depan wilayah Indonesia. Tidak tanggung – tanggung, 7 landasan pesawat terbang dibangun di wilayah ini sebagai peninggalan PD II. Tidak hanya landasan Pesawat, perlengkapan tempur lainnya seperti tank, panser, pesawat terbang, mobil, bunker hingga persejataan termasuk bom tersebar di seluruh propinsi Maluku utara ini. Di Morotai peninggalan perang tersebut dapat ditemui berserakan baik di kebun penduduk, di dalam tanah maupun di dasar lautan. Namun yang menarik di Pulau Morotai ini, peninggalan perang tersebut diubah menjadi kerajinan pernak – pernik yang menarik. Ternyata perlengkapan tempur tersebut berbahan dasar besi putih yang mengandung unsur logam mulia sebesar 0,8 persen. Hal itu mengakibatkan ribuan peninggalan Perang dunia II diangkut dan dipotong – potong dan ditempa menjadi produk kerajinan.
BESI PUTIH ASLI DARI TERNATE Diameter butiran 5 mili Dijamin asli besi putih TIDAK PUDAR TIDAK PUDAR Garansi 100% uang Kembali jika terbukti palsu