1. Sabda Zarathustra karya Friedrich Nietzsche 2. Melampaui Kebaikan dan Kejahatan karya Friedrich Nietzsche
TENTANG PENULIS
Friedrich Nietzsche (1844–1900) lahir di Rocken Saxony, dan menempuh pendidikan di Universitas Bonn dan Leipzig. Pada usia 24 dikukuhkan sebagai Profesor Filologi Klasik di Universitas Basel, namun masalah kesehatan memaksanya untuk mundur dari jabatan pada tahun 1879. Sepanjang dekade kemudian dia berdiam diri di antara Alpen Swiss dan pantai Mediterrania, mencurahkan diri pada perenungan dan penulisan. Buku dan pamflet awalnya (The Birth of Tragedy, Untimely Meditations) sangat dipengaruhi oleh Wagner dan Schopenhauer, tetapi semenjak, All Too Human (1878), pemikirannya mulai berkembang lebih independen, dan menerbitkan seri karya filsafatnya yang menghunjam (The Gay Science, Thus Spake Zarathustra, Beyond Good and Evil, On the Genealogy Moral) —yang memberi pijakan bagi ilmu filsafat. Karya-karya puncak itu dihasilkan dalam waktu yang berdekatan sepanjang tahun 1888. Pada Januari 1889, Nietzsche menderita penyakit mental serius yang, semenjak itu, tidak pernah pulih hingga wafatnya di Weimar sebelas tahun kemudian.