Kejar Diskon
Berakhir dalam
27 hari
26 hari5 jam36 menit58 detik
Atur jumlah dan catatan
Stok Total: 200
harga sebelum diskonRp30.480
Subtotal
Rp25.421
Barbie Cultural Ikon Budaya Konsumerisme - Mary F Rogers - NR
Rp25.421
diskon 17%
Harga sebelum diskon Rp30.480
Barbie Cultural Ikon Budaya Konsumerisme - Mary F Rogers
kertas bookpaper kuning ringan
harga sudah termasuk diskon 40%
Buku "Barbie: Ikon Budaya dan Konsumerisme" mengeksplorasi fenomena sosial dan budaya di balik boneka Barbie yang telah menjadi simbol kuat dalam masyarakat global selama lebih dari setengah abad. Diciptakan oleh Ruth Handler pada tahun 1959, Barbie bukan hanya sebuah mainan anak perempuan, tetapi juga telah berkembang menjadi simbol kompleks yang menggabungkan berbagai nilai, stereotip, dan isu-isu sosial yang mencerminkan dinamika konsumerisme di dunia modern.
Buku ini mengkaji perjalanan Barbie sebagai ikon budaya yang mewakili ideal-ideal kecantikan, gender, dan peran sosial perempuan dalam berbagai dekade. Penulis membahas bagaimana Barbie telah menciptakan standar kecantikan yang sering kali menjadi subjek kritik terkait dengan representasi tubuh yang tidak realistis, namun juga mengangkat tema kebebasan, independensi, dan aspirasi untuk perempuan dalam beberapa edisi dan transformasi boneka ini.
Selain itu, buku ini juga menganalisis bagaimana Barbie menjadi bagian dari sistem konsumsi global yang sangat luas, dengan menjual tidak hanya boneka, tetapi juga berbagai produk turunan seperti pakaian, aksesori, film, buku, dan bahkan tema park. Barbie, dalam konteks ini, menjadi simbol dari budaya konsumerisme yang dipenuhi dengan kebutuhan untuk selalu memiliki dan mengikuti tren terbaru, yang dipengaruhi oleh pasar kapitalis yang mengarahkan perilaku konsumen.
"Barbie: Ikon Budaya dan Konsumerisme" menyajikan sebuah analisis kritis terhadap pengaruh Barbie dalam membentuk persepsi tentang kecantikan, gender, dan identitas dalam masyarakat modern, serta bagaimana boneka ini, meski sering kali menjadi alat perdebatan, juga mencerminkan perubahan sosial dan budaya. Buku ini sangat relevan bagi pembaca yang tertarik pada kajian budaya populer, gender, dan konsumsi, serta bagaimana produk-produk massal dapat mempengaruhi cara pandang kita terhadap diri sendiri dan dunia sekitar.
kertas bookpaper kuning ringan
harga sudah termasuk diskon 40%
Buku "Barbie: Ikon Budaya dan Konsumerisme" mengeksplorasi fenomena sosial dan budaya di balik boneka Barbie yang telah menjadi simbol kuat dalam masyarakat global selama lebih dari setengah abad. Diciptakan oleh Ruth Handler pada tahun 1959, Barbie bukan hanya sebuah mainan anak perempuan, tetapi juga telah berkembang menjadi simbol kompleks yang menggabungkan berbagai nilai, stereotip, dan isu-isu sosial yang mencerminkan dinamika konsumerisme di dunia modern.
Buku ini mengkaji perjalanan Barbie sebagai ikon budaya yang mewakili ideal-ideal kecantikan, gender, dan peran sosial perempuan dalam berbagai dekade. Penulis membahas bagaimana Barbie telah menciptakan standar kecantikan yang sering kali menjadi subjek kritik terkait dengan representasi tubuh yang tidak realistis, namun juga mengangkat tema kebebasan, independensi, dan aspirasi untuk perempuan dalam beberapa edisi dan transformasi boneka ini.
Selain itu, buku ini juga menganalisis bagaimana Barbie menjadi bagian dari sistem konsumsi global yang sangat luas, dengan menjual tidak hanya boneka, tetapi juga berbagai produk turunan seperti pakaian, aksesori, film, buku, dan bahkan tema park. Barbie, dalam konteks ini, menjadi simbol dari budaya konsumerisme yang dipenuhi dengan kebutuhan untuk selalu memiliki dan mengikuti tren terbaru, yang dipengaruhi oleh pasar kapitalis yang mengarahkan perilaku konsumen.
"Barbie: Ikon Budaya dan Konsumerisme" menyajikan sebuah analisis kritis terhadap pengaruh Barbie dalam membentuk persepsi tentang kecantikan, gender, dan identitas dalam masyarakat modern, serta bagaimana boneka ini, meski sering kali menjadi alat perdebatan, juga mencerminkan perubahan sosial dan budaya. Buku ini sangat relevan bagi pembaca yang tertarik pada kajian budaya populer, gender, dan konsumsi, serta bagaimana produk-produk massal dapat mempengaruhi cara pandang kita terhadap diri sendiri dan dunia sekitar.
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan