Atur jumlah dan catatan
Stok: Tidak Dijual
Subtotal
-
Saatnya Melawan - Original
Rp65.000
- Kondisi: Baru
- Min. Pemesanan: 1 Buah
- Etalase: Produk BPKGM
Tebal : 272 halaman
ISBN : 978-602-231-757-9
Gerakan sosial bukan hal baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Mulai dari zaman kolonialisme hingga era reformasi, entah sudah berapa banyak gerakan sosial yang muncul karena adanya kesatuan visi dan misi demi menciptakan kehidupan sosial lebih baik. Namun, gerakan sosial yang diprakarsai oleh rakyat jelata pada zaman penjajahan tidak terekam dalam historiografi bangsa Indonesia. Mereka sering kali dilupakan karena dianggap tidak terkait dengan peristiwa-peristiwa besar.
Gerakan sosial juga sering mendapat cap buruk dari masyarakat pada umumnya, terlebih dari lingkup kekuasaan. Gerakan-gerakan sosial sering dianggap sebagai biang kerok terjadinya berbagai destruksi sosial, seperti: kerusuhan sosial, ketidakstabilan politik, krisis (keterpurukan) ekonomi, keributan, kemacetan lalu lintas, dan lain sebagainya. Bahkan, yang lebih memprihatinkan lagi, perguruan tinggi pun tidak memberikan ruang bagi gerakan sosial. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan penulis, banyak akademisi yang tidak mengerti peran dan pentingnya gerakan sosial ini. Sebaliknya mereka justru sinis dengan gerakan sosial tersebut.
Buku ini sendiri ditujukan untuk mengangkat hasil-hasil dan/atau dampak-dampak gerakan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat dan juga sebagai sumbangan atas kelangkaan buku-buku tentang gerakan sosial. Buku ini juga dimaksudkan untuk menyediakan bahan bacaan bagi para mahasiswa dan kalangan anak muda terpelajar umumnya yang tertarik kepada gerakan-gerakan sosial.
ISBN : 978-602-231-757-9
Gerakan sosial bukan hal baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Mulai dari zaman kolonialisme hingga era reformasi, entah sudah berapa banyak gerakan sosial yang muncul karena adanya kesatuan visi dan misi demi menciptakan kehidupan sosial lebih baik. Namun, gerakan sosial yang diprakarsai oleh rakyat jelata pada zaman penjajahan tidak terekam dalam historiografi bangsa Indonesia. Mereka sering kali dilupakan karena dianggap tidak terkait dengan peristiwa-peristiwa besar.
Gerakan sosial juga sering mendapat cap buruk dari masyarakat pada umumnya, terlebih dari lingkup kekuasaan. Gerakan-gerakan sosial sering dianggap sebagai biang kerok terjadinya berbagai destruksi sosial, seperti: kerusuhan sosial, ketidakstabilan politik, krisis (keterpurukan) ekonomi, keributan, kemacetan lalu lintas, dan lain sebagainya. Bahkan, yang lebih memprihatinkan lagi, perguruan tinggi pun tidak memberikan ruang bagi gerakan sosial. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan penulis, banyak akademisi yang tidak mengerti peran dan pentingnya gerakan sosial ini. Sebaliknya mereka justru sinis dengan gerakan sosial tersebut.
Buku ini sendiri ditujukan untuk mengangkat hasil-hasil dan/atau dampak-dampak gerakan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat dan juga sebagai sumbangan atas kelangkaan buku-buku tentang gerakan sosial. Buku ini juga dimaksudkan untuk menyediakan bahan bacaan bagi para mahasiswa dan kalangan anak muda terpelajar umumnya yang tertarik kepada gerakan-gerakan sosial.
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan