Vehicle Loop Detector – Model: 110 Vehicle Loop Detector (VLD) adalah alat pendeteksi kendaraan berbasis sistem induksi elektromagnetik. Alat ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan kendaraan yang melintas atau berhenti di atas loop kawat yang tertanam di permukaan jalan.
--Loop Detector ini banyak digunakan dalam: Sistem palang parkir otomatis Gerbang akses kendaraan Sistem perhitungan lalu lintas Kontrol pintu otomatis Sistem hitung kendaraan masuk/keluar (vehicle counting)
Fungsi Kerja Singkat Ketika kendaraan melintas atau berhenti di atas loop, terjadi perubahan induktansi yang dikenali oleh alat. Detektor kemudian mengaktifkan relay output untuk memberi sinyal ke sistem kontrol lain seperti membuka palang, menghitung kendaraan, atau menyalakan kamera.
--Spesifikasi Teknis Parameter Nilai Model 110 Frekuensi Operasi Loop 20 kHz – 170 kHz Waktu Respon 10 ms Waktu Deteksi Maksimal Hingga 5 menit (otomatis reset jika lebih) Relay Output 2 Channel (Relay 1 dan Relay 2) Tegangan Input AC 115V atau 220V (tergantung varian model) Toleransi Tegangan AC ±10% Konsumsi Daya AC201V/3A atau DC24V/3A Sensitivitas 3 level: Low (L), Medium (M), High (H) Induktansi Loop yang Didukung 50μH – 1000μH (termasuk kabel) Panjang Maksimum Kabel Loop 20 meter (wajib dipelintir min. 20 kali per meter) Suhu Operasional -20°C hingga +65°C Ukuran Fisik 74 x 37 x 113 mm (P x L x T)
--Fitur Utama 1. Kalibrasi Otomatis Saat alat pertama kali menyala, sistem akan otomatis melakukan kalibrasi selama ±2 detik. Pastikan tidak ada kendaraan di atas loop saat proses ini berlangsung.
2. Indikator LED Diagnosis Berkedip lambat: Proses kalibrasi Berkedip cepat: Loop tidak terhubung atau rusak Mati: Tidak ada kendaraan terdeteksi Menyala tetap: Kendaraan berada di atas loop
3. Relay Output Relay 1 (Pin 3 & 4): Aktif (tertutup) saat kendaraan berada di atas loop (mode presence detection).
Relay 2 (Pin 5 & 6): Aktif sesaat (±1 detik) setelah kendaraan keluar dari loop (mode pulse trigger).
4. Pengaturan Sensitivitas Diatur melalui saklar 3 posisi di depan unit: L = Sensitivitas Rendah (untuk kendaraan besar) M = Sensitivitas Menengah H = Sensitivitas Tinggi (bisa mendeteksi motor)
5. Auto Reset Jika kendaraan diam lebih dari 5 menit di atas loop, sistem akan otomatis reset dan mengembalikan output ke posisi awal.
Diagram & Penjelasan Wiring Terminal Dari kiri ke kanan (Pin 1 9) saat dilihat langsung dari panel terminal:
Pin Fungsi Keterangan 1 Power L Tegangan AC (fase) 2 Power N Tegangan AC (netral) 3 Relay 1 – COM Kontak umum relay 1 4 Relay 1 – NO Output relay 1 5 Relay 2 – COM Kontak umum relay 2 6 Relay 2 – NO Output relay 2 7 Loop Coil Koneksi loop 1 (kabel dari jalan) 8 Loop Coil Koneksi loop 2 (kabel dari jalan) 9 Tidak digunakan Kosong (model ini tidak menggunakan pin 9)