Atur jumlah dan catatan
Stok Total: 200
harga sebelum diskonRp55.000
Subtotal
Rp44.000
IRCiSoD - Sang Dionysus - Friedrich Nietzsche
Rp44.000
diskon 20%
Harga sebelum diskon Rp55.000
- Kondisi: Baru
- Min. Pemesanan: 1 Buah
- Etalase: Semua Etalase
Judul: Sang Dionysus
Pengarang: Friedrich Nietzsche
Penerjemah: Slamat P. Sinambela
Penerbit: DIVA Press
ISBN: 978-623-189-384-0
Tebal: 108 hlm.
Jenis Cover: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Tahun: 2024
Ukuran: 14x20 (cm)
Ketika Nietzsche berbicara mengenai dunia sebagai fenomena estetika, dia tidak sedang berbicara tentang dunia yang ada untuk dipersepsi manusia. Sebaliknya, dunia adalah estetika dalam perkembangannya, dengan cara yang tidak dapat dibatasi atau sepenuhnya terkandung oleh pengalaman manusia. Keberlebihan estetika inilah yang dipahami oleh visi Dionysian atas dunia.
Pembahasan pandangan dunia Apollonian dan Dionysian menunjukkan cara Nietzsche memahami dunia, sifat manusia, moralitas, dan agama. Setelah itu, kita akan menyadari bahwa ungkapan Nietzsche yang paling populer, "Tuhan sudah mati", tidak muncul begitu saja di kemudian hari. Ide anti-agama ini selalu berkembang dan tumbuh di benak Nietzsche ... sejak ia menulis esai ini, atau bahkan jauh lebih awal.
Pengarang: Friedrich Nietzsche
Penerjemah: Slamat P. Sinambela
Penerbit: DIVA Press
ISBN: 978-623-189-384-0
Tebal: 108 hlm.
Jenis Cover: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Tahun: 2024
Ukuran: 14x20 (cm)
Ketika Nietzsche berbicara mengenai dunia sebagai fenomena estetika, dia tidak sedang berbicara tentang dunia yang ada untuk dipersepsi manusia. Sebaliknya, dunia adalah estetika dalam perkembangannya, dengan cara yang tidak dapat dibatasi atau sepenuhnya terkandung oleh pengalaman manusia. Keberlebihan estetika inilah yang dipahami oleh visi Dionysian atas dunia.
Pembahasan pandangan dunia Apollonian dan Dionysian menunjukkan cara Nietzsche memahami dunia, sifat manusia, moralitas, dan agama. Setelah itu, kita akan menyadari bahwa ungkapan Nietzsche yang paling populer, "Tuhan sudah mati", tidak muncul begitu saja di kemudian hari. Ide anti-agama ini selalu berkembang dan tumbuh di benak Nietzsche ... sejak ia menulis esai ini, atau bahkan jauh lebih awal.
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan