Download Tokopedia App
Tentang TokopediaMulai Berjualan PromoTokopedia Care
tokopedia-logo
Kategori
Promosi Tokopedia
Atur jumlah dan catatan

Stok Total: 298

harga sebelum diskonRp65.000

Subtotal

Rp48.750

Buku Psikologi Suryomentaraman/psikologi jawa/pengantar psikologi

Rp48.750
diskon 25%
Harga sebelum diskon Rp65.000
    Psikologi Suryomentaraman
    Sepertinya, setiap zaman selalu melahirkan tokoh-tokohnya sendiri. Tidak terkecuali pada awal abad ke-20; sebuah masa transisi di mana pergerakan nasional tumbuh subur di tanah jajahan Hindia Belanda, yakni Indonesia. Era itu menandai kegelisahan sebuah “bangsa jajahan” untuk mencari identitas baru dalam haru-biru gejolak masa transisi yang pelik sekaligus menyakitkan.
    Salah satu tokoh terkenal pada masa itu adalah Ki Ageng Suryomentaram, yang lahir pada 20 Mei 1892, di Keraton Yogyakarta. Ia ialah anak ke-55 Sultan Hamengku Buwono VII. Ia termasuk seorang pemikir Jawa, yang sosok dan buah pemikirannya dijadikan sebagai topik penting dalam keseluruhan uraian buku ini. Di antaranya, tentang ilmu nyata dan ilmu keyakinan, mawas diri sebagai sumber pengetahuan sejati, ilmu tentang diri dan masyarakat, pendidikan untuk menajamkan rasa dan rasio, perkawinan sebagai pemenuhan sekaligus pengendalian hasrat, pegangan hidup, dll.
    Semangat yang diusung oleh Ki Ageng Suryomentaram adalah mengajak kita untuk berpikir rasional. Namun, rasionalitas Ki Ageng memiliki corak yang agak berbeda dengan rasionalitas Barat secara umum yang angkuh dan kaku. Kawruh Jiwa adalah sistem pengetahuan rasional yang memiliki ciri reflektif, karena di dalamnya terliput dimensi rasa atau afeksi, kapasitas psikologis yang dalam tradisi Barat terbedakan secara tegas dengan rasio. Jika rasionalitas Barat berciri self-centered maka rasionalitas Kawruh Jiwa bersifat relationship-centered, karena ciri akomodatifnya yang menempatkan rasa orang lain sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya mencapai kebenaran dan kebahagiaan.
    Selamat membaca!

    Point:
     Ilmu Nyata dan Ilmu Keyakinan
     Dari Kramadangsa menjadi Manusia tanpa Ciri
     Mawas Diri sebagai Sumber Pengetahuan Sejati
     Ilmu tentang Diri dan Masyarakat
     Menyembah Yang Maha Kuasa
     Pendidikan untuk Menajamkan Rasa dan Rasio
     Perkawinan sebagai Pemenuhan sekaligus Pengendalian Hasrat
     Pegangan Hidup, dll.
    Ada masalah dengan produk ini?

    ULASAN PEMBELI

    5.0/ 5.0

    100% pembeli merasa puas

    1 rating • 0 ulasan

    5(1)100%
    4(0)0%
    3(0)0%
    2(0)0%
    1(0)0%
    Toped Illustration

    Belum ada ulasan untuk produk ini

    Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan