Menurut Jeremy Siegel, pakar keuangan Wharton School, 75 persen pergerakan harga di bursa saham tidak diketahui penyebabnya. Karena manusia bukan komputer, ada kemungkinan bahwa faktor psikologi, sosial budaya, dan ketidakrasionalan investor ikut berperan menentukan harga saham. Maka jangan heran jika di dalam buku ini Anda akan menemukan hubungan antara fluktuasi harga saham dan Christiano Ronaldo, Paul the Octopus, nyamuk Aedes Aegypti, Santa Klaus, angka hoki, batu petir bocah Ponari, Friday the 13th, bulan terkutuk, lebaran, Sun Tzu, dll.
Buku ini berisi kumpulan tulisan yang berfungsi sebagai "jam weker" sebagai alarm yang mengingatkan dan membangunkan kita dari keterlenaan untuk segera kembali ke kondisi yang rasional menuju pencapaian tujuan investasi kita.
"Entertaining, Educating, Inspiring, dan sangat mungkin meningkatkan kecerdasan finansial serta kemakmuran pembacanya. Pemilihan judul, kutipan, ilustrasi cerita, pemaparan teori, penjelasan aplikasi praktis dan pesan penutup yang greget membuat artikel-artikel dalam buku ini enak dibaca, mudah diingat, dan membawa banyak manfaat."
Prof. Roy Sembel, Ph.D Direktur PT Bursa Berjangka Jakarta
(http://www.jfx.co.id) Guru Besar Ekonomi Keuangan FE UKI, Jakarta
"Penulis sangat pas untuk menjadi salah satu pengisi utama rubrik Wake up Call di Harian Kontan. Penulis memang menguasai bidangnya, baik dasar-dasar teorinya maupun pemahaman praksis. Dan, yang tak kalah penting, tulisannya enak dibaca, runtut, sistematis. Materi tulisannya nge-peg, sangat pas dengan perkembangan isu dan kon teks situasinya. Dan, jelas sangat bermanfaat bagi pembaca Kontan."
Ardian Taufik Gesuri
Pemimpin Redaksi KONTAN
Who Wants to be A Rational Investor
Penulis Lukas Setia Atmaja
No. ISBN9786024249991
Penerbit Kpg
Tanggal terbit Juli - 2018
Jumlah Halaman 169
Harga Rp 55.000
Semua buku yang dijual Kata Bookstore ori. Chat kami untuk info ketersediaan stok. Selamat menjelajah kata!