Atur jumlah dan catatan
Stok Total: Sisa 1
Subtotal
Rp450.000
Komik silat jadul asli GUNTUR GELEDEK (Lengkap 12 Jilid Tamat) karya Djair - koleksi Pribadi
Rp450.000
- Kondisi: Bekas
- Min. Pemesanan: 1 Buah
- Etalase: Semua Etalase
GUNTUR GELEDEK
Komik Silat Jadoel
Karya : Djair
Asli terbit tahun 1984
12 jilid Tamat (Lengkap halaman terakhir 384 Tamat)
Kondisi Sesuai Foto tanpa diedit :
- Asli Jadul
- Koleksi Pribadi
- Cover dan Halaman lengkap, tidak ada coretan, tidak ada stempel.
* Untuk lebih jelasnya lihat foto2.
- Komik silat karya Djair masih banyak dicari dan diburu penggemarnya untuk dikoleksi karena kisahnya yang sangat menarik dan banyak diangkat kelayar lebar / difilmkan.
ā Sorak sorai pesta gembira itu riuh rendah menggetarkan sepinya malam di pulau Samosir yang sedang berduka. Sementara itu gundukan tanah masih memerah tampak membisu sambil memeluk tumpukan jenazah 'Macan Tapanuli' beserta murid2nya yang dikuburkan secara massal. Ketika peluru2 bedil itu mendesing menghujani kedalaman air, Syaiful sudah tak sadarkan diri karena tenggelam, lalu Parloan meraupnya dan berenang tetap melalui bawah permukaan air.
Pada saat yang sama, si JAKA GELEDEK (Arlek) dengan Siti Plastika berusaha terus untuk keluar dari dasar laut dan terowongan yang menjebaknya. Ikuti terus halaman demi halaman yang akan membawa anda menikmati jalannya cerita yang sangat menegangkan dan mengasyikkan ini "
Komik Silat Jadoel
Karya : Djair
Asli terbit tahun 1984
12 jilid Tamat (Lengkap halaman terakhir 384 Tamat)
Kondisi Sesuai Foto tanpa diedit :
- Asli Jadul
- Koleksi Pribadi
- Cover dan Halaman lengkap, tidak ada coretan, tidak ada stempel.
* Untuk lebih jelasnya lihat foto2.
- Komik silat karya Djair masih banyak dicari dan diburu penggemarnya untuk dikoleksi karena kisahnya yang sangat menarik dan banyak diangkat kelayar lebar / difilmkan.
ā Sorak sorai pesta gembira itu riuh rendah menggetarkan sepinya malam di pulau Samosir yang sedang berduka. Sementara itu gundukan tanah masih memerah tampak membisu sambil memeluk tumpukan jenazah 'Macan Tapanuli' beserta murid2nya yang dikuburkan secara massal. Ketika peluru2 bedil itu mendesing menghujani kedalaman air, Syaiful sudah tak sadarkan diri karena tenggelam, lalu Parloan meraupnya dan berenang tetap melalui bawah permukaan air.
Pada saat yang sama, si JAKA GELEDEK (Arlek) dengan Siti Plastika berusaha terus untuk keluar dari dasar laut dan terowongan yang menjebaknya. Ikuti terus halaman demi halaman yang akan membawa anda menikmati jalannya cerita yang sangat menegangkan dan mengasyikkan ini "
Ada masalah dengan produk ini?
ULASAN PEMBELI

Belum ada ulasan untuk produk ini
Beli produk ini dan jadilah yang pertama memberikan ulasan