Kategori


      Cari di kategori ini


      Harga

      Brand

      Populer
      {{key}}

      Brand

      Warna

      Lihat Semua Warna

      Ukuran

      Ukuran

      Lokasi

      Populer
      {{key}}

      Lokasi

      Lihat Semua Lokasi

      Dukungan Pengiriman

      Kondisi

      Toko

      Rating

      Umur

      SelesaiFitur Baru: Free ReturnsTemukan beragam pilihan produk Free Returns. Produk dapat diretur secara GRATIS jika berubah pikiran. Pelajari lebih lanjut.
      {{tokopedia.loc('Product List')}} {{pagination.item_start|thousand_separator}} - {{ pagination.item_end|thousand_separator}} {{tokopedia.loc("from")}} {{pagination.total_item|thousand_separator}}
      Urutkan :
      Reputasi:

      {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_1")}}

      {{tokopedia.loc("SEARCH_NOT_FOUND_2")}}
      {{model.name}}
      {{model.name}}
      {{model.price}}
      ({{model.count_review}})
       
      {{e.title}}
      Grosir
      • {{wp.quantity_min}} - {{wp.quantity_max}}≥ {{wp.quantity_min}}≥ {{wp.price}}
      PO
        {{ model.shop.city }}
      RSS
      Perkembangan Novel & Sastra di Indonesia

      Ketika seorang penulis tidak dapat menyampaikan pendapatnya terhadap suatu isu, masalah, budaya dan kultur secara gamblang, dengan adanya karya novel & sastra, para penulis tersebut dapat bebas mengutarakan pendapatnya lewat karya fiksi. Perkembangan novel & sastra di Indonesia pun dimulai sejak dahulu kala. Sebut saja di tahun 1920, Marah Rusli menggebrak lewat kisah balada romansa yang sangat populer, Siti Nurbaya. Adapula penulis novel & sastra di angkatan 1933 yang terkenal dengan sebutan angkatan Pujangga Baru, lalu masuk ke era 1945, dimana Chairil Anwar menjadi pelopor dari angkatan Pendobrak, hingga sastrawan di angkatan 1966 yaitu sastrawan Orde Lama. Tentunya selama era tersebut, karya novel & sastra di Indonesia mengalami perkembangan mulai dari gaya tulisan, isu yang diangkat, hingga diksi yang digunakan. Hingga saat ini novel & sastra di Indonesia sudah sangat menjamur dan tidak sedikit pula karya novel & sastra yang digubah menjadi film.

      Tokoh-Tokoh Novel & Sastra Indonesia yang Melegenda

      Dibalik berkembangnya karya novel & sastra di Indonesia, terdapat kisah-kisah inspiratif mengenai munculnya tokoh sastra Indonesia. Siapa yang tidak mengenal nama Pramoedya Ananta Toer? Pram adalah salah satu tokoh novel & sastra Indonesia yang legendaris karena karya-karya nya dan juga kisah tragis pernah dipenjara oleh tiga penguasa yaitu: pasukan Belanda karena keterlibatannya pada pasukan pejuang kemerdekaan Indonesia, kemudian Orde Lama karena menerbitkan buku Hoa Kiau di Indonesia, serta Orde Baru karena Pram dianggap sastrawan komunis. Karya novel & sastra Pram yang paling terkenal adalah tetraloginya yang dibuat dalam sepuluh tahun keterasingan di Pulau Buru. Tak hanya Pram, adapula Sapardi Djoko Damono, seorang penulis novel & sastra serta puisi bertemakan romansa dan kehidupan. Sapardi dijuluki pula Profesor Puisi Indonesia karena puisinya yang indah dan khas. Tokoh novel & sastra lainnya yang melegenda adalah Seno Gumira Ajidarma, Chairil Anwar, dan juga Putu Wijaya.

      Pengaruh Budaya dan Kultur pada Karya Novel & Sastra

      Tentu saja jika membicarakan karya novel & sastra tidak akan luput dari pengaruh budaya serta kultur sekitarnya. Bahasa berperan penting dalam novel & sastra karena banyak hal dapat tertuang kedalam sebuah karya melalui bahasa, seperti puisi, buku novel & sastra, roman, dan drama. Contohnya di Indonesia, ada beberapa jenis angkatan sastra yang kita kenal seperti angkatan Balai Pustaka, Pujangga Baru, Angkatan 45, 66, hingga Angkatan Literatur Modern. Dalam setiap perkembangan zaman tersebut tentunya terdapat latar belakang budaya dan kultur Indonesia yang berbeda pula sesuaid dengan zamannya. Pada angkatan Balai Pusataka, banyak novel & sastra yang mengangkat probelm kultural Indonesia yang berbenturan dengan budaya Barat. Hal ini terjadi karena pada era tersebut, sastrawan novel & sastra masih berada dalam masa penjajahan. Kemudian pada era 66 atau orde lama, banyak muncul karya novel & sastra yang berisi protes isu sosial dan kemarahan terhadap pemerintah yang terjadi.

      Membaca Karakter Orang Melalui Novel & Sastra

      Faktanya kita dapat belajar memahami karakter orang melalui hobi membaca buku novel & sastra. Dengan sering membaca novel & sastra, seorang psikolog mengatakan bahwa kita dapat lebih empatik terhadap orang lain. Tak hanya itu juga, dengan memahami karakter-karakter yang ada pada novel & sastra, kita secara tidak langsung ikut belajar memahami karakter orang lain dalam kehidupan nyata pula. Selain karakter, kita juga dapat mengidentifikasi emosi melalui mimik dan ekspresi yang dijelaskan secara literal pada novel & sastra. Lewat karakter fiksi dalam novel & sastra, ketidakutuhan karakter tersebutlah yang mendorong kita sebagai pembaca untuk belajar menganalisa serta memahami jalan pikiran orang lain. Apalagi saat membaca novel & sastra, biasanya pembaca dituntut untuk menangkap pesan yang terkandung dalam ceritanya. Pesan ini bisa saja ditampilkan secara kiasan atau gamblang, sehingga timbulah interprestasi yang berbeda-beda dari setiap pemabaca novel & sastra.