Buah yang memiliki nama ilmiah Pometia pinnata ini berasal dari tanah Papua, namun terkadang dijual pula di berbagai belahan Indonesia, termasuk Pulau Jawa. Buah mato terkenal dengan sebutan Ton atau Taun di Papua Nugini. Buah ini bertekstur kenyal dan berwarna bening seperti rambutan, kelengkeng atau leci. Rasa buah matoa juga hampir sama dengan kelengkeng, rambutan atau leci. Meski matoa tak sepopuler kelengkeng, tetapi buah ini memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan. Berdasarkan hasil studi dalam jurnal Extraction of Fruit Peels of Pometia Pinnata and Its Antioxidant and Antimicrobalactivities, buah matoa mengandung nutrisi dan antioksidan yang cukup tinggi. Seperti pada buah-buahan lainnya, senyawa antioksidan mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan pertumbuhan sel kanker. Nutrisi dalam buah matoa seperti vitamin C dan E, mineral, serta tanin yang baik bagi kesehatan tubuh.