✔ Bio Insektisida berbentuk TEPUK LARUT (WP). ✔ Efektif sebagai biokontrol ULAT GRAYAK, ULAT DAUN, ULAT KUBIS, ULAT TANAH dan NEMATODA. BT-MAX adalah sebuah produk teknologi hayati yang diformulasikan khusus untuk digunakan sebagai insektisida dengan kandungan dari golongan bakteri. Penggunaan bakteri untuk entomopatogen ini memiliki keuntungan yakni, lebih cepat menginfeksi target hama. Metode penginfeksian insektisida hayati BT-MAX dapat melalui racun pencernaan atau racun kontak. Keuntungan menggunakan insektisida hayati BT-MAX adalah tidak membuat hama menjadi resisten dan tidak membunuh musuh alami serta mempertahankan predator hama. Mikroba pada BT-MAX dalam kondisi dorman dan akan mulai aktif setelah dilakukan penyimpanan dalam suhu 12-24 jam. Penggunaan insektisida ini dapat memiliki daya simpan produk BT-MAX dapat mencapai 5 tahun dalam suhu ruangan. KOMPOSISI: - Bacillus thuringiensis strain 4042 1 x 10^6 cfu/gram - Serratia marcescens strain NPKC3_2_21 1 x 10^6 cfu/gram DOSIS DAN CARA APLIKASI: SASARAN APLIKASI KONSENTRASI & CARA APLIKASI Pembuatan Larutan BT-MAX: 1 sachet BT-MAX dilarutkan dalam 500 ml air, diamkan selama 12-24 jam tanpa dilakukan penutupan dan dicampur kembali menjadi 60 liter air. ULAT JENGKAL (Plusia chalcites) ULAT GRAYAK (Spodoptera sp.) Semprotkan larutan BT-MAX secara merata pada daun, batang, pangkal tanaman, dan sekitar perakaran. ULAT KUBIS (Plutella sp.) ULAT TANAH (Agrotis sp.) NEMATODA (Meloidogyne spp.) Kocorkan larutan BT-MAX pada tanah/media tanam sebelumnya. FREKUENSI APLIKASI: ✔ PENCEGAHAN/PREVENTIF: 10-15 hari sekali. ✔ PENGENDALIAN/CONTROL: 3-5 hari sekali. ✔ SERANGAN TINGGI/OUTBREAK: 1-3 kali berturut-turut. Diproduksi oleh: PRIMA AGRO TECH