Pada awal tahun 2017 mulai diketahui adanya temuan baru kasus Low Pathogenicity Avian Influenza (LPAI) subtipe H9N2 di Indonesia. Sampai saat ini, penyakit ini sudah tersebar dan teridentifikasi positif H9N2 di banyak daerah di Indonesia seperti pada wilayah pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali. Virus yang sudah cukup banyak diperbincangkan ini memang tidak langsung menunjukkan kematian tinggi. Virus ini justru membuat produktivitas anjlok secara drastis, yang sangat sulit untuk kembali menunjukkan angka produksi normal. Infeksi H9N2 sebenarnya bisa menyebabkan mortalitas tinggi jika ada infeksi gabungan dengan virus lain seperti IB, ND atau bakteri E. coli, Haemophillus paragallinarum, atau Stap. Auerus.